JurnalSyntax Transformation

Vol. 2 No. 6, Juni 2021

p-ISSN : 2721-3854 e-ISSN : 2721-2769

SosialSains

 

PENGARUH PENERAPAN AKUNTANSI LINGKUNGAN & UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP PROFITABILITAS SERTA PENGUNGKAPAN INFORMASI LINGKUNGAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

 

ReskaDwicahyanti, Hero Priono

Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Indonesia��������

Email: [email protected], [email protected]

 

INFO ARTIKEL

ABSTRACT

Diterima

1 Juni 2021

Direvisi

10 Juni 2021

Disetujui

21 Juni 2021

 

In this industry 4. 0 era, the company's requirements are not only concentrated on the owner and management, but also on all aspects, such as consumers, employees, society and the environment. This kind of thinking is based on the company and is related to the interests of certain aspects such as the environment. This is because the environmental aspects will be useful to the communities around the company that have a long-term impact. This research is a type of quantitative research. The sampling technique adopts the purpose sampling method. The data used in this research comes from the financial statements and annual reports of companies that follow the IDX registration and follow the appropriate period of 2018-2019. This hypothesis was tested by using the guided trap parameter estimation method of SmartPLS 3. 0 data analysis tool. The research results show that company size and CSRi variables have a significant impact on profitability. The size of a company will seriously affect profitability; CSRi significantly affects profitability, and CSRi significantly mediates the impact of green accounting and company size on profitability.

 

ABSTRAK

Di Era industry 4.0, tuntutan perusahaan tidak hanya berfokus pemilik serta manajemennya tapi keseluruhan pihak seperti konsumen, karyawan, masyarakat & lingkungan. Pemikiran berdasarkan perusahaan, berhubungan dengan kepentingan beberapa pihak seperti lingkungan, hal ini karena aspek lingkungan memiliki manfaat bagi masyarakat sekitar serta memiliki manfaat bagi perusahaan dalam jangka panjang. Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan & laporan tahunan perusahaan di BEI & mengikuti PROPER periode tahun 2018-2019. Hipotesis diuji dengan metode estimasi parameter boots trap dengan alat bantuan analisis data SmartPLS 3.0. Kesimpulan penelitian menunjukan, bahwa variabel Ukuran Perusahaan & CSRi berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas; Ukuran perusahaan signifikan berpengaruh terhadap profitabilitas; CSRi signifikan berpengaruh terhadap Profitabilitas & CSRi signifikan memediasi pengaruh Green accounting & ukuran perusahaan terhadap Profitabilitas.

Keywords:

environmental accounting; company size; profitability; environmental information disclosure

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kata Kunci:

akuntansilingkungan; ukuran perusahaan; profitabilitas; pengungkapan informasi



Pendahuluan

Di Era industry 4.0, tuntutan perusahaan tidak hanya berfokus pada pemilik serta manajemennya tapi seluruh pihak seperti konsumen, karyawan, masyarakat & lingkungan. Pemikiran tersebut berdasarkan pada perusahaanyang memiliki hubungan dengan kepentingan beberapa pihak seperti lingkungan. (Sawitri, 2017)menyatakan Perusahan memiliki peran yang besar terhadap lingkungan, tidak hanya fokus terhadap pencapaian laba. Hal ini dikarenakan aspek lingkungan akan berguna pada masyarakat disekitar perusahaan yang berefek jangka Panjang (Kusumaningtias, 2013).

Dampaklingkungan terjadi akibat dari kegiatan manusia terhadap lingkungan alam yang semakin meningkat. Manusia terlalu sering mengekploitasi sumber daya alam dari bumi secara besar besaran yang mengakibatkan kerusakan lingkungan yang berakibat pada lingkungan dan kehidupan makhluk hidup (Ningsih & Rachmawati, 2017)Peran perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan, dengan cara merealisasikan penerapan eco-efisiensi melalui green accounting, sesuai dengan Penjelasan (Kusumawardani et al., 2018)green accounting harus memperhatikan biaya, persediaan, produksi & kinerja ketika membuat rencana pengembangan & keputusan evaluasi bisnis memperbaiki keadaan ekonomi perusahaan, namun tidakmangabaikan kondisi lingkungan. Penerapan akuntansi lingkungan harus berdasarkan kebutuhan perusahaan & sistematis. Keberhasilan akuntansi lingkungan, kita dapat dilihat dari komitmen & partisipasi fungsionalnya. Akuntansi hijau tidak hanya berlaku pada perusahaan skala besar, tetapi semua perusahaan di industri manufaktur & jasa.

Pengungkapaninformasi lingkungan merupakan aspek penting bagi perusahaan, pengungkapan informasi lingkungan seperti halnya pengungkapan informasi keuangan. Perusahaan harus transparan, obyektif, bertanggung jawab & mempunyai manajemen perusahaan baik mengkomunikasikan informasi, sehingga perusahaan wajib memberikan informasi tentang kegiatan sosialnya. Pengungkapan lingkunganyang baik dapat berpengaruh dalam kelangsungan hidup manusia serta organisme lain (Hadjoh & Sukartha, 2013).

MelaluiPengungkapan informasi lingkungan dapat memberikan informasi bermanfaat guna pengendalian kinerja lingkungan (Hansen & Mowen, 2014)

Perusahaan seharusnya tidak hanya meningkatkan produktivitas memperoleh keuntungan besar, tetapi tidak memperhatikan aspek sosial & lingkungan. Pengelolaanlingkungan yang baik akan berdampak baik bagi masa depan perusahaan. Sesuai pernyataan (Kusumaningtias, 2013)jikapemeliharaan lingkungan dilakukan dengan baik, maka akan bermanfaat bagi masa depan masyarakat dan juga masa depan perusahaan.

Oleh karena itu penelitian ini penting dilakukan untukdapat memberikan hasil mengenai manfaat dari penerapan akuntansi lingkungan, sehingga peneliti mengambil judulPengaruh Penerapan Askuntansi Lingkungan & Ukuran Perusahaan Terhadap Profitabilitas Serta Pengungkapan Informasi Lingkungan Sebagai Variabel Intervening�

 

MetodePenelitian

Jenispenelitian ialah penelitian kuantitatif. Variabel independent penelitian ialah green accounting & pengungkapan informasi lingkungan yang dapat dievaluasi dari pencapaian perusahaan yang ikut dalam program PROPER melewati penilaian dengan pemberian skala ordinal.

 

Hasil dan Pembahasan

Hasil algoritma diperoleh dengan menampilkan skor loading (outer loading). Kemudian algoritma PLS mengeksekusi model diperoleh, sehingga mendapatkan hasil seperti berikut.Diagram

Description automatically generated

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 1. Tampilan Hasil PLS Algorithm

Gambar 1, terlihat bahwa nilai relevan variabel green accounting, ukuran perusahaan, pengungkapan informasi lingkungan & profitabilitas semuanya berada diatas 0,70. Hasil keluaran Gambar 1 memenuhi syarat validitas konvergensi, karena nilai semua faktor pembebanan lebih besar dari 0,50

1.       Uji Validitas

Uji Validitas dilakukan dengan rumus korelasi produk moment pearson dengansignifikansi 5% = 0,05. Guna mengetahui validitas diskriminasi pada kategori ditinjau dari nilai "Varians Rata-Rata Diekstrak (AVE)" (harus lebih besar dari 0,50).

Tabel1

Hasil Uji Validitas

No

Matrix

Average Variance Extracted (AVE)

1

CSRi(Z)

1. 000

2

GreenAccounting(X1)

1. 000

3

Profitabilitas(Y)

1. 000

4

UkuranPerusahaan(X2)

1. 000

BerdasarkanTabel 1 diperoleh semua konstruk memiliki kriteria valid sebab nilai Average Variance Extracted (AVE) diatas 0,50

2.       Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas mengetahui akurasi variabel akurat jika melakukan pengujian ulang. Hasil uji reliabilitas ditunjukan Tabel 2.

Tabel2

Hasil uji Reliabilitas

No

Matrix

Composite Reliability

1

CSRi(Z)

1. 000

2

Green Accounting (X1)

1. 000

3

Profitabilitas(Y)

1. 000

4

UkuranPerusahaan (X2)

1. 000

BerdasarkanTabel 2 terlihat semua Konstruk reliable karena nilai composite reliability diatas 0,70.

3.       PengujianModel Struktural (Inner Model)

Pengujianbertujuan melihat hubungan antar konstruk, nilai signifikansi & R-square dari model penelitian dengan cara melihat R-square tiap variabel.

Tabel3

Hasil Estimasi R-Square

No

Matrix

R Square

R Square Adjusted

1

CSRi(Z)

0. 043

0. 000

2

Profitabilitas(Y)

0. 302

0. 255

Dapatdilihat dari Tabel 3 nilai signifikansi diperoleh sebesar 0,302 menunjukkan bahwa variabel green accounting, 30,2% ukuran perusahaan & CSRi berpengaruh terhadap variabel profitabilitas, sedangkan sisanya 69,8% dipengaruhi oleh variabel diluar penelitian.

4.       PengujianHipotesis 1 (Green Accounting Berpengaruh Terhadap CSRi)

H1 menunjukkan bahwa akuntansi hijau berdampak CSRi, terbukti tidak berpengaruh. pengujian Hipotesis 1 menunjukkan bahwa hubungan variabel green accounting dengan CSRi menunjukkan nilai sig sebesar 0,115. Nilai sig lebih besar dari 0,05. Maka, Hipotesis 1 ditolak. Penelitian tersebut tidak sejalan dengan penelitian dilakukan oleh (Rosaline & Wuryani, 2020). Riset Putri menunjukkan green accounting berdampak CSRi. Perusahaan berkewajiban menyelesaikan masalah lingkungan, termasuk melakukan pendekatan komprehensif terhadap operasi, produk, & fasilitas perusahaan.

5.       PengujianHipotesis 2 (Ukuran Perusahaan Berpengaruh Terhadap CSRi)

H2 menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap CSRi, namun Hipotesis 2 tidak berpengaruh. Uji Hipotesis menunjukkan nilai sig sebesar 0,430 & lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, Hipotesis 2 ditolak.

Penelitiantidak sejalan dengan(Anindito & HARTO, 2015)ukuran perusahaannya mempengaruhi profitabilitas. Besar kecilnya suatu perusahaan menentukan tingkat kepercayaan investor, karena perusahaan besar lebih dikenal oleh masyarakat.

6.       PengujianHipotesis3 (Green Accounting Berpengaruh Terhadap Profitabilitas)

H3 menunjukkan bahwa green accounting mempengaruhi profitabilitas, namun ternyata tidak berpengaruh. pengujian Hipotesis 3 menunjukkan nilai sig sebesar 0,072 & lebih besar dari 0,05. Oleh karena itu, Hipotesis 3 ditolak.

Hasil penelitian tidak sejalan dengan hasil (Rosaline & Wuryani, 2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akuntansi hijau memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Pengungkapan informasi akuntansi hijau lebih baik meningkatkan profitabilitas (ROA), karena investor merespon positif fluktuasi harga saham perusahaan, dapat meningkatkan kinerja perusahaan. Dengan demikian, menurut hasil penelitian, variabel green accounting tidak mempengaruhi profitabilitas perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, & telah terdaftar PROPER dari tahun 2018 hingga 2019.

7.       PengujianHipotesis 4 (Ukuran Perusahaan Terhadap CSRi)

H4 menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap CSRi terbukti berpengaruh. uji CSRi skala perusahaan menunjukkan nilai sig sebesar 0,013 lebih kecil dari 0,05 sehingga Hipotesis 4 diterima.

Hasil penelitian sejalan dengan penelitian Ruoh & Latifah (2018). Hasil tersebut menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh terhadap CSRi. Ukuran perusahaan diperkirakan berkorelasi positif dengan pengungkapan informasi lingkungan perusahaan, karena jika skala perusahaan terus berkembang & sumber dayanya semakin besar maka mempengaruhi keterbukaan informasi & bermuara keterbukaan informasi. Informasi laporan keuangan lebih luas dari informasi di perusahaan kecil. Oleh karena, perusahaan dituntut memiliki kinerja baik. Sehingga menurut hasil penelitian, ukuran perusahaan berdampak tanggung jawab sosial perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia & tercatat PROPER dari tahun 2018 hingga 2019.

8.       PengujianHipotesis 5 (Green Accounting, ukuran perusahaan & CSRi sebagai variabel intervening terhadap Profitabilitas)

Hipotesis5 menunjukkan akuntansi hijau, ukuran perusahaan & CSRi, terbukti berpengaruh terhadap profitabilitas. Variabel green accounting, ukuran perusahaan & CSRi sebagai variabel intervening mempengaruhi profitabilitas dan memiliki nilai sinyal 0,000 lebih kecil dari 0,05

Penelitiansejalan dengan(Anindito & HARTO, 2015). Hasil penelitian menunjukkan bahwa green accounting, ukuran perusahaan & CSRi variabel intervening berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Green accounting memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas, sebab pengungkapan akutansi lingkungan yang baik dapat meningkatkan profitabilitas (ROA) perusahaan. Akuntansi hijau memiliki dampak positif pada profitabilitas,yang diukur menggunakan ROE atau ROA. Ukuran perusahaan memberikan pengaruh signifikan terhadap profitabilitas serta dapat memprediksi pertumbuhan profitabilitas, begitu pula sebaliknya. Keterbukaan informasi lingkungan dapat membentuk citra perusahaan yang baik dalam masyarakat. Semakin banyak orang menggunakan produk tersebut maka penjualan perusahaan semakin meningkat tentunya akan berdampak pada peningkatan profitabilitas. Oleh karena, hasil green accounting, ukuran perusahaan & CSRi variabel intervening berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan terdaftar di Bursa Efek Indonesia, & telah tercatat PROPER dari tahun 2018 hingga 2019

 

Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu variabel green accounting & CSRi berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Akuntansi lingkungan memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas; akuntansi lingkungan memiliki pengaruh signifikan terhadap CSRi, & CSRi memiliki pengaruh perantara signifikan terhadap dampak akuntansi lingkungan terhadap profitabilitas. Manajemen harus memperhatikan profitabilitas dari tahun ketahun agar tidak terjadi fluktuasi laba ke bawah sehingga perusahaan tidak perlu khawatir jika suatu saat terjadi krisis. Rekomendasi penelitian ialah manajemen harus secara rutin memantau perubahan pendapatan tahunan untuk menjaga profitabilitas perusahaan. Manajer bekerja di perusahaan, terutama di perusahaan manufaktur, harus menjaga profitabilitas agar laba tidak berfluktuasi kebawah. Bagi peneliti lain, mereka harus menguji variabel lebih luas & menambahkan indikator saat melakukan penelitian. Batasan penelitian ialah variabel mempengaruhi profitabilitas penelitian hanya variabel green accounting, ukuran perusahaan & CSRi. Padahal, seperti kita ketahui bersama, masih banyak faktor yang mempengaruhi profitabilitas. Penelitian hanya menggunakan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia & tercatat PROPER dari tahun 2018 hingga 2019, sehingga hasilnya valid. Selain itu, penelitian dibatasi interpretasi data tahun 2018-2019, sehingga dapat diasumsikan bahwa hasil penelitian sebelumnya berbeda dengan penelitian selanjutnya.

 

 

 

 

BIBLIOGRAFI

 

Kusumawardani, A., Irwansyah, I., Setiawati, L., Ginting, Y. L., & Khairin, F. N. (2018). Urgensi Penerapan Pendidikan Akuntansi Berbasis Akuntansi Sosial Dan Lingkungan. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 2(1), 65�82. Google Scholar

 

Anindito, B. (2015). Analisis Pengaruh Perputaran Modal Kerja, Struktur Modal, Umur Perusahaan, dan ukuran perusahaan terhadap profitabilitas pada perusahaan yang tergabung dalam LQ-45 di Bursa Efek indonesia Tahun 2010-2012. Universitas Diponegoro. Google Scholar

 

AP, Sawitri. (2017). Analisis PengaruhPengungkapan Akuntansi Lingkungan dan Kinerja Lingkungan terhadap Nilai perusahaan. Google Scholar

Hadjoh, R. A., & Sukartha, I. M. (2013). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Kinerja Keuangan Dan Eksposur Media Pada Pengungkapan Informasi Lingkungan. E-Jurnal Akuntansi, 4(1). Google Scholar

 

Hansen, D. R. & Mowen, M. M. 2015. Cornerstones Of Cost Management. Canada: Cengage Learning. Google Scholar

 

Kusumaningtias, R. (2013). Green accounting, Mengapa dan Bagaimana? Proceeding seminar Nasional Dan Call Papers Sancall 2003. Google Scholar

 

Santoso, M. T. (2020). Penerapan Akuntansi Hijau dan Kinerja Lingkungan Terhadap Profitabilitas Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2016-2018). STIE Malangkucecwara. Google Scholar

 

Nurminda, Aniela, dll. 2017. Pengaruh profitabilitas, leverage & ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan (penelitian perusahaan manufaktur sub sektor komoditas & konsumen terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2012 hingga 2015). "Manajemen Elektronik": Volume 4, 1 April 2017. Google Scholar

 

Riyanto, B. (2016). Pengeluaran dasar perusahaan. Yogyakarta: GPFE. Google Scholar

Rohman, A. & Paramitha, B, w., "Dampak Karakteristik Perusahaan Terhadap Lingkungan Pembukaan", "Majalah Akuntansi Diponegoro", Edisi 1. No. 3 3 Januari sampai 3 Januari 2014. Google Scholar

 

Ruroh, I.N. & Latifah, S.W. (2018). Pengaruh profitabilitas, leverage, ukuran perusahaan, & mmisasi risiko terhadap pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) (studi empiris BEI 2015-2016 perusahaan pertambangan). Jurnal Sekolah Akuntansi, 1 (11). Google Scholar

 

Satono& Fatmawati. (2017). Teori & aplikasi manajemen keuangan. Yogyakarta: BPFE. Google Scholar

 

Torang, S. (2013). Organisasi & manajemen (perilaku, struktur, budaya & perubahan organisasi). Bandung: Alfabeta. Google Scholar

 

Wiwik, R. R. (2017). Implementasi GreenAccounting dalam Meningkatkan������������ Kinerja Perusahaan. Journal OfApplied and Economics, 2. Google Scholar

 

Rosaline, V. D., & Wuryani, E. (2020). Pengaruh Penerapan Green Accounting dan Environmental Performance Terhadap Economic Performance. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 8(3), 569�578. Google Scholar

 

 


 

Copyright holder :

ReskaDwicahyanti, Hero Priono (2021).

 

First publication right :

JurnalSyntax Transformation

 

This article is licensed under:

Creative Commons License