|
Jurnal
Syntax Transformation |
Vol. 1
No. 10, Desember 2020 |
|
p-ISSN :
2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial
Sains |
PENGGUNAAN MEDIA VISUAL (GAMBAR) DALAM PEMBELAJARAN
KOSAKATA (Studi Siswa Kelas Tujuh Di Sekolah Mts Nurul Hikmah Gantar Indramayu
Jawa Barat
Mahirin dan Moch. Hasyim Fanirin
Institut Agama Islam (IAI) Al-Zaytun Indonesia
Email: [email protected] dan [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima 2 Agustus 2020 Diterima dalam bentuk revisi 10 Agustus 2020 Diterima dalam bentuk revisi 15 Agustus 2020 |
Metode yang digunakan oleh
peneliti dalam Skripsi ini adalah metode studi eksperiment berarti penelitian
untuk menganalisis perbedaan antara kemampuan siswa untuk memahami kosakata
menggunakan media gambar dan tanpa menggunakan media gambar. Adapun hasil
yang diperoleh peneliti dalam penelitian ini, kemampuan siswa untuk kosakata
setelah siswa menjawab tes (yaitu mengajar bahasa Arab tanpa media gambar)
adalah 66.38%. Hasil dari konvergen ke lebih (cukup) karena hasil jatuh
antara hasil 51% dan 79%. Kemampuan siswa untuk kosakata setelah itu Metode
gambar dalam pengajaran bahasa Arab adalah minoritas (minus) karena hasil
jatuh antara 10% dan 39%. Perbandingan semantik antara kemampuan siswa
sebelum peneliti menggunakan media gambar dalam pengajaran kosakata bahasa
Arab dan sesudah itu, dan membandingkannya: hasil dari laju x-variabel yang
pertama adalah 66.38 atau 66.38%. Hasil ini berarti bahwa siswa dapat
kosakata setelah siswa menjawab tes ini dekat dengan lebih (cukup) karena
hasil jatuh antara 51% dan 79%. Hasil dari tingkat kedua x-variabel adalah
89.93 atau 89.93%. Kemampuan siswa untuk kosakata setelah peneliti
menggunakan metode gambar untuk mengajarkan kosakata bahasa Arab adalah
minoritas (minus) karena hasilnya jatuh antara hasil 10% dan 39%. |
|
Kata kunci: media gambar Dan �pembelajaran kosakata madrasah tsanawiyah |
Pendahuluan
��������� Media Sumber belajar adalah alat bantu
yang berguna dalam kegiatan belajar mengajar. Alat bantu dapat mewakili sesuatu
yang tidak dapat disampaikan guru melalui kata-kata atau kalimat. Keefektifan
daya serap siswa terhadap bahan pelajaran yang sulit dan rumit dapat terjadi
dengan bantuan alat bantu. Kesulitan siswa memahami konsep dan prinsip tertentu
dapat diatasi dengan alat bantu. Bahkan alat bantu diakui dapat melahirkan
umpan balik yang baik dari siswa. Dengan memanfaatkan taktik alat bantu yang
ekspetabel, guru dapat menggairahkan belajar siswa yang nantinya akan berdampak
pada hasil belajar siswa. Sebuah pembelajaran, baik pembelajaran bahasa maupun �lainnya, akan
terasa jemu dan stagnan, jika tanpa media .�
��������� Sebagaimana tercantum dalam Al-Qur�an
surat Al-Alaq ayat 1 - 5 yang menyebutkan bahwa media pembelajaran sangat
penting dalam proses mentransfer ilmu. Yang Artinya:
1) Bacalah
dengan (menyebut) nama TuhanMu Yang Menciptakan; 2) Dia telah Menciptakan
manusia dari segumpal darah; 3) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Paling Pemurah; 4)
Yang Mengajar (manusia) dengan perantara kalam; 5) Dia mengajarkan kepada
manusia apa yang tidak diketahuianya.�
Dari arti ayat di atas dapat diketahui bahwa Allah SWT
menjelaskan dalam proses pembelajaran atau memberikan pengetahuan melalui
kalam. Kalam yakni bermakna suatu perantara yaitu baca tulis .
Secara tidak langsung, Allah SWT telah mengisyaratkan kepada kita bahwa Allah
akan memberikan pengetahuan kepada manusia suatu perantara.
Oleh
karena itu, dalam rangka membantu guru dalam memecahkan masalah dalam
pembelajaran, peneliti ingin menggunakan media pembelajaran visual berbasis
gambar pada mata pelajaran Bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah. Hal ini ditunjukan
agar memudahkan siswa dalam memahami materi sehingga dapat mempengaruhi hasil
belajar siswa.
Pengembangan dan penerapan media pembelajaran visual
ini diharapkan siswa dapat meningkatkan penguasaan mufradhat pada mata
pelajaran bahasa Arab dan pembelajaran menjadi tidak monoton serta menyenangkan
bagi siswa (Coady & Huckin, 1997). Perlu
diketahui, bahwasanya pembelajaran mufradhat memegang peranan penting untuk
menunjang keberasilan kemampuan berbahasa. Dengan bertambahnya mufradhat baru
yang dikuasai, maka siswa dapat menerapkannya dalam empat keterampilan
berbahasa Arab yaitu al-Istima� (mendengar), al-Kalam (berbicara), al-Qira�ah
(membaca) dan al- Kitabah (menulis).
Menurut (Salim, 2006) Media
visual dalam pemebelajaran bahasa Arab dipandang sebagai tehnik pembelajaran
yang sangat tepat dalam menunjang penguasaan kosakata dari peserta didik dalam
pembelajaran bahasa Arab. Dalam pelaksanaannya, media Visual pada pelajaran
kosakata bahasa Arab dapat meningkatkan aktifitas dan keaktifan siswa dalam
proses pembelajaran, aktifitas yang dilakukan bukan hanya fisik, tetapi juga
mental, yang membangkitkan motivasi belajar siswa, serta materi lebih
mengesankan sehingga sukar dilupakan. Berdasarkan hal di atas, mendorong
penulis untuk melakukan penelitian tentang Penggunaan media visual terhadap
kemampuan kosa-kata bahasa Arab Siswa Kelas VII MTs Nurul Hikmah Gantar (Nasional et al., 2010). Berdasarkan
latar belakang masalah penulis telah menulis beberapa rumusan masalah yang
ditunjukkan dalam bentuk pertanyaan untuk menjelaskan masalah atau pembahasan
yang akan di bahas pada skripsi ini, diantaranya yaitu: Bagaimana cara
penggunaan media visual hasil prestasi, kemampuan menulis, serta cara mengatasi
peserta didik yang mengalami kejenuhan dan kebosanan dalam pembelajaran bahasa
Arab siswa kelas VII� Madrasah Tsanawiyah
Nurul Hikmah Kecamatan Gantar kabupaten Indramayu semester Gasal Tahun ajaran
2018 - 2019.
Metode
Penelitian
Penelitian ini merupakan penelitian
tindakan kelas (PTK). Artinya penelitian ini dilakukan di kelas dalam satu
sekolah. Penelitian tindakan kelas ini berisi Refleksi awal, dan perencanaan
umum (Hornby
& Cowie, 1995). Dalam penelitian ini, peneliti
menggunakan metode penelitian tindakan kelas (Action Research) yang dirancang dalam dua siklus.
�
Hasil dan Pembahasan
����������� Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII (tujuh) semester II Madarasah Tsanawiyah Nurul Hikmah Gantar Tahun ajaran 2018/2019. Jumlah Peserta didik kelas VII adalah� peserta didik. Hasil belajar siswa mengalami kenaikan dari Siklus I ke siklus II dengan tema yang berbeda. Hal tersebut dapat diketahui dengan meningkatnya nilai rata-rata hasil belajar subjek penelitian dari setiap pertemuannya. Dan kenaikan tersebut akan pula disajikan dalam bentuk porsentase data kenaikan.

Grafik Diagram Prosentase
Kenaikan Nilai Rata-Rata Hasil Belajar Pada Tiap Pertemuan
Kesimpulan
Berdasarkan
hasil Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan peneliti, dapat dijelaskan bahwa
media gambar dalam pembelajaran bahasa Arab dapat meningkatkan penguasaan
kosakata siswa. Hal ini ditunjukkan dengan pendapat siswa bahwa, siswa merasa
senang dan sangat tertarik dengan media gambar, karena belajar dengan media
gambar itu menyenangkan dan lebih mudah. Kesulitan yang dialami siswa dalam
pembelajaran bahasa Arab melalui media gambar adalah karena siswa kurang
memahami dan mengerti kosakata Bahasa Arab dan mereka lebih terbiasa
berkomunikasi dengan bahasa Indonesia sehingga malas dengan pelajaran bahasa Arab
karena dianggap sulit. Juga siswa merasa kesulitan jika harus selalu menghafal
kosakata.
Bibliografi
�
Alwi,
S. (2017). Problematika Guru Dalam Pengembangan Media Pembelajaran. Itqan:
Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 8(2), 145�167.
Azizah,
H. N. (N.D.). Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Melalui Penggunaan
Media Word Wall. Alsuniyat, 1(1), 1�16.
Coady,
J., & Huckin, T. (1997). Second Language Vocabulary Acquisition: A
Rationale For Pedagogy. Cambridge University Press.
Hornby,
A. S., & Cowie, A. P. (1995). Oxford Advanced Learner�s Dictionary
(Vol. 1430). Oxford University Press Oxford.
Muhammad,
A. (2004). Hukum Dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Nasional,
K. P., Mutu, D. J. P., & Kependidikan, P. D. T. (2010). Pedoman Pelaksanaan
Penilaian Kinerja Guru (Pk Guru). Jakarta: Direktorat Jenderal Peningkatan
Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan.
Salim,
A. (2006). Pediatri Dalam Pendidikan Luar Biasa. Surakarta: Direktorat
Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi �.
Thaib,
H. D. (2005). Teori Dan Hukum Konstitusi. Pt Rajagrafindo Pesada.
Wahyuni,
S. (2010). Perilaku Petani Bawang Merah Dalam Penggunaan Dan Penanganan
Pestisida Serta Dampaknya Terhadap Lingkungan (Studi Kasus Di Desa Kemukten,
Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes). Magister Ilmu Lingkungan.
Alwi, S.
(2017). Problematika Guru Dalam Pengembangan Media Pembelajaran. Itqan:
Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan, 8(2), 145�167.
Azizah,
H. N. (N.D.). Peningkatan Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Melalui Penggunaan
Media Word Wall. Alsuniyat, 1(1), 1�16.
Coady,
J., & Huckin, T. (1997). Second Language Vocabulary Acquisition: A
Rationale For Pedagogy. Cambridge University Press.
Hornby,
A. S., & Cowie, A. P. (1995). Oxford Advanced Learner�s Dictionary
(Vol. 1430). Oxford University Press Oxford.
Muhammad,
A. (2004). Hukum Dan Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Nasional,
K. P., Mutu, D. J. P., & Kependidikan, P. D. T. (2010). Pedoman Pelaksanaan
Penilaian Kinerja Guru (Pk Guru). Jakarta: Direktorat Jenderal Peningkatan
Mutu Pendidik Dan Tenaga Kependidikan.
Salim,
A. (2006). Pediatri Dalam Pendidikan Luar Biasa. Surakarta: Direktorat
Ketenagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi �.
Thaib,
H. D. (2005). Teori Dan Hukum Konstitusi. Pt Rajagrafindo Pesada.
Wahyuni,
S. (2010). Perilaku Petani Bawang Merah Dalam Penggunaan Dan Penanganan
Pestisida Serta Dampaknya Terhadap Lingkungan (Studi Kasus Di Desa Kemukten, Kecamatan
Kersana, Kabupaten Brebes). Magister Ilmu Lingkungan.
�Alwi, S. (2017). Problematika Guru
Dalam Pengembangan Media Pembelajaran. Itqan: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan,
8(2), 145�167.
Azizah, H. N. (N.D.). Peningkatan
Penguasaan Kosakata Bahasa Arab Melalui Penggunaan Media Word Wall. Alsuniyat,
1(1), 1�16.
Coady, J., & Huckin, T. (1997). Second
Language Vocabulary Acquisition: A Rationale For Pedagogy. Cambridge
University Press.
Hornby, A. S., & Cowie, A. P. (1995). Oxford
Advanced Learner�s Dictionary (Vol. 1430). Oxford University Press Oxford.
Muhammad, A. (2004). Hukum Dan
Penelitian Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.
Nasional, K. P., Mutu, D. J. P., &
Kependidikan, P. D. T. (2010). Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (Pk
Guru). Jakarta: Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik Dan Tenaga
Kependidikan.
Salim, A. (2006). Pediatri Dalam
Pendidikan Luar Biasa. Surakarta: Direktorat Ketenagaan Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi �.
Thaib, H. D. (2005). Teori Dan Hukum
Konstitusi. Pt Rajagrafindo Pesada.
Wahyuni, S. (2010). Perilaku Petani
Bawang Merah Dalam Penggunaan Dan Penanganan Pestisida Serta Dampaknya Terhadap
Lingkungan (Studi Kasus Di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes).
Magister Ilmu Lingkungan.