|
Jurnal
Syntax Transformation |
Vol. 2
No. 2, Februari �2021 |
|
p-ISSN :
2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial
Sains |
MENINGKATKAN PRESTASI PESERTA DIDIK BIDANG NON
AKADEMIK MELALUI PENERAPAN MANAJEMEN PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER UNGGULAN DI
SMP NEGERI 1 WADO
Jajat Munajat
Kepala SMP Negeri 1 Wado� Kabupaten Sumedang������
Email: [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRACT |
|
Diterima: 5 Februari
2021 Diterima dalam bentuk revisi: 15 Februari 2021 Diterima dalam bentuk revisi:23 Februari 2021 |
This
simple research was conducted with the aim of knowing about the management
function of the superior extracurricular activities in SMPN 1 Wado and the supporting factors and inhibitions in the
implementation of these extracurricular activities. This paper report is
descriptive research using qualitative research approach with case study
research design in the sense that research is focused on one phenomenon
chosen and wants to be understood in depth, ignoring other phenomena. This
research was conducted directly using field notes and cameras for
documentation. Data collection is conducted by in-depth interview method and
participation observation. The results of this study are: the improvement of
the achievement of non-academic students, the existence of a program of
excellent extracurricular activities conducted by the school, the existence
of organizational structure in each type of extracurricular activities,
including the process of mobilization or implementation of extracurricular
activities carried out in schools after the end of learning hours, namely in
the afternoon. ABSTRAK Penelitian yang sederhana ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tentang fungsi manajemen kegiatan ekstrakurikuler unggulan� yang ada
di SMPN 1 Wado dan faktor
pendukung serta penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Laporan� karya tulis ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan desain penelitian studi kasus dalam arti penelitian difokuskan pada satu fenomena saja yang dipilih dan ingin dipahami secara mendalam, dengan mengabaikan fenomena-fenomena lainnya. Penelitian ini dilakukan secara langsung dengan menggunakan catatan lapangan dan kamera untuk dokumentasi. Pengumpulan data
dilakukan dengan metode wawancara mendalam dan observasi partisipasi. Hasil dari penelitian ini yaitu: adanya
peningkatan prestasi peserta didik bidang non akademis, adanya program kegiatan ekstrakurikuler unggulan yang
dilakukan oleh sekolah, adanya
struktur organisasi pada setiap jenis kegiatan ekstrakurikuler, meliputi proses penggerakan
atau pelaksanaan kegiatan
ekstrakurikuler yang dilaksanakan
di sekolah setelah jam pembelajaran berakhir yaitu pada waktu sore hari. |
|
Keywords: achievement of
non-academic students;�
management; and extracurricular activities Kata kunci: prestasi peserta didik bidang non akademis;� manajemen;
dan kegiatan ekstrakurikuler |
Pendahuluan
Kegiatan
ekstrakurikuler merupakan program sekolah, berupa kegiatan peserta didik yang
bertujuan untuk memperdalam dan memperluas pengetahuan peserta didik,
menyalurkan bakat dan minat peserta didik serta untuk memantapkan kepribadian
peserta didik (Hadi
et al., 2018).
Kegiatan ekstrakurikuler dilakukan diluar jam pelajaran intrakurikuler.
Sebagian besar
bentuk ekstrakurikuler cenderung mengutamakan gerak fisik dan meragakan prilaku
sesuai jenis kegiatan yang dilakukan. Jika kegiatan ini dilakukan
berulang-ulang maka akan melekat menjadi pola prilaku peserta didik. Kegiatan
ekstrakurikuler juga dapat menjadikan peserta didik memiliki ketrampilan non
akademik (Saputro
et al., 2017), dan
menjadikan peserta didik berkembang sesuai dengan bidang ekstrakurikuler yang
disenangi dan dapat melekat pada peserta didik. Hal tersebut menjadikan
ketrampilan peserta didik menjadi melekat dan dapat memberikan sebuah prestasi
tersendiri dari lomba atapun kegiatan yang diadakan oleh sekolah maupun
Kabupaten setembapat.
Kegiatan
ekstrakurikuler merupakan sarana efektif untuk membentuk dan memantapkan
kepribadian anak, termasuk untuk meningkatkan mutu pendidikan (Astafiyah,
2018). Akan
tetapi sarana yang efektif tersebut belum sepenuhnya dipahami dan dimanfaatkan
di sekolah-sekolah pada umumnya baik untuk pengayaan maupun untuk kepribadian
peserta didik (Dahliyana,
2017). Banyak
sekolah yang belum menerapkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai kegiatan
tambahan diluar kurikulum standar untuk menjadikan peserta didik memiliki
kemampuan berkembang sesuai dengan bidang bakat yang dimiliki.
Hal di atas
menjadi dasar penulis dalam penyusunan best practices� mengenai upaya meningkatkan prestasi peserta
didik bidang non akadenis melaui penerapan manajemen kegiatan ekstrakurikuler
unggulan. Studi kasus dilakukan di SMPN 1 Wado yang telah melaksanakan kegiatan
ekstrakurikuler unggulan sebagai salah satu kegiatan untuk meningkatkan
prestasi peserta didik bidang non akademis, sehingga diharapkan dapat berimbas
terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.
Metode Penelitian
Penelitian ini merupakan
penelitian deskriptif �(Sugiyono, 2011) dengan menggunakan
pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan desain penelitian studi kasus. Penelitian kualitatif berusaha mengungkapkan gejala secara menyeluruh dan sesuai dengan konteks
(holistik-kontekstual) �(Moleong, 2013) melalui pengumpulan
data dari latar alami dengan memanfaatkan
diri peneliti sebagai instrumen kunci. Menurut (Wiyono et al., 2007), penelitian yang bersifat deskriptif yaitu penelitian yang diusahakan mengumpulkan data deskriptif yang banyak dituangkan dalam bentuk laporan atau uraian.
Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan
observasi partisipasi dan wawancara mendalam. Yang digunakan dalam observasi ini adalah
observasi partisipasi nihil
yaitu observasi penuh tanpa partisipasi.�
Beberapa tahap
yang dilalui dalam melakukan penelitian kualitatif ini adalah tahap observasi
partisipasi nihil, observasi
partisipasi sedang, observasi partisipasi aktif dan observasi partisipasi penuh. Dengan observasi partisipan ini, maka data yang diperoleh akan lebih lengkap,
tajam, dan sampai mengetahui pada tingkat makna dari setiap
perilaku yang tampak. Dalam hal ini,
peneliti bertindak sebagai
penonton mengamati sasaran tanpa menimbulkan
perhatian sasaran. Wawancara mendalam digunakan sebagai teknik pengumpulan data pada saat peneliti ingin melakukan studi pendahuluan untuk menemukan permasalahan yang harus diteliti, dan ingin mengetahui hal-hal dari responden
yang lebih mendalam. Tujuan dari wawancara
tersebut adalah untuk memperoleh informasi yang lebih dalam, mengkonstruksi dan memproyeksikan mengenai orang, kejadian, kegiatan, organisasi, perasaan, motivasi, tuntutan, kepedulian dan lain-lain.
Sumber data dalam
penelitian ini adalah wakil kepala sekolah bidang� kepeserta
didikan, Pembina kegiatan ekstrakurikuler, dan para peserta
didik SMPN 1 Wado. Dalam penelitian ini data yang diperoleh kemudian dianalisis.
Hasil dan Pembahasan
Pembahasan hasil
penelitian dilakukan dengan cara meninjau hasil penelitian yang dilakukan di
SMPN 1 Wado secara kritis dengan teori yang relevan dan informasi akurat yang
diperoleh. Tahap-tahap dalam penelitian ini yaitu dengan 1) tahap pra-lapangan,
2) tahap pekerjaan lapangan, 3) tahap penulisan laporan.
Berikut ini
adalah beberapa prestasi kejuaraan yang diraih peserta didik SMPN 1 Wado pada
periode Tahun 2017/2018
Prestasi SMPN 1 Wado Bidang Non Akademik Yang Diraih Dari Program Ekstra Kurikuler Unggulan Kegiatan Pramuka Dan Olah Raga Bola Voli (Periode 2017-2018)
1.
Gerakan
Pramuka
|
Nama
Kegiatan |
Tahun |
Tempat |
Tingkat
|
Prestasi yang diraih |
|
|
1 |
Gebyar Scout Spensa
(GSS) Kepramukaan |
2017 |
SMPN 1 Sumedang |
Nasional |
- Juara Umum LJK - Juara utama 1 putra - Juara madya 1 putra - Juara 1 kepemimpinan putra - Juara 1 LJK putri - Juara Madya 3 LJK putri - Juara harapan utama 2 LJK putri - Juara 1 kepemimpinan putri - Juara 1 Varvor LKBB - Juara 2 Madya LKBB - Juara 3 Grovie |
|
2 |
L3S (kepramukaan |
2017 |
SMPN 1 Cisitu |
Kabupaten |
- Juara utama 1 putra - Juara 1 regu terbaik
putra - Juara 1 yel yel
putra - Juara 1 pinru terbaik putra - Juara pavorit putra - Juara 3 pengetahuan putra - Juara 1 Madya putri - Juara 2 Purwa Putri - Juara 3 Yelyel terbaik - Juara 2 Madya Putri |
|
3 |
LKP (Kepramukaan) |
2017 |
STKIP Unsap
Sumedang |
Nasional |
- Juara 2 utama putra - Juara 3 kepemimpinan putra - Juara harapan 2 madya putra - Juara 1 utama putri - Juara harapan 2 madya putri - Juara 3 harapan madya putri - Juara harapan 5 purwa putri - Juara 3 grupie |
|
4 |
GMP (Kepramukaan) |
2017 |
UPI |
Provainsi |
- Juara I utama putra - Juara I utama putri - Juara 2 utama putra - Juara regu tergiat
1,2,3 - Juara 2 groupie - Juara umum timgkat
penggalang - Juara umum keseluruhan |
|
5 |
GSS (Kepramukaan) |
2018 |
SMPN 1 Sumedang |
Nasional |
- Juara 3 Madya putra - Juara 2 kepemimpinan putra - Juara harapan 3 Ragam Sandi putra - Juara I utama putri - Juara harapan 5 Madya putri - Juara 2 ragam sandi putri - Juara umum LJK - Juara umum LKBB - Juara varvor Harapan 2 terbaik LKBB - Juara 2 Danton terbaik LKBB |
|
6 |
Competition of Red Cros Organization |
2017 |
SMAN Situraja |
Provinsi |
- Juara 3 Tandu Darurat PMR Madya Putra - Juara 3 Recycle Madya |
2.
Olah Raga Bola Voli (Mustafa et al., 2016)
|
No. |
Nama
Kegiatan |
Tahun |
Tempat |
Tingkat |
Prestasi yang diraih |
|
1 |
Turnamen
Bola Voli antar SMP/MTs |
2017 |
SMAN Jatinunggal |
Wilayah 4 |
- Juara 1 Putri |
|
2 |
Turnamen
Bola Voli antar SMP/MTs |
2018 |
SMAN 3 Sumedang |
Kabupaten |
- Juara 2 Putri |
|
3 |
Turnamen
Bola Voli antar SMP/MTs |
2018 |
SMKN Situraja |
Kabupaten |
- Juara 1 Putri - Juara 3 Putra |
|
4 |
Turnamen
Bola Voli antar SMP/MTs |
2018 |
SMK Muhamadiyah |
Kabupaten |
- Juara 2 Putri |
|
5 |
Lomba
Bola Voli Tingkat SLTP |
2018 |
SMKN 1 Lemahsugih |
Kabupaten
Majalengka dan Sumedang
Timur |
- Juara Umum
(Piala Bergilir) - Juara 1 Putri - Juara 3 Putra |
|
6 |
Pharmacy BHS Open 2018 |
2018 |
SMK BHS Sumedang |
Kabupaten |
- Juara 2 Putri |
Selain prestasi kejuaraan yang diikuti, pada periode 2017 2018, Untuk
memotivasi peserta didik dan para pembina ekstra kurikuler khususnya Gerakan
Pramuka dan Bola Voli,� SMPN 1 Wado juga
telah berhasil menyelenggarakan perlombaan kepramukaan dan turnamen bola voli
yang diikuti oleh sejumlah peserta dari luar sekolah. Kegiatan tersebut
dilaksanakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun SMPN 1 Wado. Kegiatan
yang dilaksanakan di SMPN 1 Wado tersebut bernama GARASI (Gelar Aksi dan Prestasi).
a)
Garasi1
|
No. |
Nama
Kegiatan |
Waktu |
Tingkat |
Jumlah Peserta
/Partisipan |
|
1 |
Aksi
Bocah Penggalang (Sibolang) |
20 Mei 2017 |
Kecamatan
Wado Jatinunggal terbuka |
- 24
regu putra - 33
regu putri |
|
2 |
Turnamen
Bola Voli antar SD/MI |
21 Mei 2017 |
Kecamatan
Wado Jatinunggal terbuka |
- 16
tim putra - 9
tim putri |
b)
Garasi 2
|
No. |
Nama Kegiatan |
Waktu |
Tingkat |
Jumlah
Peserta /Partisipan |
|
1 |
Turnamen
Bola Voli antar SD/MI |
27 Januari
2018 |
Kecamatan
Wado Jatinunggal terbuka |
-
14 tim putra -
8 tim putri |
|
2 |
Aksi
Bocah Penggalang (Sibolang) anytar SD/MI |
28 Mei 2018 |
Kabupaten
Sumedang |
-
31 regu putra -
45 regu putri |
|
3 |
Aksi
Bocah Penggalang (Sibolang) antar SMP/MTs |
28 Mei 2018 |
Kabupaten
Sumedang |
-
34 regu putra -
83 regu putri |
Dari berbagai prestasi/ kejuaraan�
yang diraih oleh SMPN 1 Wado sebagaimana diutarakan di atas,� menjadi salah satu indikator adanya
peningkatan prestasi peserta didik bidang non akademik dari pelaksanaan
ekstrakurikuler unggulan. Hal ini berimbas pula pada prestasi sekolah sehingga
diharapkan dapat meningkatkan pula kepercayaan masyarakat terhadap sekolah yang
pada gilirannya dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan putra
putrinya di SMPN 1 Wado.
Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan, maka laporan
best practices ini dapat penulis simpulkan sebagai berikut kegiatan ekstrakurikuler
di SMPN 1 Wado dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu Ekstrakurikuler wajib,
Ekstrakurikuler pilihan dan Ektrakurikuler Unggulan. Ekstrakurikuler
unggulan, yaitu program kegiatan ekstra kurikuler yang diselenggarakan sekolah
lebih intensif dengan menerapkan fungsi-fungsi�
manajemen. Kegiatan Ekstrakurikuler unggulan ini diharapkan� merupakan sarana bagi peserta didik untuk
membekali mereka agar lebih unggul, lebih kompeten, lebih ahli dibidang
tertentu, serta mempasilitasi peserta dididk agar dapat mengasah bakat, serta
minat supaya memdapat prestasi yang gemilang. Ekstrakurikuler
unggulan yang diselenggarakan di SMPN 1 Wado pada tahun pelajaran 2017/
2018� masih dalam tahap percobaan
sehingga masih terbatas yaitu hanya menyelenggarakan 2 program ekstra kurikuler
unggulan yani Gerakan Pramuka dan Olah Raga Bola Voli. Kegiatan yang
dilakukan dalam kegiatan ekstrakurikuler unggulan tersebut dengan menerapkan
manajemen yang sesuai dengan fungsi manajemen yaitu perencanaan,
pengorganisasian, penggerakan/pelaksanaan, dan pengawasan yang efektif dan
efisien. Pelaksanaan
kegiatan ekstrakurikuler unggulan tidak terlepas dari adanya faktor pendukung
dan faktor penghambat. Adanya faktor pendukung, semua kegiatan ekstrakurikuler
akan berjalan lancar sesuai dengan harapan yang diinginkan. Dengan adanya
faktor penghambat dalam pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler , dapat
meningkatkan kualitas dan kelancaran apabila ditangani dan dikelola secara baik
dan benar. Sejak dilaksanakannya ekstrakurikuler unggulan, telah� diperoleh �beberapa prestasi yang membanggakan. Sehingga
dapat dikatakan prestasi peserta didik bidang non akademis khususnya dari
Kegiatan ekstrakurikuler Gerakan Pramuka dan Olah Raga Voli meningkat.� Prestasi yang dimaksud adalah perolehan
juara-juara dari peserta didik dalam keikutsertaan pada beberapa perlombaan
atau turnamen yang dilaksanakan baik tingkat Kabupaten/Kota maupun tingkat
provinsi serta nasional. Selain prestasi kejuaraan yang diikuti, ntuk
memotivasi peserta didik dan para pembina ekstra kurikuler khususnya Gerakan
Pramuka dan Bola Voli,� SMPN 1 Wado juga
telah berhasil menyelenggarakan perlombaan kepramukaan dan turnamen bola voli
yang diikuti oleh sejumlah peserta dari luar sekolah. Dari berbagai prestasi/
kejuaraan� yang diraih, menjadi salah satu
indikator adanya peningkatan prestasi peserta didik bidang non akademik dari
pelaksanaan ekstrakurikuler unggulan. Hal ini berimbas pula pada prestasi
sekolah sehingga diharapkan dapat meningkatkan pula kepercayaan� masyarakat terhadap sekolah yang pada
gilirannya dapat meningkatkan minat masyarakat untuk menyekolahkan putra
putrinya di SMPN 1 Wado.
BIBLIOGRAFI
Astafiyah,
A. (2018). Kontribusi Efektivitas Manajemen Ekstrakurikuler terhadap Prestasi
Sekolah Non Akademik. Tarbawi: Jurnal Keilmuan Manajemen Pendidikan, 4(02),
263�274.
Dahliyana,
A. (2017). Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di
Sekolah. Sosio Religi: Jurnal Kajian Pendidikan Umum, 15(1).
Hadi,
D. A., Supadmi, T., & Fitri, A. (2018). Kegiatan Ekstrakurikuler Tari
Tradisional Meusaree-Saree di SDIT AL-Fityan Lampeuneurut Aceh Besar. Jurnal
Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Seni, Drama, Tari & Musik, 3(1).
Moleong,
L. J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya. Mosal.
Mustafa,
P. S., Winarno, M. E., & Asim, A. (2016). Pengembangan Variasi Latihan
Service Atas Untuk Peserta Ekstrakurikuler Bolavoli Di SMK Negeri 4 Malang. Jurnal
Pendidikan Jasmani, 26(1).
Saputro,
R. R., Sukidin, S., & Ani, H. M. (2017). Manajemen Ekstrakurikuler
Non-Akademik Siswa Di SMA Muhammadiyah 3 Jember. Jurnal Edukasi, 4(3),
49�53.
Sugiyono,
P. (2011). Metodologi Penelitian
Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Alpabeta,
Bandung.
Wiyono,
B., Tachibana, S., & Tinambunan, D. (2007). Reaction Of Abietic Acid With
Maleic Anhydride And Fumaric Acid And Attempts To Find The Fundamental
Component Of Fortified Rosin. Pakistan Journal Of Biological Sciences: PJBS,
10(10), 1588�1595.
