|
Jurnal
Syntax Transformation |
Vol. 1
No. 9, November 2020 |
|
p-ISSN:
2721-3854 e-ISSN: 2721-2769 |
Sosial
Sains |
MADRASAH HEBAT BERWAWASAN LINGKUNGAN (STUDI
KASUS DI RA BINA INSANI AL-MA'RUF)
Ajeng Okvita Larasati
Universitas Airlangga Surabaya Jawa Timur, Indonesia
Email: [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima Diterima dalam bentuk revisi
15 November 2020 Diterima dalam bentuk revisi
20 November 2020 |
Penelitan ini bertujuan
menganalisis tentang
Pendidikan Islam Berbasis Lingkungan
Islami di RA Bina Insani
Al-Ma�ruf yaitu� msdrasah
hebat berwawasan lingkungan (studi kasus di RA Bina Insani Al-Ma�ruf). Problematika lingkungan hidup. seringkali menjadi permasalahan khusus bagi pemerintah dan masyarakat sekitar. Dasar hukum dari pelaksanaan
Program Madrasah berbasis Lingkungan
adalah sebagai berikut Undang-Undang Dasar
1945 (UUD 1945) dalam pasal
28H ayat (1) menyampaikan� bahwa
�setiap orang berhak sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan�. Metode� penelitian� yang�
digunakan adalah� penelitian� kualitatif� deskriptif� yaitu metode� yang� dilakukan� terfokus��� pada�
suatu kasus� tertentu� untuk� diamati� dan� dianalisis secara� cermat� sampai� tuntas.��� Penelitian� ini
memusatkan� diri� secara� intensif� pada� suatu kasus� sehingga� akhirnya� akan� diperoleh� satu kesimpulan� yang�
akurat. Dari hasil
analisis dapat disimpulkan bila Sebelum terjadinya pandemi COVID-19 di Indonesia, sebelum
masuk kelas siswa diwajibkan berbaris dan hafalan surat pendek sebelum masuk ke dalam kelas.
Setting kelas dibuat berkelompok agar memudahkan siswa dalam menyerap
materi yang berkaitan dengan pendidikan Islam. Diadakannya praktek sholat berjamah baik sholat dhuha
atau sholat dhuhur dengan begitu siswa akan menjadi terbiasa dalam melaksanakan sholat berjamaah ketika berada di luar kelas. Melakukan pembiasaan-pembiasaan yang berkaitan
dengan kebiasaan Islami yaitu doa sebelum belajar,
doa sebelum makan dan doa sesudah makan. |
|
Kata kunci: Pendidikan Islami; Lingkungan Islami; RA Bina Insani Al-Ma�ruf |
Pendahuluan
Problematika lingkungan hidup seringkali menjadi
permasalahan khusus bagi pemerintah dan masyarakat sekitar. Kerumitan
permasalahan mengenai lingkungan hidup lembaga pendidikan pada umumnya bukan
menjadi hal yang tidak biasa bagi tenaga pendidik serta pihak terkait yang ada
dalam lingkungan sekolah tersebut.
Dasar hukum dari pelaksanaan Program Madrasah
berbasis Lingkungan adalah sebagai berikut Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945)
dalam pasal 28H ayat (1) menyampaikan�
bahwa �setiap orang berhak sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh
pelayanan kesehatan�
Undang undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun
2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional dalam pasal 3 menyampaika nbahwa
�Pendidikan bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi
manusia yang beriman dan bertakwa kepadaTuhan Yang Maha Esa, berahklak mulia,
sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang
demokratis serta bertanggungjawab.
Undang-undang 32 Tahun 2009 tentang PPLH, dalam
Pasal 63 ayat (1) huruf w ayat (2) huruf q, ayat (3) huruf n, meyampaikan bahwa
�dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, pemerintah
pusat/propinsi/kabupaten bertugas dan berwenang memberikan pendidikan, pelatihan,
pembinaan, dan penghargaan� dan dalam pasal 65 ayat (2), �Setiap Orang Berhak
Mendapatkan Pendidikan Lingkungan Hidup, Akses Informasi, Akses Partisipasi,
Dan Akses Keadilan Dalam Memenuhi Hak Atas Lingkungan Yang Baik Dan Sehat�.
Berdasarkan ketiga dasar hukum tersebut maka RA
Bina Insani Al-Ma�ruf memberikan pendekatan yang berbeda di dalam melaksanakan
program pembelajaran di dalamnya.�
RA Bina Insani Al-Ma�ruf berdiri pada tahun 2008.
Pada awalnya hingga sekarang RA Bina Insani Al-Ma�ruf berbentuk PKBM Bina
Insani Al-Ma�ruf. RA Bina Insani Al-Ma�ruf terletak di kabupaten Kediri. Untuk
melaksanakan program Pendidikan
Islam Berwawasan Lingkungan Berbasis Islami di RA BINA INSANI AL-MA�RUF. Untuk melaksanakan
pendidikan berwawasan lingkungan islami RA Bina Insani memiliki faktor
pendukung yang menjadi faktor utama dari pelaksanaan pendidikan berwawasan
Islami.
Adapun nanti akan dijelaskan bagaimana
pembahasan pelaksanaan pendidikan islam berwawasan lingkungan islami di RA Bina
Insani untuk mendukung adanya program pendidikan berwawasan lingkungan
Setiap lembagaa tentunya
memiliki sistem pengendalian tersendiri dalam hal mengatur
seluruh kegiatan yang dilakukan. Hal ini dimaksudkan untuk mencapai tujuan yang ditetapkan oleh lembaga tersebut. Pencapaian tujuan tersebut dilakukan melalui banyak hal, salah satu diantaranya adalah� menetapkan beberapa pengawasan atau pengendalian internal pada lembaga
tersebut (Q. Nadira, 2015).
Berdasarkan pendapat �(Anastasia, 2015) Pengendalian internal merupakan kegiatan yang sangat penting sekali dalam pencapaian tujuan usaha. Demikian
pula dunia usaha mempunyai perhatian yang semakin meningkat terhadap penegendalian internal.
Begitu juga dengan RA Bina Insani Al-Ma�ruf selaku lembaga yang membidangi sector pendidikan, yang dimana
lembaga juga harus
berupaya untuk memastikan bahwa dalam kegiatan usaha yang dilakukan harus menerapkan pengendalian internal yang memadai,
terdapat contoh kasus yang terjadi pada lembaga, dimana untuk menyelaraskan
pendidikan disesuaikan dengan keadaan lembaga, berdasarkan data yang didapat peneliti dari laporan.
Karena apabila perusahaan
tidak memiliki suatu internal control system yang memadai pada penerimaan dan pengeluaran kas, tentunya hal ini dapat
menjadi celah bagi oknum karyawan
atau pekerja pada perusahaan untuk melakukan tindak pencurian, penyelewengan, dan juga kecurangan,
sehingga dapat berbahaya dan sangat merugikan perusahaan nantinya (Rahmawati et
al., 2016).
Pada penelitian terdahulu oleh (Tirtawati & Suryani, 2016), yang dimana dari hasil
penelitian yang mereka lakukan terkait perkembangan bahasa itu pada anak-anak dengan gangguan pendengaran dipengaruhi
oleh beberapa faktor termasuk pengasuhan
dan keluarga dukung. Oleh karena itu,
dapat digunakan oleh praktisi kesehatan,
khususnya pidato praktisi terapi
dalam memberikan terapi untuk menggabungkan pengasuhan
dan dukungan keluargafaktor
un tuk mencapai yang diharapkan tujuan.
Sedangkan berdasarkan pada penelitian yang dilakukan oleh (Saepudin, 2018), yang hasil dari penelitiannya
diketahui bahwa setelah menganalisa sistem informasi akuntansi penerimaan dan pengeluaran kas pada RSUP Dr. Kariadi
Semarang sudah memadai dan berperan secara efektif dan efisien dalam imeningkatkan pengendalian internal pada pendapatan.
Namun masih perlu diperhatikan iuntuk penilaian resiko idan pengawasan
dengan membentuk tim auditor untuk keseluruhan rumah sakit.
Sehingga berdasarkan beberapa penelitian terdahulu tersebut dapat diketahui bahwa permasalahan yang ada pada setiap organisasi atau perusahaan berbeda-beda, Agar permasalahan terkait SPI pada penerimaan kas
dan pengeluaran kas dapat dicegah dengan melakukan upaya pengendalian internal yang baik, karena tujuan pengendalian
internal diantaranya seperti
menurut (Tunggal, 2013) diantaranya; terkait dengan keandalan dan juga integritas pada informasi, ketaatan pada kebijakan dan prosedur yang ada pada perusahaan, serta pengamanan terhadap aset atau harta
yang dimiliki oleh organisasi.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan�� deskriptif��
kualitatif.� Data�� dan informasi dideskripsikan sesuai dengan kenyataan
yang� ditemukan� di�
lapangan� dan disajikan��� dalam���
bentuk��� kalimat ���narasi kemudian disimpulkan. Dengan metode
kualitatif,� penelitian ini tentunya� akan�
dapat berdaptasi sesuai dengan perubahan�
yang� terjadi (S. Ahmad, 2018). Adapun populasi
serta sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah para narasumber dengan posisi terkait
yang akan diwawancara, serta semua dokumen-dokumen
yang terkait dengan penelitian ini.
Menurut Bogdan & Taylor pada mengatakan bahwa
penelitian kualitatif sebagai suatu prosedur penelitian yang menghasilkan data
deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku
yang diamati dari fenomena yang terjadi. Lalu lebih lanjutnya �(Moleongl, 2017) juga menyatakan
penelitian deskriptif menekankan pada data berupa kata-kata, gambar, dan bukan
angka-angka yang disebabkan oleh adanya penerapan metode kualitatif.
Selanjutnya menurut pendapat �(Sugiyono, 2017). apabila terlihat
dari segi cara ataupun teknik dalam mengumpulkan data, maka teknik pengumpulan
data dapat dilaksanakan juga dengan observasi, wawancara, angket dan
dokumentasi. Selain hal tersebut, semua yang dikumpulkan berkemungkinan menjadi
kunci terhadap apa yang sudah diteliti.
Hasil dan Pembahasan
Konsep Islam tentang
Lingkungan.
Secara leksikal lingkungan
dalam arti kamus dimaknai sebagai kawasan wilayah. Pendidikan islami
di RA Bina Insani A-Ma�ruf diwujudkan dalam bentuk pembiasaan dan transfer pengetahuan yang diberikan guru kepada murid, melakukan setting kelas secara mode area agar siswa dapat berkembang
sesuai dengan tahapan usianya. Model area, yaitu pembelajaran yang memiliki 3 pilar utama yaitu, konstruksif (pembeljaran terjadi ketika anak berusaha
memahami dunia sekelilingya),
sesuai dengan perkembangannya (pelaksanaan pembelajaran ini menggunakan metode selaras dengan
perkembangan anak), pendidikan progresif (semua kegiatan ini dilakukan berdasarkan
minat, tingkat perkembangan kognitif, kematangan sosoal emosional, sehingga mendorong rasa ingin tahu anak secara
alami).
Untuk mewujudkan
pedidikan berwawasan islami RA Bina Insani Al-Ma�ruf mewujudannya dengan beragam cara baik dengan
metode pembelajaran ataupun dengan mensetting kelas pada saat pembelajaran berlangsung. Berdasarkan hasil yang telah ditemukan bahwa pendidikan islan di RA Bina Insani Al-Ma�ruf memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan lembaga lain. Berikut di antara yang menjadi program unggulan di RA Bina Insani Al-Ma�ruf
1.
Sebelum terjadinya
pandemi COVID-19 di Indonesia, sebelum
masuk kelas siswa diwajibkan berbaris dan hafalan surat pendek sebelum
masuk ke dalam kelas.
2.
Setting kelas
dibuat berkelompok agar memudahkan siswa dalam menyerap materi yang berkaitan dengan pendidikan Islam
3.
Diadakannya praktek sholat berjamah baik sholat dhuha
atau sholat dhuhur dengan begitu
siswa akan menjadi terbiasa dalam melaksanakan sholat berjamaah ketika berada di luar kelas.
4.
Melakukan pembiasaan-pembiasaan
yang berkaitan dengan kebiasaan Islami yaitu doa sebelum
belajar, doa sebelum makan dan doa sesudah makan.
5.
Ditengah situasi pandemi COVID-19, RA Bina Insani
Al-Ma�ruf menyesuaikan
model pembelajaran yang ada
yakni dengan metode daring. Siswa yang belajar dari rumah
wajib setor hafalan surat-surat pendek setiap seminggu
sekali. Dengan begitu pengetahuan siswa tentang ilmu
agama akan bertambah.
6.
Mengadakan program Pendidikan Agama Islam terkait dengan pengetahuan pendidikan Islami seperti pelafadzan kalimat syahadat dan berwawasan Islami.
7.
Untuk lingkungan
yang berbasis islami RA
Bina Insani didukung banyak hal yaitu
(1) Kawasan sekolah dekat dengan mushola, (2) Materi pembelajaran sesuai dengan perkembangan
anak (3) Lingkungan juga didukung dengan data pendidik yang sampai saat ini masih
aktif di dalam pembelajaran.
Kesimpulan
Berdasarkan jurnal di atas
dapat disimpulkan bahwa program unggulan di RA Bina
Insani Al-Ma�ruf di antaranya sebagai berikut. a.) Sebelum terjadinya
pandemi COVID-19 di Indonesia, sebelum
masuk kelas siswa diwajibkan berbaris dan hafalan surat pendek sebelum
masuk ke dalam kelas, Setting kelas dibuat berkelompok
agar memudahkan siswa dalam menyerap materi yang berkaitan dengan pendidikan Islam Sekolah
melakukan pembiasaan-pembiasaan yang berkaitan
dengan kebiasaan Islami yaitu doa
sebelum belajar, doa sebelum makan
dan doa sesudah makan. Sekolah mengadakan program Pendidikan Agama
Islam terkait dengan pengetahuan pendidikan Islami seperti pelafadzan kalimat syahadat dan berwawasan Islami. Untuk lingkungan
yang berbasis islami RA
Bina Insani didukung banyak hal yaitu
(1) Kawasan sekolah dekat dengan mushola, (2) Materi pembelajaran sesuai dengan perkembangan
anak (3) Lingkungan juga didukung dengan data pendidik yang sampai saat ini masih
aktif di dalam pembelajaran.
Untuk menciptakan suatu
program pembelajaran yang mendukung
keberhasilan siswa baik secara prestasi
akademik maupun non-akademik.���������
BIBLIOGRAFI
Anastasia, S. L. (2000). Tes Psikologi. Jakarta: PT. Prenhalindo
John W. Santrock. (2000) Psikologi Pendidikan, Jakarta: Kencana.
Kail, Cavanaugh (2000). Human
Development: A Life Span View. America: Wadsworth.
Lay Kekeh Marthan, Manajemen Pendidikan Inklusif, (Jakarta: Depdiknas,
2007), 145
Moleongl,
L. J. (2017). �Metodologil Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT. Remaja
Rosda Karya.�
Mulyadi,
D. (2016). Studi Kebijakan Publik dan Pelayanan Publik: Konsep dan Aplikasi
Proses Kebijakan Publik Berbasis Analisis Bukti Untuk Pelayanan Publik.
Q.
Nadira. (2015). �Analisis Sistem Pengendalian Intern Penerimaan Dan
Pengeluaran Kas Pada Perum Bulog Drive Sumut. Skripsi, Universitas Muhammadiyah
Sumatera Utara.
Rahmawati,
D., Sulistyo, S., & Mustikowati, R. I. (2016). Evaluasi Sistem Informasi
Akuntansi Penerimaan Kas Untuk Meningkatkan Pengendalian Intern Perusahaan
(Studi Pada PT Arema Indonesia Malang). Jurnal Riset Mahasiswa Akuntansi,
4(2).
S.
Ahmad, Z. K. (2018). �The Impact of Weak Internal Controls0 on Fraud.�
Saepudin,
A. (2018). Konsep Pendidikan Karakter dalam Perspektif Psikologi dan Islam. Syntax
Literate; Jurnal Ilmiah Indonesia, 3(1), 11�20.
Sugiyono,
P. D. (2017). Metode Penelitian Bisnis: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif,
Kombinasi, dan R&D. Penerbit CV. Alfabeta: Bandung.
Tirtawati, D., Suryani,
N., & Adriani, R. B. (2016). The Relationship
Between Child Nurturing Pattern, Family Support, and Language Competence in
Children Aged 5-6 Years with Auditory Disorder. Journal of
Maternal and Child Health, 1(3).
Tunggal,
A. W. (2013). Pengendalian internal Mencegah dan Mendeteksi Kecurangan. Jakarta:
Harvarindo.
Undang undang
Republik Indonesia Nomor 20
tahun 2003.
Winarno, Budi, (2014). Teori dan Proses Kebijakan
Publik. Yogyakarta: Media Presindo