|
Jurnal
Syntax Transformation |
Vol. 2
No. 7, Juli 2021 |
|
p-ISSN :
2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial
Sains |
ANALISIS KARAKTER MANDIRI PADA MATA PELAJARAN EKONOMI
DI MADRASAH ALIYAH NURUL HIDAYAH BANTAN KAB. BENGKALIS
Ummi Mawaddah Alfitri
Universitas Islam Negeri (UIN)
Sultan Syarif Kasim Riau, Indonesia�����
Email: [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima 10 Juni
2021 Direvisi 20 Juni
2021 Disetujui 30 Juni
2021 |
Penelitian� ini bertujuan untuk mengetahui Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran
Ekonomi di Madrasah Aliyah� Nurul Hidayah Bantan, Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang menunda penyelesaian tugas menjelang batas waktu yang diberikan guru, adanya siswa yang tidak percaya diri dengan hasil pekerjaannya, adanya siswa yang tidak mampu mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru,
adanya siswa yang takut menghadapi resiko atas pilihan
yang sudah di ambilnya, cenderung takut gagal, adanya banyak siswa yang kurang mampu memecahkan masalah sendiri, yang ia hadapi selama proses belajar mengajar. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa
kelas X IPS yang berjumlah
61 siswa dan 2 orang guru ekonomi
sekaligus sebagai informan penelitian dan objek penelitian ini adalah karakter
mandiri siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, wawancara,dan
dokumentasi. Teknik analisis
data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan presentase.Berdasarkan
hasil penelitian dan analisis data Bahwa Karakter Mandiri Siswa pada Mata��
Pelajaran� Ekonomi
di Madrasah Aliyah� Nurul Hidayah Bantan Secara keseluruhan dapat dikategorikan baik dengan presentase
63,29%. Data 63,29% ini dikategorikan
pada rentang nilai
61%-80%. ABSTRACT This research aimed at knowing student independent character on
Economics subject at Islamic Senior High School of Nurul Hidayah Bantan.� It was instigated by there are student who
delay the completion of duty trapping the deadline ginen the teacher�s time,
A student who doesn�t confedent in the result of works, there are students
who are unable to do the task of the objective given by teacher, there are a
fear of students who are facing risk of the choices that have taken, the fear
is afraid to fail, and there are many less capable student solving problem of
his own problems, which he defaced during the teaching process of teaching.
This research was qualitative.� The
subjects of this research were the tenth-grade students of Social Science
that were 61 students, and 2 Economics subject teachers who were directly as
the informants.� The object was student
independent character. The technique of data were Questionnaire, interview,
and documentation. The technique of data analysis was used descriptive
qualitative analysis with percentage. Based on the data analysis showed that
an student independent character on Economics subject at Islamic Senior High
School of Nurul Hidayah Bantan overall was on good category with 63,29%
percentage.� This percentage was
categorized in the range of 61%-80%. |
|
Kata Kunci: karakter mandiri siswa Keywords: student independent character |
Pendahuluan
Pendidikan adalah upaya sadar
dan terencana dalam proses pembimbingan dan pembelajaran bagi individu agar tumbuh berkembang menjadi manusia yang mandiri, bertanggung jawab, kreatif, berilmu, sehat, berakhlak (berkarakter) mulia (UU No. 20 Tahun 2003) (Suyadi, Rosdakarya, 2010).
Pendidikan nasional berfungsi
mengembangkan kemampuan dan
membentuk karakter serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan
kehidupan bangsa (Sutarjo Adisusilo, 2017).
Proses belajar mengajar
yang baik ialah bukan hanya sekedar
menerapkan ilmu secara teori tetapi
juga memiliki budi pekerti yang luhur dan berkarakter, untuk itu lembaga pendidikan
khususnya lembaga pendidikan formal harus bisa menerapkan pendidikan karakter pada setiap mata pelajaran
demi tercapainya tujuan pendidikan (Suyadi, Rosdakarya, 2010).
Salah satu karakter yang harus dimiliki siswa adalah karakter
mandiri.
Nilai karakter
mandiri adalah perilaku yang tidak mudah tergantung kepada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas (Mardia Hayati, 2014).� Nilai karakter mandiri siswa akan
terlihat dari proses pembelajaran yang tercermin dalam sikap dan tingkah laku, dimana
siswa tersebut akan memiliki inisiatif,
memiliki rasa percaya diri memperoleh kepuasan dari usahanya,
mampu mengendalikan tindakan dan menghargai segala potensi yang dimiliki oleh siswa. Siswa yang mandiri akan selalu melakukan
sesuatu tindakan atas perbuatan tanpa harus bergantung
pada orang lain. Begitu juga ia
akan selalu berusaha melakukan atau memenuhi tugas-tugasnya
dengan usaha sendiri sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya.
Karakter
secara terminology adalah sebuah usaha untuk
mendidik anak-anak agar dapat mengambil keutusan dengan bijak dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga mereka dapat memberikan
konstribusi yang positif bagi lingkungannya (Nasharuddin, 2014).
Karakter adalah watak, sifat, atau
hal-hal yang memang sangat abstrak yang ada pada diri seseorang
(Abdul Majid dan Dian Andayani, Rosdakarya, 2013).
Sering orang menyebutnya dengan tabiat atau
perangai. �Mandiri Merupakan suatu sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas (Heri Gunawan, 2014).
Karakter mandiri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting bagi siswa (Katsir, 2010).
Seseorang yang telah menjalani kehidupan ini tidak lepas
dari cobaan dan tantangan. Individu yang memiliki nilai karakter mandiri� tinggi relatif mampu menghadapi
segala permasalahan karena individu yang mandiri tidak tergantung
pada orang lain, selalu berusaha
menghadapi dan memecahkan masalah yang ada, sedangkan �karakter mandiri merupakan kemampuan memenuhi kebutuhan sendiri dengan upaya sendiri dan tidak bergantung orang lain (Muclas Samawi dan Hariyanto, Rosdakarya, 2014).
Pelaksanaan
pendidikan karakter di sekolah dapat dilakukan
dengan mengintegrasikan nilai-nilai karakter yang berkaitan dengan materi ke setiap
pembelajaran. Hasil dari pembelajaran siswa diharapkan dapat menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan, dan dirancang untuk menjadikan siswa mengenal, dan menyadari nilai-nilai karakter serta menjadikannya perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Nilai karakter dapat diintegrasikan pada pembelajaran ekonomi.
Adapun indikator
dari karakter mandiri siswa yang dijadikan bahan acuan perbandingan yang ada dilapangan yaitu; berinisiatif dalam segala hal,
mampu mengerjakan tugas rutin yang dipertanggung jawabkan kepadanya tanpa mencari pertolongan orang lain, memperoleh kepuasan dari pekerjaannya, Mampu mengatasi rintangan yang dihadapai dalam mencapai kesuksesan, mampu berfikir kritis, kreatif, inovatif, terhadap tugas yang diberikan, tidak merasa rendah
diri apabila harus berbeda pandangan
dengan orang lain dan berani
mengemukakan pendapat dihadapan orang banyak (Hermawan Aksan, 2014).
Berdasarkan
indikator-indikator di atas
tercermin dengan apa yang terjadi di Madrasah
Aliyah Nurul Hidayah, maka dari itu indikator
yang ada di atas akan menjadi acuan� untuk mengamatinya. Sekolah ini mendidik siswanya
agar mempunyai nilai karakter yang baik, salah satu karakter yang harus dimiliki oleh siswa Madrasah Aliyah Nurul Hidayah
Bantan adalah karakter mandiri, seperti sebagian siswa mampu mencari
informasi atau data mengenai materi yang akan dipelajari keesokan harinya, siswa mampu mengelola
tugasnya dengan sendirinya, siswa mampu menyajikan tugasnya yang telah diselesaikan dengan baik.
Hasil penelitian
menunjukkan bahwa terdapat lima prinsip pembentukan karakter mandiri yang dikembangkan di Pondok Pesantren Islamic Studies Center Aswaja Lintang Songo yang pada umumnya menggunakan pembelajaran berbasis komutitas yang berangkat dari realitas alam dan kehidupan (Ilmu et al., 2014).
Dari hasil observasi dilakukan kepada sisa maka
dapa disimpulkan bahwa sebagian siswa SD 22 Banda Aceh sudah mandiri dalam belajar.
Karena secara keseluruha dari observasi menunjukkan 67% adalah ya, sedangkan yang tidak mandiri 33%. Untuk memudahkan peneliti dalam menyimpulkan hasil observasi tersebut maka dibuat kedalam
subindikator sesuai kategori (Rafika et al., 2017).
Subindikator dalam kategori cukup yaitu berani dalam
menyampaikan pendapat dan tepat waktu dalam
menyelesaikan tugas tugas. Sedangkan subindikator dalam kategori baik yaitu
percaya diri dalam menjawab tugas yang diberikan guru, tepat waktu untuk
masuk kelas bel istirahat, mengerjakan tugas yang disuruh guru. Subindikator dalam kategori baik sekali
yaitu mengerjakan PR dirumah. Maka usaha
yang dilakukan guru dalam menumbuhkan kemandirian belajar siswa sudah
maksimal dalam menumbuhkan motivasi dan membuat perencanaan mata pelajaran. Dan hasil observasi menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa 67% termasuk kategori baik dalam
kemandirian belajar dan 33%
yang tidak mandiri.
Pada hasil angket kemandirian belajar yang diberikan kepada siswa terlihat
baik. Tetapi kemandirian belajar yang baik tidak berpengaruh
terhadap soal penalaran matematis yang sudah diuaraikan (Isnaeni et al., 2018).
Hasil yang diperoleh pada angket
kemandirian belajar siswa dikelas terlihat
baik dengan penguraiannya yaitu, pada indikator inisiatif dan motivasi belajar siswa instrinsik, memperoleh hasil 88,82% menunjukkan inisiatif dan motivasi belajar instrinsik siswa sangat baik dimana
guru selama pembelajaran dikelas dalam hal
memberikan motivasi tersampaikan.
Jenis penelitian ini adalah pendekatan� kualitatif� dengan metode deskriptif yaitu aktivitas yang bertujuan untuk menggambarkan situasi atau fenomena, yang di rancang untuk mendapatkan
suatu informasi dalam keadaan sekarang.Penelitian
deskriptif juga dilaksanakan
untuk mengembangkan tujuan yang luas dari ilmu pengetahuan,
biasanya untuk mengembangkan ilmu yang mendasari masalah dan penjelasan (Rukaesih A. Maolani dan Ucu Cahyana,
2015).
Penelitian deskriptif
memusatkan perhatian kepada masalah-masalah aktual sebagaimana adanya saat penelitian
berlangung (Zuria, 2010). Melalui
penelitian deskriptif peristiwa dan kejadian yang menjadi pusat perhatian
tanpa memberikan perlakuan khusus terhadap peristiwa tersebut. Variabel yang diteliti bisa tunggal
(satu variabel) bisa juga lebih dari satu variabel.
Hasil dan Pembahasan
A. Hasil Penelitian
Data
yang disajikan pada penelitian
ini berkaitan dengan tujuan penelitian
yaitu bertujuan untuk mengetahui karakter mandiri siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas X IPS Madrasah Aliyah Nurul Hidayah
Bantan. Data yang disajikan
dikumpulkan dengan menggunakan angket, wawancara dan dokumentasi dengan beberapa indikator diantaranya yaitu: Siswa mencari
informasi tentang pelajaran ekonomi melalui berbagai sumber misalnya perpustakaan dan internet, Siswa mengerjakan latihan dan PR melalui referensi yang diperlukan, Siswa membaca materi pelajaran ekonomi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya, Siswa menyiapkan perlengkapan belajar sebelum kesekolah, seperti buku-buku, alat tulis, dan perlatan belajar lainnya yang dibutuhkan selama belajar, Siswa senang memberikan
pendapat ketika belajar kelompok, Siswa mengerjakan tugas ekonomi sesuai
dengan apa yang telah diberikan oleh guru, Siswa tidak mencotek
jawaban PR ekonomi kepada temannya, Siswa tidak meniru
jawaban teman saat ulangan harian
ekonomi, Siswa mengerjakan soal-soal latihan ekonomi dengan sendirinya, Siswa tidak malu
memperoleh nilai berpapun asal itu
hasil dari pekerjaannya sendiri, Mampu mengatasi rintangan yang dihadapi dalam mencapai kesuksesan, Siswa bertanya kepada guru tentang materi masalah ekonomi yang belum dipahami, Siswa berusaha untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru walaupun mengalami kesulitan, Siswa mempelajari kembali bagian pelajaran ekonomi yang dianggapnya sulit, Siswa mampu memberikan
penjelasan dengan bahasa sendiri terhadap jawaban yang disampaikan, Siswa meggunakan sumber referensi yang memiliki kredibilitas (terpercaya) dalam mengerjakan tugas, Siswa mampu
memberikan contoh pada mata pelajaran ekonomi dengan menghubungkan kejadiaan sehari-hari disekitar kehidupan, Siswa memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapai dalam proses diskusi, Siswa tidak merasa malu
ketika pendapat yang dikemukakan tidak diterima oleh guru atau siswa, Siswa berani
menyampaikan pendapat atau jawabannya didepan kelas tentang
materi masalah ekonomi, Siswa berani mengemukakan pendapat atau jawaban
yang berbeda dari teman-temannya.
Untuk memudahkan menganalisa dari penelitian tersebut, maka setiap item dibuatkan satu variabel. Berikut adalah hasil deskriptif persentase mengenai �Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
Kelas X IPS Madrasah Aliyah�
Nurul Hidayah Bantan�.
Data
yang disajikan pada penelitian
ini berkaitan dengan tujuan penelitian
yaitu bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Analisis Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah�
Nurul Hidayah Bantan
Kab. Bengkalis. Data yang disajikan dikumpulkan dengan mengunakan angket, wawancara dan dokumentasi.
Adapun
hasil tabel angket tidak akan
disajikan, tabel angket tersebut akan disajikan dilampiran V.
1.
Saya Mencari
Informasi Tentang Materi Pelajaran Ekonomi Melalui Berbagai Sumber, Misalnya Perpustakaan
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan� �saya mencari informasi tentang materi pelajaran ekonomi melalui berbagai sumber, misalnya perpustakaan�, dari 61 responden sebanyak 8 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(13,11%), 5 orang menjawab setuju
dengan persentase (8,2%),
34 orang menjawab Ragu-ragu
dengan persentase� (55,74%), 14 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (22,95%) dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
presentase (0,00%)
Berdasarkan hasil penyajian data di atas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya mencari
informasi tentang materi pelajaran ekonomi melalui berbagai sumber, misalnya perpustakaan, dari 61 responden sebanyak 34 orang yang menjawab
Ragu-ragu dengan persentase (55,74%).
2.
Saya Mengerjakan
Latihan Dan PR Melalui Referensi
Yang Diperlukan
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya mengerjakan latihan dan PR melalui referensi yang diperlukan�, dari 61 responden sebanyak 6 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(9,83%), 20 orang menjawab setuju
dengan persentase (32,79%),
35 orang menjawab ragi-ragu
dengan presentase (57,38%),
0 orang menjawab tidak setuju dengan persentase
(0,00%), dan 0 orang menjawab sangat
tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya mengerjakan
latihan dan PR melalui referensi yang diperlukan, dari 61 responden sebanyak 35 orang yang menjawab ragu-ragu dengan persentase (57,38%).
3.
Saya Membaca
Materi Pelajaran Ekonomi
Yang Akan Dipelajari Pada Pertemuan
Berikutnya
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya membaca materi pelajaran ekonomi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya�, dari 61 responden sebanyak 6 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (9,84%), 14 orang menjawab
setuju dengan persentase (22,95%), 39 orang menjawab
Ragu-ragu dengan persentase (63,93%), 2 orang menjawab
tidak setuju dengan presentase (3,28%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang� saya membaca materi pelajaran ekonomi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya, dari 61 responden sebanyak 39 orang menjawab Ragu-ragu dengan persentase
(63,93%).
4.
Saya Menyiapkan
Perlengkapan Belajar Sebelum Kesekolah, Seperti Buku-Buku, Alat Tulis, Dan Perlatan Belajar Lainnya Yang Dibutuhkan Selama Belajar
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya menyiapkan perlengkapan belajar sebelum kesekolah, seperti buku-buku, alat tulis, dan perlatan belajar lainnya yang dibutuhkan selama belajar�, dari 61 responden sebanyak 29 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(47,54%), 29 orang menjawab setuju
dengan persentase (47,54%),
3 orang menjawab Ragu-ragu dengan persentase (4,92%), 0
orang menjawab tidak setuju dengan presentase
(0,00%), dan 0 orang menjawab sangat
tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya menyiapkan
perlengkapan belajar sebelum kesekolah, seperti buku-buku, alat tulis, dan perlatan belajar lainnya yang dibutuhkan selama belajar, dari 61 responden sebanyak 29 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (47,54%) dan juga 29 orang� yang menjawab
setuju dengan persentase (47,54%).
5.
Saya Memberikan
Pendapat pada Saat Belajar Kelompok
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �Saya Memberikan Pendapat pada Saat Belajar Kelompok�, dari 61 responden sebanyak 7 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (11,47%), 21 orang menjawab
setuju dengan persentase (34,43%), 33 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (54,1%), 0 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (0,00%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang Saya Senang Memberikan Pendapat Ketika Belajar Kelompok dari 61 responden 33 orang menjawab Ragu-ragu dengan persentase (54,1%).
6.
Saya Mengerjakan
Tugas Ekonomi Sesuai Dengan Apa
Yang Telah Diberikan Oleh Guru
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya mengerjakan tugas ekonomi sesuai dengan apa yang telah diberikan oleh guru�, dari 61 responden sebanyak 18 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (29,51%), 41 orang menjawab
setuju dengan persentase (67,21%), 0 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (0,00%), 2 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (3,28%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang Saya Senang Memberikan Pendapat Ketika Belajar Kelompok, dari 61 responden sebanyak 41 orang menjawab setuju dengan persentase
(67,21%).
7.
Saya Tidak
Meniru Jawaban PR Ekonomi Pada Teman
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya tidak meniru jawaban
PR ekonomi pada teman�, dari 61 responden sebanyak 10 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (16,39%), 14 orang menjawab
setuju dengan persentase (22,95%), 7 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (11,48%), 30 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (49,18%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya tidak
mencotek jawaban PR ekonomi pada teman, dari 61 responden sebanyak 30 orang menjawab tidak setuju dengan
persentase (49,18%).
8.
Saya Tidak
Meniru Jawaban Teman Saat Ulangan
Harian Ekonomi
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya tidak meniru jawaban
teman saat ulangan harian ekonomi�, dari 61 responden sebanyak 22 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(36,07%), 30 orang menjawab setuju
dengan persentase (49,18%),
9 orang menjawab Ragu-ragu dengan presentase (14,75%), 0
orang menjawab tidak setuju dengan persentase
(0,00%), dan 0 orang menjawab sangat
tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya tidak
meniru jawaban teman saat ulangan
harian ekonomi, dari 61 responden sebanyak 30 orang menjawab setuju dengan persentase
(49,18%).
9.
Saya Mengerjakan
Soal-Soal Latihan Ekonomi Dengan Sendiri
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya mengerjakan soal-soal latihan ekonomi dengan sendiri�, dari 61 responden sebanyak 10 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (16,39%), 12 orang menjawab
setuju dengan persentase (19,67%), 31 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (50,82%), 8 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (13,12%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang Saya Mengerjakan Soal-Soal Latihan Ekonomi Dengan Sendiri, dari 61 responden 31 orang menjawab Ragu-ragu dengan persentase (50,82%).
10.
Saya Menerima
Berapapun Nilai yang Diberikan
Asal Itu Hasil Dari Pekerjaannya Sendiri
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya tidak malu memperoleh
nilai berapapun asal itu hasil
dari pekerjaannya sendiri�, dari 61 responden sebanyak 14 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(22,95%), 38 orang menjawab setuju
dengan persentase (62,3%),
9 orang menjawab ragu-ragu dengan presentase (14,75%), 0
orang menjawab tidak setuju dengan persentase
(0,00%), dan 0 orang menjawab sangat
tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya tidak
malu memperoleh nilai berapapun asal itu hasil
dari pekerjaannya sendiri, dari 61 responden sebanyak 38 orang menjawab setuju dengan persentase (62,3%).
11.
Saya Bertanya
Kepada Guru Tentang Materi Masalah Ekonomi Yang Belum Dipahami
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya bertanya kepada guru tentang materi masalah ekonomi yang belum dipahami�, dari 61 responden sebanyak 27 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (44,26%), 32 orang menjawab
setuju dengan persentase (52,46%), 2 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (3,28%), 2 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (0,00%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya bertanya
kepada guru tentang materi masalah ekonomi yang belum dipahami, dari 61 responden sebanyak 32 orang menjawab setuju dengan persentase (52,46%).
12.
Saya Menyelesaikan
Tugas Yang Diberikan Oleh
Guru Walaupun Mengalami Kesulitan
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya berusaha untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru walaupun mengalami kesulitan�, dari 61 responden sebanyak 10 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (16,39%), 42 orang menjawab
setuju dengan persentase (68,85%), 9 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (14,76%), 0 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (0,00%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang Saya Berusaha Untuk Menyelesaikan Tugas Yang Diberikan Oleh Guru Walaupun Mengalami Kesulitan, dari 61 responden sebanyak 42 orang menjawab setuju dengan persentase (68,85%).
13.
Saya Mempelajari
Kembali Bagian Pelajaran Ekonomi Yang Dianggap Saya Sulit
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya mempelajari kembali bagian pelajaran ekonomi yang dianggap saya sulit�, dari
61 responden sebanyak 16
orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(26,23%), 39 orang menjawab setuju
dengan persentase (63,94%),
6 orang menjawab Ragu-ragu dengan presentase (9,83%), 0
orang menjawab tidak setuju dengan persentase
(0,00%), dan 0 orang menjawab sangat
tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya mempelajari
kembali bagian pelajaran ekonomi yang dianggap saya sulit,
dari 61 responden sebanyak 39 orang menjawab setuju dengan persentase
(63,94%)
14.
Saya Memberikan
Penjelasan Dengan Bahasa Sendiri Terhadap Jawaban Yang Disampaikan
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya mampu memberikan penjelasan dengan bahasa sendiri terhadap jawaban yang disampaikan�, dari 61 responden sebanyak 22 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(36,07%), 39 orang menjawab setuju
dengan persentase (63,93%),
0 orang menjawab cukup setuju dengan presentase
(0,00%), 0 orang menjawab Ragu-ragu
dengan persentase (0,00%),
dan 0 orang menjawab sangat
tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya mampu
memberikan penjelasan dengan bahasa sendiri
terhadap jawaban yang disampaikan, dari 61 responden sebanyak 39 orang menjawab setuju dengan persentase (63,93%).
15.
Saya Menggunakan
Sumber Referensi Yang Memiliki Kredibilitas (Terpercaya) Dalam Mengerjakan Tugas
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya menggunakan sumber referensi yang memiliki kredibilitas (terpercaya) dalam mengerjakan tugas�, dari 61 responden sebanyak 10 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(16,39%), 24 orang menjawab setuju
dengan persentase (39,35%),
27 orang menjawab cukup setuju dengan presentase
(44,26%), 0 orang menjawab tidak
setuju dengan persentase (0,00%), dan 0 orang menjawab
sangat tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya menggunakan
sumber referensi yang memiliki kredibilitas (terpercaya) dalam mengerjakan tugas, dari 61 responden sebanyak 27 orang menjawab Ragu-ragu dengan persentase
(44,26%).
16.
Saya Memberikan
Contoh Pada Mata Pelajaran Ekonomi
Dengan Menghubungkan Kejadiaan Sehari-Hari Disekitar Kehidupan
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya memberikan contoh pada mata pelajaran ekonomi dengan menghubungkan kejadiaan sehari-hari disekitar kehidupan�, dari 61 responden sebanyak 10 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(16,39%), 10 orang menjawab setuju
dengan persentase (16,39%),
21 orang menjawab cukup setuju dengan presentase
(34,43%), 20 orang menjawab tidak
setuju dengan persentase (32,79%), dan 0 orang menjawab
sangat tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya mampu
memberikan contoh pada mata pelajaran ekonomi dengan menghubungkan kejadiaan sehari-hari disekitar kehidupan, dari 61 responden sebanyak 21 orang menjawab sangat Ragu-ragu dengan persentase
(34,43%).
17.
Saya Memberikan
Solusi Atas Permasalahan Yang Dihadapi
Dalam Proses Diskusi
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya memberikan solusi atas permasalahn yang dihadapi dalam proses diskusi�, dari 61 responden sebanyak 9 orang menjawab sangat setuju dengan persentase
(14,75%), 6 orang menjawab setuju
dengan persentase (9,84%),
30 orang menjawab Ragu-ragu
dengan presentase (49,18%)
16 orang menjawab tidak setuju dengan persentase
(26,23%), dan 0 orang menjawab sangat
tidak setuju dengan persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya memberikan
solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam proses diskusi, dari 61 responden sebanyak 30 orang menjawab Ragu-ragu dengan persentase
(49,18%)
18.
Saya Tidak
Takut Ketika Pendapat Saya Tidak Diterima Oleh Guru Atau Siswa Lainnya
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya tidak takut ketika
pendapat saya tidak diterima oleh guru atau siswa lainnya�,
dari 61 responden sebanyak 29 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (47,54%), 28 orang menjawab
setuju dengan persentase (45,9%), 2 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (3,28%), 2 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (3,28%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya dikemukakan
tidak diterima oleh guru atau siswa lainnya,
dari 61 responden sebanyak 29 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (47,54%).
19.
Saya Menyampaikan
Pendapat Atau Jawaban Saya Didepan Kelas Tentang Materi Masalah Ekonomi
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya menyampaikan pendapat atau jawaban saya
didepan kelas tentang materi masalah ekonomi�, dari 61 responden sebanyak 20 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (32,79%), 17 orang menjawab
setuju dengan persentase (27,87%), 16 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (26,23%), 8 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (13,11%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya berani
menyampaikan pendapat atau jawaban saya
didepan kelas tentang materi masalah ekonomi, dari 61 responden sebanyak 20 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (32,79%).
20.
Saya Mengemukakan
Pendapat Atau Jawaban Yang Berbeda Dari Teman-Temannya
Berdasarkan
jawaban angket responden tentang pernyataan �saya mengemukakan pendapat atau jawaban yang berbeda dari teman-temannya�,
dari 61 responden sebanyak 20 orang menjawab sangat setuju dengan
persentase (32,79%), 32 orang menjawab
setuju dengan persentase (52,46%), 9 orang menjawab
Ragu-ragu dengan presentase (14,75%), 0 orang menjawab
tidak setuju dengan persentase (0,00%), dan 0
orang menjawab sangat tidak setuju dengan
persentase� (0,00%).
Berdasarkan
hasil penyajian data diatas dapat penulis
simpulkan bahwa dari pernyataan tentang saya berani
mengemukakan pendapat atau jawaban yang berbeda dari teman-temannya,
dari 61 responden sebanyak 32 orang menjawab setuju dengan persentase
(52,46%).
Berdasarkan
rekapitulasi yang telah dilampirkan dilampiran VI, maka dapat dicari
F masing-masing pilihan dengan
terlebih dahulu memberi bobot pada masing-masing pilihan, Penjelasan rekapitulasi tersebut diatas dapat diketahui
bahwa:
a.
Responden
yang memilih alternatif jawaban sangat setuju dengan total� sebanyak 303
dengan jumlah persentase sebesar 496,72%
b.
Responden
yang memilih alternatif jawaban setuju dengan total sebanyak 493 dengan jumlah persentase
sebesar 808,21%
c.
Responden
yang memilih alternatif jawaban Ragu-ragu dengan total sebanyak 322 dengan jumlah presentase
sebesar 527,87%
d.
Responden
yang memilih alternatif jawaban tidak setuju
dengan total� sebanyak 102
dengan jumlah persentase sebesar 167,21%
e.
Responden
yang memilih alternatif jawaban sangat tidak setuju dengan
total� sebanyak 0 dengan jumlah persentase sebesar 0,00%
Hasil tersebut dapat di analisis bahwa Analisis Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran
Ekonomi di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah
Bantan sebagai berikut:
Alternatif jawaban Sangat setuju sebanyak������������� ����303 X� 5 =
1212
Alternatif jawaban setuju� sebanyak
493 X� 4 = 1479
Alternatif jawaban cukup setuju
sebanyak
322� X� 3= 966
Alternatif jawaban tidak setuju
sebanyak 102 X� 2������ =
204
Alternatif jawaban Sangat tidak setuju sebanyak������� ��������������0 X�� 1���������
=�� 0��������������
Jumlah
Total ������� ���������1220����������� = 3861
Berdasarkan
data tersebut maka untuk mempermudah mencari persentasi sesuai dengan teknik
analisis data pada BAB III dengan
mengunakan rumus:
P = F x 100
����� N
F = 3861
N= 6100
P = 3861 x
100% 6100
�� = 63,29%
Persentasi
dari angka di atas (63,29%) berada dalam kategori 61% - 80%. Oleh karena itu dapat
disimpulkan bahwa Analisis Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran
Ekonomi di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah
Bantan dikategorikan � Baik�
B.
Pembahasan
Berdasarakan penyajian data yang telah penulis paparkan maka dapat di analisis
bahwa Analisis Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan
adalah BAIK. Hal ini dapat di lihat dari� 6 Aspek yaitu, Berinisiatif
dalam segala hal, Mampu mengerjakan tugas rutin yang dipertanggung jawabkan kepadanya tanpa mencari pertolongan orang lain, Memperoleh kepuasan dari pekerjaannya, Mampu mengatasi rintangan yang dihadapi dalam mencapai kesuksesan, Mampu berpikir kritis, kreatif, dan inovatif terhadap tugas yang diberikan , Tidak merasa rendah diri
apabila harus berbeda pandangan dengan orang lain dan berani mengemukakan pendapat dihadapan orang banyak, persentasenya sebagai berikut:
1. Berinisiatif dalam
segala hal 72,13% Baik
Berdasarkan hasil
penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa pernyataan tentang berinisiatif dalam segala hal diperoleh
persentase sebesar 72,13% yang� termasuk
kedalam 61-80% dikategorikan
Baik, yang berarti karakter mandiri siswa baik.
Berdasarkan hasil
wawancara dengan Guru Mata
Pelajaran ekonomi Kelas X di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan diperoleh informasi bahwa karakter mandiri siswa dalam
usaha mencari informasi materi pelajaran ekonomi� yang dikemukakan oleh Ibu Ruslindawati
S.E, berkaitan dengan pertanyaan �menurut Bapak/Ibu bagaimana karakter mandiri siswa dalam
usaha mencari informasi materi pelajaran ekonomi..?� yang menyatakan bahwa:
�di
Aliyah Nurul Hidayah Bantan� ini siswa nya bisa
dikategorikan memiliki kemandirian� yang tinggi karena rata-rata apabila waktu kosong
selalu memanfaatkan waktu untuk membaca
buku di perpustakaan, karena dilingkungan sekolah sangat jauh dari kantin,
sehingga m ereka berfikir lebih baik membaca buku
diperpustakaan untuk menambah pengetahuan tentang materi pembelajaran, dari pada membuang waktu kosong�.
Hasil ini senada dengan pernyataan
yang dikemukakan oleh salah satu
guru mata pelajaran Ekonomi yaitu Bapak Suswanto S.E, yang menyatakan bahwa bagaimana karakter mandiri siswa dalam usaha
mencari informasi materi pelajaran ekonomi, sebagaimana yang dikemukakannya sebagai berikut:
�tidak semua siswa
yang mau memanfaatkan waktu kosong untuk
membaca buku di perpustakkan untuk menambah informasi mengenai materi pembelajaran� atau sub terkhususnya siswa laki-laki, kebanyakan siswa laki-laki apabila ada waktu
atau jam kosong ia lebih sennag
bermain-main dihalaman sekolah ketimbang membaca buku di perpustakaan�
Pernyataan tersebut
sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh MuhibbinSyah bahwa Karakter mandiri memacu dan mendorong seseorang untuk memecahkan sendiri persoalan hidup dan kehidupannya, sehingga termotivasi untuk berinisiatif, berkreasi, berinovasi, proaktif dan bekerja keras
Berdasarkan penjelasan
di atas maka penulis dapat menyimpulkan
Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan
Baik, dapat dilihat dari hasil
penelitian yang telah penulis lakukan bahwa siswa mampu
mencari informasi tentang materi pembelajaran ekonomi melalui berbagai sumber seperti diperpustakaan, siswa mengerjakan latihan dan PR melalui referensi yang diperlukan, siswa mempelajari materi pelajaran ekonomi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya, siswa menyiapkan perlengkapan belajar sebelum kesekolah, seperti buku, alat
tulis, dan peralatan belajar lainya yang dibutuhkan selama belajar, dan siswa senang memberikan pendapat pada saat belajar kelompok. Semua pernyataan diatas dilakukan oleh siswa secara mandiri
dan inisiatif siswa sendiri.
2. Mampu mengerjakan
tugas rutin yang dipertanggungjawabkan kepadanya tanpa mencari pertolongan
orang lain 74,67% Baik
Berdasarkan hasil
penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa pernyataan tentang mampu mengerjakan tugas rutin yang dipertanggungjawabkan kepadanya tanpa mencari pertolongan
orang lain diperoleh persentase
sebesar 74,67% yang� termasuk kedalam 61-80% dikategorikan Baik, yang berarti karakter mandiri siswa baik.
Berdasarkan hasil
wawancara dengan Guru Mata
Pelajaran ekonomi Kelas X di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan diperoleh informasi bahwa karakter mandiri siswa dalam
mengerjakan soal-soal latihan ekonomi, yang dikemukakan oleh Ibu Ruslindawati
S.E, berkaitan dengan pertanyaan �menurut Bapak/Ibu bagaimana karakter mandiri siswa dalam
mengerjakan soal-soal latihan ekonomi..?� yang menyatakan bahwa:
�mengenai kemandirian siswa dalam mengerjakan
soal-soal latihan ekonomi, tidak semua siswa yang mau mengerjakan soal-latihan ekonomi secara mandiri didepan kelas, masih ada beberapa
siswa yang mencontek dengan temanya�
Hasil ini senada dengan pernyataan
yang dikemukakan oleh salah satu
guru mata pelajaran Ekonomi yaitu Bapak Suswanto S.E, yang menyatakan bahwa bagaimana karakter mandiri siswa dalam mengerjakan
soal-soal latihan ekonomi, sebagaimana yang dikemukakannya sebagai berikut:
�mengerjakan soal-soal latihan ekonomi, siswa lebih senang
mengerjakan soal-soal latihan ekonomi secara kelompok, karena siswa merasa
dengan berkelompok mereka bisa saling
berbagi pengetahuan, bagiyang kurang paham maka bisa
bertanya dengan teman yang lebih mengerti �.
Pernyataan tersebut
sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh Kemendiknas mandiri, yakni sikap dan perilaku yang tidak tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan berbagai tugas maupun persoalan.
Namun hal ini bukan berarti
tidak boleh kerjasama secara kolaborasi, melainkan tidak boleh melemparkan
tugas dan tanggung jawab orang lain.
Berdasarkan penjelasan
diatas maka penulis dapat menyimpulkan
Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan
Baik, dapat dilihat dari hasil
penelitian yang telah penulis lakukan bahwa siswa mengerjakan
tugas ekonomi sesuai dengan apa
yang telah diberikan oleh
guru, siswa tidak mencontek jawaban PR ekonomi pada teman, siswa tidak meniru
jawaban teman pada saat ulangan harian,
siswa mengerjakan soal-soal latihan ekonomi dengan sendirinya, semua pernyataan diatas dilakukan oleh siswa secara mandiri dan inisiatif siswa sendiri.
3. Memperoleh kepuasan
dari pekerjaannya 81,64% Sangat Baik
Berdasarkan hasil
penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa pernyataan tentang memperoleh kepuasan dari pekerjaannya diperoleh persentase sebesar 81,64% yang termasuk kedalam 81% -100% dikategorikan Sangat Baik, yang berarti karakter mandiri siswa Sangat
baik.
Berdasarkan hasil
wawancara dengan Guru Mata
Pelajaran ekonomi Kelas X di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan diperoleh informasi bahwa karakter mandiri siswa dalam
menyampaikan nilai pelajaran ekonomi kepada orangtuanya, yang dikemukakan oleh Ibu Ruslindawati
S.E, berkaitan dengan pertanyaan �menurut Bapak/Ibu bagaimana karakter mandiri siswa dalam
menyampaikan nilai pelajaran ekonomi kepada orangtuanya..?� yang menyatakan bahwa:
�kemandirian siswa dalam menyampaikan nilai pelajaran ekonomi kepada orangtuanya, tidak semua siswa menyampaikan
nilai pelajaran ekonomi kepada orangtuanya terkadang siswa yang mendapatkan nilai ekonomi dibawah
rata-rata siswa tersebut tidak memberikan hasil nilainya kepada orangtuanya�.
Hasil ini senada dengan pernyataan
yang dikemukakan oleh salah satu
guru mata pelajaran Ekonomi yaitu Bapak Suswanto S.E, yang menyatakan bahwa bagaimana karakter mandiri siswa dalam menyampaikan
nilai pelajaran ekonomi kepada orang tuanya, sebagaimana yang dikemukakannya sebagai berikut:
�karena kami disekolah
ini biasanya nilai mid semester atau nilai ulangan selalu
diberikan kepada siswa masing-masing dan berapun nilai siswa tersebut,
karena itu memang seharusnya siswa mengetahui nilainya agar siswa bisa melihat kemampuan
yang dimiliki oleh dirinya,
namun kami juga tidak lupa menghubungi kedua orang tuanya untuk memberitahukan bagaimana perkembangan anaknya disekolah�.
Pernyataan tersebut
sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh Hermawan Aksan, ciri-ciri siswa yang memiliki nilai karakter mandiri, yaitu memperoleh kepuasan dari pekerjaannya.
Berdasarkan penjelasan
diatas maka penulis dapat menyimpulkan
Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan
Sangat Baik, dapat dilihat dari
hasil penelitian yang telah penulis lakukan
bahwa siswa tidak malu memperoleh
nilai berapapun asal itu hasil
dari pekerjaanya sendiri. semua pernyataan diatas dilakukan oleh siswa secara mandiri unutk memperoleh kepuasan dari pekerjaannya.
4. Mampu mengatasi
rintangan yang dihadapai dalam mencapai kesuksesan 80,98% Baik
Berdasarkan hasil
penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa pernyataan tentang mampu mengatasi rintangan yang dihadapi dalam mencapai kesuksesan diperoleh persentase sebesar 80,98% yang termasuk kedalam 61% - 80% dikategorikan Baik, yang berarti karakter mandiri siswa baik.
Berdasarkan hasil
wawancara dengan Guru Mata
Pelajaran ekonomi Kelas X di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan diperoleh informasi bahwa Bagaimana karakter mandiri siswa dalam memberikan
solusi atas permasalahan yang dihadapi dalam proses diskusi?� yang dikemukakan
oleh Ibu Ruslindawati S.E, berkaitan
dengan pertanyaan �menurut Bapak/Ibu Bagaimana karakter mandiri siswa dalam memberikan
solusi atas permasalahn yang dihadapi dalam proses diskusi..?� yang menyatakan bahwa:
�kemandirian siswa
dalam memberikan solusi dalam diskusi
pembelajaran� ekonomi,
sudah baik, siswa sudah mampu
menyelaskan masalah yang timbul dalam diskusi
secara mandiri�.
Hasil ini senada dengan pernyataan
yang dikemukakan oleh salah satu
guru mata pelajaran Ekonomi yaitu Bapak Suswanto S.E, yang menyatakan bahwa bagaimana karakter mandiri siswa dalam bertanya
kepada guru tentang materi masalah ekonomi yang belum dipahami, sebagaimana yang dikemukakannya sebagai berikut:
�siswa selalu dilatih untuk mampu meberikan
solusi dalam berdiskusi oleh sebab itu setiap siswa
diwajibkan untuk bertanya kepada setiap kelompok diskusi dan siswa harus mampu meberikan
idea tau gagasan dari pertanyaan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada�.
Pernyataan tersebut
sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh Menurut teori Hermawan
Aksan, ciri-ciri siswa yang memiliki nilai karakter mandiri, yaitu Mampu mengatasi rintangan yang dihadapi dalam mencapai kesuksesan.
Berdasarkan penjelasan
diatas maka penulis dapat menyimpulkan
Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan
Baik, dapat dilihat dari hasil
penelitian yang telah penulis lakukan bahwa siswa bertanya
kepada guru tentang materi masalh ekonomi
yang belum dipahami, siswa berusaha untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru walaupun mengalami kesulitan, siswa mempelajari kembali bagian pelajaran ekonomi yang dianggap sulit, semua pernyataan
diatas dilakukan oleh siswa secara mandiri,
untuk mengatasi rintangan dan kesulitan yang dihadapinya dalam mencapai kesuksesan.
5. Mampu berfikir
kritis, kreatif, dan inovatif terhadap tugas yang diberikan 71,88% Baik
Berdasarkan hasil
penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa pernyataan tentang mampu berfikir kritis, kreatif, dan inovatif terhadap tugas yang diberikan diperoleh persentase sebesar 71,88% yang termasuk kedalam 61% - 80% dikategorikan Baik, yang berarti karakter mandiri siswa baik.
Berdasarkan hasil
wawancara dengan Guru Mata
Pelajaran ekonomi Kelas X di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan diperoleh informasi bahwa Bagaimana kemandirian siswa dalam menggunakan sumber referesni yang memiliki kredibilitas (terpercaya) dalam mengerjakan tugas?� yang dikemukakan
oleh Ibu Ruslindawati S.E, berkaitan
dengan pertanyaan �menurut Bapak/Ibu bagaimana menggunakan sumber referensi yang memiliki kredibilitas (terpercaya) dalam mengerjakan tugas..?�
yang menyatakan bahwa:
�kemandirian siswa dalam menggunakan sumber referensi yang memiliki kredibilitas dalam mengerjakan tugas, siswa disini
apabila diberikan tugas sebelumnya siswa memang dianjurkan
untuk mencari sumber referensi yang baik seperti buku
paket, modul atau tutorial yang ada dividio dan� media internet, tetapi
hasil dari tugas yang dibuat oleh siswa dapat dipertanggung
jawabkan olehnya, oleh sebab itu kebanyakan
siswa memilih referensi pembelajaran melalui modul dan media
internet.�.
Hasil ini senada dengan pernyataan
yang dikemukakan oleh salah satu
guru mata pelajaran Ekonomi yaitu bapak
Suswanto S.E, yang menyatakan
bahwa bagaimana kemandirian siswa dalam bertanya kepada guru tentang materi masalah ekonomi yang belum dipahami, sebagaimana yang dikemukakannya sebagai berikut:
�siswa selalu dilatih untuk mampu meberikan
solusi dalam berdiskusi oleh sebab itu setiap siswa
diwajibkan untuk bertanya kepada setiap kelompok diskusi dan siswa harus mampu meberikan
idea tau gagasan dari pertanyaan untuk menyelesaikan permasalahan yang ada�.
Pernyataan tersebut
sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh Kemendiknas sebagaimana tertuang dalam buku pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa yang disusun Kemendiknas melalui badan penelitian dan pengembangan pusat kurikulumya itu Kreatif,� sikap dan perilaku yang mencerminkan inovasi dalam berbagai
segi dalam memecahkan masalah, sehingga selalu menemukan cara-cara baru, bahkan hasil-hasilbaru
yang lebih baik dari sebelumnya.
Berdasarkan penjelasan
diatas maka penulis dapat menyimpulkan
Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan
Baik, dapat dilihat dari hasil
penelitian yang telah penulis lakukan bahwa siswa bertanya
kepada guru tentang materi masalah ekonomi yang belum dipahami, siswa berusaha untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh guru walaupun mengalami kesulitan, siswa mempelajari kembali bagian pelajaran ekonomi yang dianggap sulit, semua pernyataan diatas dilakukan oleh siswa secara mandiri,
untuk mengatasi rintangan dan kesulitan yang dihadapinya dalam mencapai kesuksesan.
6. Tidak merasa
rendah diri apabila harus berbeda
pandangan dengan orang lain
dan berani mengemukakan pendapat dihadapan orang banyak 82,4% Sangat Baik
Berdasarkan hasil
penelitian yang telah penulis lakukan diketahui bahwa pernyataan tentang berinisiatif dalam segalah hal diperoleh
persentase sebesar 82,4%
yang termasuk kedalam 81% -
100% dikategorikan Sangat Baik, yang berarti karakter mandiri siswa Sangat baik.
Berdasarkan hasil
wawancara dengan Guru Mata
Pelajaran ekonomi Kelas X di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan diperoleh informasi bahwa Bagaimana kemandirian siswa dalam memberikan solusi atas permasalahan
yang dihadapi dalam proses diskusi?� yang dikemukakan oleh Ibu Ruslindawati
S.E, berkaitan dengan pertanyaan �menurut Bapak/Ibu� Bagaimana
kemandirian siswa berani mengemukakan pendapat atau jawaban
yang berbeda dari temanya..?� yang menyatakan bahwa:
�kemandirian siswa dalam memberikan pendapat dan jawaban dalam diskusi pembelajaran� ekonomi, sudah baik, siswa
sudah mampu mengemukakan pendapat dan jawaban yang menurut nya benar dalam
diskusi secara mandiri, dan mereka tidak malu untuk
mengemukakan pendapatnya walaupun pendapatnya tersebut berbeda dengan pendapat teman lainya�.
Hasil ini senada dengan pernyataan
yang dikemukakan oleh salah satu
guru mata pelajaran Ekonomi yaitu Ibu Suzlanti, yang menyatakan bahwa.
Bagaimana kemandirian
siswa dalam bertanya kepada guru tentang materi masalah ekonomi yang belum dipahami, sebagaimana yang dikemukakannya sebagai berikut:
�siswa selalu dilatih
untuk mampu meberikan pendapat� dalam
berdiskusi oleh sebab itu setiap siswa
diwajibkan untuk bertanya kepada setiap kelompok diskusi dan siswa harus mampu meberikan
idea tau gagasan dari pertanyaan untuk melatih siswa dalam
mengemukakan argumentasinya�.
Pernyataan tersebut
sesuai dengan pendapat yang disampaikan oleh teori Hermawan Aksan, ciri-ciri siswa yang memiliki nilai karakter mandiri, yaitu tidak merasa rendah
diri apabila harus berbeda pandangan
dengan orang lain dan berani
mengemukakan pendapat dihadapan orang banyak.
Berdasarkan penjelasan
diatas maka penulis dapat menyimpulkan
Karakter Mandiri Siswa pada Mata Pelajaran Ekonomi
di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah Bantan
Sangat Baik, dapat dilihat dari
hasil penelitian yang telah penulis lakukan
bahwa siswa mampu memberikan penjelasan dengan bahasa sendiri terhadap jawaban yang diberikan, siswa menggunakan sumber referensi yang memiliki kredibilitas (kepercayaan) dalam mengerjakan tugas, siswa mampu
memberikan contoh pada mata pelajaran ekonomi dengan menghubungkan kejadian sehari-hari disekitar kehidupan, semua pernyataan diatas dilakukan oleh siswa secara mandiri.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil
penelitian dan analisis
data maka dapat disimpulkan bahwa Analisis Karakter Mandiri Siswa Pada Mata Pelajaran
Ekonomi Di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah
Bantan dapat dilihat dari� 6 aspek yaitu: 1) berinisiatif dalam segala hal
tergolong dalam kategori baik� (72,13%), 2) mampu mengerjakan tugas rutin yang dipertanggung jawabkan kepadanya tanpa mencari pertolongan
orang lain tergolong dalam kategori baik (74,67%), 3) memperoleh kepuasan dari perkerjaan tergolong dalam kategori Sangat baik (81,64%),� 4) mampu mengatasi rintangan yang dihadapi dalam mencapai kesuksesan tergolong dalam baik (80,98%), 5) Mampu berpikir kritis, kreatif, dan inovatif terhadap tugas yang diberikan� tergolong dalam kategori baik� (71,88%), dan 6) Tidak
merasa rendah diri apabila harus
berbeda pandangan dengan orang lain dan berani mengemukakan pendapat dihadapan orang banyak tergolong dalam kategori Sangat baik (82,4%). Secara keseluruhan kecenderungan jawaban siswa mengenai
Analisis Karakter Mandiri Siswa Pada Mata Pelajaran
Ekonomi Di Madrasah Aliyah Nurul Hidayah
Bantan Baik (63,29%). Data
63,29% ini dikategorikan
pada rentang nilai 61% -
60%.
Abdul Majid
dan Dian Andayani, Rosdakarya, P. R. (2013). Pendidikan Karakter Perspektif
Islam.
Heri
Gunawan, A. (2014). Pendidikan Karakter; Konsep dan Implementas.
Hermawan
Aksan, N. C. (2014). Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Takwa, Jujur dan
Toleren.
Ilmu,
F., Sunan, K., & Yogyakarta, K. (2014). Pembentukan Karakter Mandiri
Melalui Pendidikan Agriculture Di Pondok Pesantren Islamic Studies Center
Aswaja Lintang Songo Piyungan Bantul Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Karakter,
4(2), 109�122.
Isnaeni,
S., Fajriyah, L., Risky, E. S., Purwasih, R., & Hidayat, W. (2018).
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis dan Kemandirian Belajar Siswa SMP pada
Materi Persamaan Garis Lurus. Journal of Medives : Journal of
Mathematics Education IKIP Veteran Semarang, 2(1), 107. Google Scholar
Katsir,
I. P. I. K. (2010). Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid Enam. Google Scholar
Mardia
Hayati, C. M. I. K. (2014). Desain Pembelajaran Berbasis Karakter.
Muclas
Samawi dan Hariyanto, Rosdakarya, P. R. (2014). Konsep dan Model; Pendidikan
Karakter. Bandung: Rosdakarya.
Google Scholar
Nasharuddin,
C. M. I. K. (2014). Urgenitas Kurikulum Terintegrasi dan Implikasinya Terhadap
Pembetukan Karakter.
Rafika,
Israwati, & Bachtiar. (2017). Upaya Guru Dalam Menumbuhkan Kemandirian
Belajar Siswa di SD Negeri 22 Banda Aceh. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru
Sekolah Dasar, 2, 115�123.
https://media.neliti.com/media/publications/187538-ID-upaya-guru-dalam-menumbuhkan-kemandirian.pdf
Google Scholar
Rukaesih
A. Maolani dan Ucu Cahyana, R. P. (2015). Metodologi Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.
Sutarjo
Adisusilo, P. R. G. P. (2017). Pembelajaran Nilai Karakter. Google Scholar
Suyadi,
Rosdakarya, P. R. (2010). Strategi pembelajaran pendidikan karakter.
Zuria,
N. P. B. A. (2010). Metoelogi Penelitian Sosial dan Pendidikan.
|
Copyright holder : Ummi Mawaddah Alfitri (2021) |
|
First publication right
: This article is licensed under: |