|
Jurnal
Syntax Transformation |
Vol. 1
No. 9, November 2020 |
|
p-ISSN :
2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial
Sains |
PENERAPAN BAHAN AJAR MATA
KULIAH BAHASA INDONESIA KEILMUAN MELALUI ANALISIS KESALAHAN EMOSI (EJAAN,
MORFOLOGI, DAN SINTAKSIS) PADA SURAT RESMI DI UNIVERSITAS PGRI WIRANEGARA
Sugianti
Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan Jawa Timur, Indonesia
Email: [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima 2 November 2020 Diterima dalam bentuk revisi 15 November 2020 Diterima dalam bentuk revisi 20 November 2020 |
Penelitian ini merupakan
hasil penerapan bahan ajar mata kuliah bahasa Indonesia Keilmuan dalam menganalisis kesalahan EMOSI (Ejaan, Morfologi, dan Sistaksis) pada penulisan surat resmi di Universitas PGRI
Wiranegara. Penelitian kualitatif ini menggunakan metode deskripstif analitis. Data yang
diambil berupa dokumen dari surat keluar atau surat resmi
yang diambil dari BAAK sebagai pusat penulisan dan pengarsipan surat resmi di Universitas PGRI
Wiranegara.Waktu yang digunakan
dalam melakukan penelitian ini adalah 4 bulan terhitung dari bulan Maret sampai
dengan Agustus 2020. Kesalahan EMOSI dalam penulisan surat resmi di Universitas PGRI Wiranegara
terdapat pada kesalahan ejaan dalam penulisan
tanda baca titi (.), tanda baca (,) tanda baca apostrof
(�), tanda petik dua (�...�), huruf kapital. Kesalan pada Morfologi terdapat pada penggunaan kosa kata baku, kata depan (di), dan pada
sintaksis terdapat pada kalimat fragmentasi. Adapun faktor yang memengaruhi kesalahan EMOSI dalam penulisan surat resmi di Universitas PGRI Wiranegara
adalah ketidaksengajaan dalam mengetik surat (lupa), kurangnya pemahaman penggunaan ejaan dan kosa kata bahasa Indonesia yang
baik dan benar, kurangnya sosialisasi dalam penggunaan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Kesalahan
berbahasa dalam surat resmi dapat
mengakibatkan tidak tercapainya tujuan dari pesan atau
informasi yang ingin disampaikan oleh penutur atau pengirim surat. Sehingga pentingnya memahami penggunaan bahasa Indonesia
yang baik dan benar dalam bahasa tulis maupun lisan sangat diperlukan. |
|
Kata kunci: Ejaan; Morfologi; Kalimat; surat resmi |
Pendahuluan
Bahasa merupakan sarana
komunikasi yang dapat memberikan informasi yang dibutuhkan oleh kedua belah pihak. Penggunaan
bahasa Indonesia yang baik akan berpengaruh dalam keefektifan waktu dan pesan yang disampaikan.� Komunikasi dikatakan efektif dan efisien apabila antara penutur dan mitra tutur memiliki satu makna yang sama.� Komunikasi dapat dilakukan dengan langsung berbicara pada mitra tutur atau
mengunakan media tulis untuk menyampaikan pesan dalam mencapai
tujuan tertentu(Septiana
et al., 2020).
Bahasa tulis memiliki
keefektifan waktu dalam berkomunikasi. Namun, tidak sedikit
bahasa tulis dapat memberikan penafsiran ganda bagi penerima pesan
atau mitra tutur jika bahasa
yang digunakan tidak tepat. Ketepatan dalam penggunaan ejaan memilih diksi
merupakan unsur utama dalam membangun
komunikasi yang efektif (Nastiti
& Yuliarti, 2020).
Belajar bahasa
indonesia pada buku teks harus diarahkan
keterampilan komunikatif
dan situasional sehingga dapat membangkitkan minat mahasiswa (Puspitasari,
2019).
Bahasa lisan dengan banyak fungsi
Kehidupan sosial. Bahasa indonesia
juga berperan dalam bahasa yang bisa mempersatukan bangsa(Afifah
& Hasibuan, 2018).
Keterampilan menulis adalah salah satu dari empat aspek keterampilan bahasa, dan mereka memainkan peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia di masyarakat. Keterampilan menulis adalah proses yang memaksa orang untuk berpikir(Noor & Mulyani, 2016).
Kenyataannya benar menulis adalah suatu keterampilan yang paling sedikit digunakan di antara empat keterampilan
yang lain. Menulis merupakan
keterampilan tersulit untuk dilakukan diantara empat keterampilan (Nurachmana,
2020).
Untuk itu keterampilan
menulis sangat dibutuhkan untuk membuat surat. Tak hanya itu,
untuk menulis juga harus sesuai dengan
kaidah Bahasa Indonesia (Widyawati,
2019).
Surat merupakan salah satu
media tulis dalam menyampaikan pesan atau informasi kepada masyarakat luas. Surat resmi merupakan media paten yang dikeluarkan
oleh instansi atau lembaga pemerintah maupun swasta dalam
berkomunikasi (Hasanah,
2018).
Surat resmi yang memuat
informasi tertentu, berupa perintah, pemberitahuan, serta tugas. Karena itu, surat harus menggunakan
bahasa yang efektif, bahasa yang baik dan benar menurut aturan
kaidah Bahasa Indonesia(Yulianto, 2016).
Melalui isi surat dapat dibedakan
menjadi tiga jenis yaitu: surat
pribadi, surat resmi atau dinas,
dan surat dagang. Surat resmi memiliki aturan khusus dalam
penulisannya. Baik bentuk maupun bahasa
yang digunakan harus sesuai dengan ejaan
bahasa Indonesia. Penulisan
bahasa resmi yang dikirim oleh lembaga atau instansi menggunakan
bahasa Indonesia resmi atau baku. Penggunaan
bahasa baku dimaksudkan untuk mengurangi unsur bahasa daerah atau
bahasa ibu (Syam
& Dina Komalasari, 2019).
Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) merupakan
pedoman yang dapat kita gunakan sebagai
acuan dalam menulis bahasa Indonesia yang efektif (Muzaki
et al., 2019). Selain
itu, mahasiswa diharapkan mampu berbahasa Indonesia dengan benar dan dalam ekspresikan pemahaman, rasa Kebangsaan dan cinta tanah air, dan berbagai keperluan di berbagai bidang Sains berfokus
pada keterampilan penulisan
akademis(Ulfah
& Jumaiyah, 2018).
Untuk mewujudkan kemahiran dalam berbahasa Indonesia khususnya dalam bahasa tulis,
peneliti memberikan gambaran nyata melalui penerapan salah satu materi ajar mata kuliah Bahasa Indonesia Keilmuan pada program studi
Pendidikan Matematika Fakultas
Psikologi dan Paedagogi angkatan 2016 semester genap tahun akademik 2019/2020
Universitas PGRI Wiranegara.
Melalui analisis kesalahan EMOSI (ejaan, morfologi, dan sintaksis) dalam penulisan surat resmi di Universitas PGRI Wiranegara
ini diharapkan mahasiswa dapat menerapkan penggunaan bahasa Indonesia baik dan benar sesuai dengan
kaidah bahasa sebagai bekal menuju
dunia kerja. Selain mahasiswa, penelitian ini diharapkan mampu memberikan wawasan bagi pengonsep
surat di seluruh sivitas akademik Universitas PGRI
Wiranegara khususnya dan seluruh masyarakat luas dalam menerapkan
bahasa Indonesia yang baik
dan benar.
Metode Penelitian
Observasi dilakukan dengan berkunjung dan melihat proses pembuatan surat resmi, dilanjutkan
dengan pengumpulan dokumen, dalam hal ini surat
resmi yang dikeluarkan oleh
Universitas PGRI Wiranegara. Setelah memeroleh arsip surat resmi, peneliti
melakukan pencatatan terkait dengan analisis kesalahan berbahasa dalam penulisan surat resmi.
Pengambilan data dilakukan di
Universitas PGRI Wiranegara selama
empat bulan terakhir. Mulai bulan Maret sampai
dengan Juli 2020.
Menurut (Abuchenari et
al., 2020)
Teknik pengumpulan
data dilakukan dengan langkah sebagai berikut: 1) Observasi merupakan langkah awal dalam melakukan
kegiatan ini. Dalam menggunakan teknik observasi yang terpenting ialah mengandalkan pengamatan dan ingatan si peneliti.
Ada dua indera yang sangat vital di dalam melaku, kan pengamatan
yaitu mata dan telinga. Oleh sebab itu, kedua indera
itu harus benar-benar sehat. Dalam melakukan pengamatan, mata lebih dominan dibandingkan
dengan telinga. Mata mempunyai kelemahan-kelemahan yaitu mudah letih.
Untuk mengatasi kelemahan yang bersifat biologis tersebut maka perlu melakukan
hal-hal berikut: (1) menggunakan kesempatan yang lebih banyak untuk
melihat data-data; (2) menggunakan
orang lain untuk turut sebagai pengamat (observers); dan
(3) mengambil data-data sejenis
lebih banyak.
Hasil dan Pembahasan
Surat resmi
merupakan sarana yang dilakukan oleh lembaga/instansi-instansi untuk melakukan
komunikasi baik dengan lemabaga/instansi lain maupun dengan masyarakat secara
individu.
Bahasa yang baik dalam melakukan
komunikasi secara resmi merupakan satu kesatuan makna
antara penulis dan penerima surat. Hal ini dilakukan agar masing-masing pihak memiliki persepsi yang padu atau sama yang dituangkan dalam bahasa tulis melalui
surat resmi.
Di Universitas PGRI Wiranegara, ada beberapa kesalahan berbahasa yang dilakukan oleh pengonsep surat mulai dari ejaan,
morfologi, dan sintaksis.
A.
Analisis
Kesalahan Berbahasa
Menurut (Tarigan et al., 2011). berpendapat
bahwa Pengkajian aspek analisis kesalahan bahasa yang meliputi penggunaan ejaan, kosa akata,
kalimat dalam berkomunikasi agar tidak mengganggu tujuan yang ingin dicapai.
Kesalahan berbahasa baik lisan maupun
tulis dapat memicu kesalahpahaman dalam berkomunikasi.
B. Ejaan
Ejaan adalah aturan dalam
penulisan lambang bunyi, kosa kata, dan tanda baca yang baku. Pedoman ejaan yang saat ini kita gunakan
adalah Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia.
C. Morfologi
Satuan terkecil dalam
sebuat kalimat adalah kata. Morfologi adalah ilmu yang memelajari hal-hal yang
berkaitan dengan kata. Menurut
�(Abdullah &
Achmad, 2012). Morfologi merupakan ilmu kebahasaan yang memelajari tentang truktur
intern kata, tata kata, atau tata bentuk.
Morfologi dalam kajiannya yang cukup luas dalam penggunaan
bentuk kata, perubahan bentuk kata, serta pengaruh perubahan tersebut terhadap jenis dan makna kata (Mulyono, 2013).
D. Sintaksis
Sintaksis berperan
penting dalam pemahaman makna yang disampaikan oleh penutur dan mitra tutur,
baik dalam bahasa lisan maupun bahasa tulis.
Satuan sintaksis terdiri dari kalimat,
klausa, frasa, dan kata. Secara umum sintaksis
berwujud deretan kata yang disusun sesuai dengan kaidah tata bahasa, khususnya tata kalimat (Soedjoto dan
Djoko Saryono, 2014)
Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan penutur secara tepat dan dapat dipahami secara tepat pula oleh mitra tutur. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam mengungkapkan permasalahan dengan menggunakan kalimat efektif adalah 1) lengkap, 2) logis, 3) serasi, 4) padu, 5) hemat, 6) cermat, 7) tidak taksah, 8) tidak rancu, 9) bervariasi, dan 10) bergaya.
E. Surat Resmi
Surat merupakan sarana
komunikasi tertulis dari satu pihak (orang, lembaga atau instansi atau
organisasi) kepada pihak lain (orang, lembaga atau instansi atau organisasi).
Surat Resmi adalah surat yang dikeluarkan oleh suatu lembaga atau instansi
untuk diberikan kepada lembaga atau instansi lain atau perorangan. (Triyana, 2014). Bahasa yang digunakan
dalam surat resmi atau dinas
adalah bahasa formal atau baku.
F. Kesalahan Ejaan
Kesalahan Ejaan yang
terdapat dalam penulisan surat resmi di Universitas PGRI Wiranegara masih
sering terjadi, antara lain pada penulisan tanda baca petik dua (�), huruf
kapital, tanda baca titik (.), tanda baca apostrof (�), tanda baca koma (,).
dan penyingkatan kata seperti pada penggunaan bahasa di bawah ini: 1) Universitas PGRI Wiranegara mengadakan kegiatan �SENAM PAGI
yang akan dilaksanakan
pada:.. (kesalahan tanda petik dua) 2) Dalam Rangka
Meningkatkan Rasa Kebersamaan serta Peningkatan Kepedulian dilingkungan kampus.
(kesalahan huruf kapital) 3) Bantuan
scopus : Rp. 5.000.000,- (minimal Q4) 4) Universitas
PGRI Wiranegara mengadakan kegiatan �SENAM PAGI yang akan dilaksanakan pada:..
(kesalahan huruf kapital)
5) Assalamu�alaikum
Wr. Wb. (kesalahan tanda apostrof). 6) Demikian,
atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih (kesalahan tanda
koma). 7) Assalamu�alaikum Wr. Wb.
(kesalahan penyingkatan).
Pada kalimat (1) terdapat tanda petik di awal kata �senam� seharusnya juga diakhiri petik dua setelah
kata �pagi�.� Sehingga menjadi ...Universitas
PGRI Wiranegara mengadakan kegiatan �Senam Pagi� yang akan dilaksanakan pada:..
Pada kalimat (2) seharusnya penggunaan huruf kapital hanya
terdapat pada awal kalimat saja. Sehingga
menjadi �Dalam rangka meningkatkan rasa kebersamaan serta peningkatan kepedulian dilingkungan kampus.
Pada kalimat (3) tanda titik (.) yang tepat tidak perlu
dgunakan setelah kata
rupiah, sehingga yang benar
sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan
Bahasa Indonesia adalah Rp5.000.000,-
Pada kalimat (4) dalam kaidah penulisan
huruf kapital yang benar adalah ..Universitas
PGRI Wiranegara mengadakan kegiatan �Senam Pagi� yang akan dilaksanakan pada:..
Pada kalimat (5) dalam kata �Assalamu�alaikum Wr. Wb.�� tanda petik di tengah kata tidak diperlukan. Karena di dalam ejaan bahasa Indonsia
tanda petik satu tidak ada.
Kata �assalamu�alaikum� merupakan
kata serapan dari bahasa Arab sebagai penanda huruf �ain�. Jadi yang benar adalah Assalamualaikum
w.w.
Pada kalimat (6) tanda koma seharusnya
tidak ada, sehingga menjadi � Demikian atas
perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih�. Karena fungsi tanda koma sebagai
tanda pemerinci dalam kalimat, ditulis sebelum kata penghubung, dan menandai kalimat majemuk apabila anak kalimat
mendahului induk kalimat.
Pada kalimat (7) Penyingkatan yang benar pada kata
�Assalamu�alaikum Wr. Wb� adalah � Assalamualaikum
w.w.� sesuai dengan singkatan baku dalam Pedoman
Umum Ejaan Bahasa Indonesia
tahun 2016.
G. Kesalahan pada tataran Morofologi (kata)
Beberapa kesalahan unsur
morfologi yang terdapat dalam penulisan surat resmi di Ubiversitas PGRI
Wiranegara adalah sebagai berikut:
1. Pada:
Hari : Jum�at
Tanggal : 21 Agustus 2020
2. Demikian atas perhatian
dan kerjasamanya disampaikan terimakasih
3. Kepada:
Yth. Ibu Sugianti
4. Atas perhatian dan
kerjasama yang baik, kami sampaikan terima kasih.
5. Demikian atas
kerjasamanya disampaikan terima kasih.
6.
Dalam Rangka Meningkatkan Rasa Kebersamaan serta Peningkatan Kepedulian dilingkungan kampus
7.
maka kami mohon dengan hormat, agar diijinkan untuk mengadakan
penelitian
Pada kalimat (1)
kata baku Jum�at adalah Jumat. Tanpa
petik di tengah kata.
Pada kalimat (2)
kata � ...terimakasih�� seharusnya dipisah. Sehingga menjadi �terima kasih�
Pada kalimat (3) penulisan tujuan pada surat resmi yang benar adalah tanpa
kata �kepada� melainkan lansung kata Yth. Ibu Sugianti. Hal ini karena dalam surat
resmi tidak mencantumkan kata :�dari�
sehingga tidak perlu kata �kepada�.
Pada kalimat (4)
kata �kerjasama� yang baku penulisannya dipisah menjadi �kerja sama� karena merupaka
kata dasar yang terdiri dari dua kata yaitu
kata �kerja� dan kata �sama�
Pada kalimat (5)
kata ganti �nya� dalam surat resmi
merupakan kata tidak baku atau sebagai
kata ganti orang ketiga.
Karena bahasa surat merupakan bahasa antara pengirim surat sebagai orang pertama dengan penerima surat sebagai orang kedua. Sehingga yang benar adalah :
Atas perhatian dan kerja sama Bapak Ahmad, kami ucapkan terima kasih.
Pada kalimat (6) penggunaan kata depan �di� yang tepat adalah dipisah.
Sehingga yang benar adalah
� Dalam Rangka Meningkatkan
Rasa Kebersamaan serta Peningkatan Kepedulian di lingkungan kampus�.
Pada kalimat (7)
kata baku diijikan adalah �diizinkan� karena dari kata dasar �izin�.
H. Kesalahan pada tataran Sintaksis (kalimat)
Penggunaan kallimat yang
tepat akan menentukan kepaduan makna antara pengirim dan penerima pesan. Dalam
hal ini ada beberapa kesalahan sintaksis dalam penulisan surat resmi di Universitas
PGRI Wiranegara.
1.
Dalam Rangka Meningkatkan Rasa Kebersamaan serta Peningkatan Kepedulian
dilingkungan kampus akan mengadakan kegiatan senam pagi pada:
Hari �: Jum�at
Tanggal : 21 Agustus 2020
Pukul �: 7.30 s.d selesai
Untuk dimohon partisipasi Bapak dan Ibu dalam kegiatan tersebut.
Pada kalimat di atas seharusnya kata �untuk� tidak menggunakan
huruf kapital. Karena kalimat tersebut merupakan lanjutan dari pemberitahuan di atas. Sehingga tidak membentuk kalimat fregmentasi.
Kesalahan penulisan di atas merupakan bentuk ketidakpahaman penulis atau pengonsep
surat resmi di Universitas
PGRI Wiranegara dalam pemahaman konsep-konsep bahasa baku atau
bahasa formal yang terdapat
dalam surat resmi. Hal ini karena kurangnya sosialisasi penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai dengan
standar ejaan bahasa Indonesia.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian
di atas, beberapa kesalahan berbahasa dalam penulisan surat resmi di Universitas PGRI Wiranegara meliputi kesalahan dalam penggunaan ejaan dan tanda baca titik,
koma, apostrof, huruf kapital, kosa kata baku, penggunaan kata depan, dan kesalahan kalimat fragmentasi.
Beberapa kesalahan yang terjadi merupakan bentuk ketidaksengajaan dan
kesengajaan oleh pengonsep surat. Berdasarkan hasil wawancara dengan penulis atau
pengetik surat, hal ini karena faktor lupa, ketidaktauan serta kurangnya
pemahaman dalam menggunakan bahasa resmi atau kosa kata bahasa baku dalam ejaan
bahasa Indonesia yang baik dan benar.
Bibliografi
Abdullah,
A., & Achmad, H. P. (2012). Linguistik umum. Jakarta: Erlangga.
Abuchenari,
A., Hardani, K., Abazari, S., Naghdi, F., Keleshteri, M. A., Jamavari, A.,
& Chahardehi, A. M. (2020). Clay-reinforced nanocomposites for the slow
release of chemical fertilizers and water retention. Journal of Composites
and Compounds, 2(3), 85�91.
Afifah,
N., & Hasibuan, N. S. (2018). Analisis kesalahan berbahasa pada penulisan
media luar ruang di wilayah Kota Medan. Linguistik: Jurnal Bahasa Dan Sastra,
2(1), 14�37.
Hasanah,
N. (2018). Analisis Kesalahan Gramatika Bahasa Indonesia dalam Surat Resmi di
Kantor Desa Mamben Lauk. Prasasti: Journal of Linguistics, 3(1),
98�112.
Mulyono,
I. (2013). Ilmu bahasa Indonesia morfologi: teori dan sejumput problematik terapannya.
Yrama Widya.
Muzaki,
A., Chadis, C., & Agustin, Y. (2019). Pengenalan Pedoman Umum Ejaan Bahasa
Indonesa (PUEBI) dalam Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Indonesia yang Baik
dan Benar bagi para Guru. Jurnal PkM Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(02),
82�86.
Nastiti,
A., & Yuliarti, Y. (2020). Analisis Kesalahan Berbahasa pada Makalah
Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Semarang. Alfabeta: Jurnal
Bahasa, Sastra, Dan Pembelajarannya, 3(2), 50�57.
Noor,
S. H., & Mulyani, M. (2016). Peningkatan Keterampilan Menulis Surat Resmi
Melalui Pendekatan Keterampilan Proses. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra
Indonesia, 5(2), 35�41.
Nurachmana,
A. (2020). Penerapan Model Brainstorming pada Materi Menulis Surat Resmi dalam
Mata Kuliah Menulis Mahasiswa PBSI FKIP UPR Semester Genap 2018/2019. Jurnal
Pendidikan, 21(1), 29�35.
Puspitasari,
Y. (2019). Analisis Penerapan Linguistik Struktural dalam Buku Teks Bahasa
Indonesia Tingkat SMP/Mts Kelas VI. Lingua, 15(2), 125�134.
Septiana,
A., Santoso, A. B., & Huda, M. B. (2020). Penggunaan Bahasa Indonesia Pada
Surat Dinas Di Kantor Kecamatan Maospati Kabupaten Magetan Serta Implikasinya
Terhadap Pembelajaran Menulis Di Sekolah. Widyabastra: Jurnal Ilmiah
Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Indonesia, 8(01), 1�17.
Soedjoto
dan Djoko Saryono. (2014). Tata Kalimat Bahasa Indonesia.Malang. Adtya
Media.
Syam,
S., & Dina Komalasari, Y. (2019). Pelatihan Penulisan Surat Dinas Di Desa
Lanto Kecamatan Mawasangka Tengah Kabupaten Buton Tengah. Jurnal Pengabdian
Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI, 3(2), 18�25.
Tarigan,
M., Roux, J., Van Wyk, M., Tjahjono, B., & Wingfield, M. J. (2011). A new
wilt and die-back disease of Acacia mangium associated with Ceratocystis
manginecans and C. acaciivora sp. nov. in Indonesia. South African Journal
of Botany, 77(2), 292�304.
Triyana,
S. (2014). Korespondensi Bahasa Indonesia untuk Perguruan Tinggi.
Yogyakarta:Media Tera.
Ulfah,
A., & Jumaiyah, J. (2018). Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Bahasa
Indonesia Di Perguruan Tinggi Kabupaten Lamongan. Jurnal Inovasi Pendidikan,
2(1).
Widyawati,
W. Y. (2019). Keefektifan Model Pembelajaran Picture And Picture dalam
Keterampilan Menulis untuk Tingkat Universitas. KREDO: Jurnal Ilmiah Bahasa
Dan Sastra, 2(2), 226�241.
Yulianto,
E. (2016). Kesalahan Penulisan Tata Bahasa pada Surat Resmi Organisasi
Mahasiswa. DEIKSIS, 8(03), 238�246.