|
Vol. 2 No. 11, November 2021 |
|
|
p-ISSN : 2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial Sains |
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI TAMAN MINI
INDONESIA INDAH
Shofi Dhiya Ulhaq, Nabila Sri Astuti, Jihan Fadillah,
Rizki Sholehudin Yusuf, Liliana
Dewi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Nasional Jakarta (UNJ) Indonesia�������
Email: [email protected],
[email protected],
[email protected],
[email protected], [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima
10 Oktober
2021 Direvisi 3 November 2021 Disetujui 20 November 2021 |
Penelitian ini membahas
kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung di Taman Mini Indonesia Indah. Di dalam penelitian ini terdapat dua indikator, kualitas pelayanan sebagai variabel bebas dan kepuasan pengunjung sebagai variabel terikat. �Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kuantitatif guna mengetahui kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung dengan menggunakan data primer,
observasi, kuesioner dan kajian literatur untuk menyelesaikan penelitian ini. Berdasarkan hasil dari penelitian ini bahwa kualitas
pelayanan yang terdiri dari tangible, empathy, responsiveness,
responsibility, dan assurance memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengunjung ialah adanya pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung dengan diketahui nilai t hitung sebesar 21.214 > t
table 1.664, sehingga dapat
disimpulkan bahwa nilai Kualitas Pelayanan (X) berpengaruh terhadap variable Kepuasan Pengunjung (Y). ABSTRACT This study discusses the
quality of service on visitor satisfaction at Taman Mini Indonesia Indah. In
this study there are two indicators, service quality as the independent
variable and visitor satisfaction as the dependent variable. The method used
in this study is a quantitative type in order to determine the quality of
service to visitor satisfaction by using primary data, observations,
questionnaires and literature review to complete this research. �Based on the results of this study, the quality
of service consisting of tangible, empathy, responsiveness, responsibility,
and assurance has a significant influence on visitor satisfaction, namely the
influence of service quality on visitor satisfaction with the known t value
of 21,214 > t table 1,664, so it can be concluded that the value of Service
Quality (X) affects the Visitor Satisfaction variable (Y) |
|
Kata Kunci: Kualitas pelayanan; Kepuasan pengunjung; Taman Mini Indonesia Indah. Keywords: Service quality; Visitor satisfaction; Taman Mini Indonesia
Indah |
Pendahuluan
Pariwisata adalah suatu industri hiburan bagi pelaku dan masyarakat (Alim
et al., 2015) dimana seseorang atau sekelompok orang yang bersedia mengeluarkan uang dari rumahnya menuju
tempat lain dalam suatu jangka waktu
tertentu untuk mendapatkan hiburan perjalanan yang bertujuan untuk mendapatkan hiburan dan melepas penat dari kesibukan
sehari-hari, bertemu orang
lain, mendapatkan pengalaman
baru, dan dapat memuaskan hati (Iqbal,
2013).
Taman Mini Indonesia Indah sebagai salah satu destinasi Indonesia yang iconic dan menjadi
salah satu simbol serta menjadi maskot
tujuan wisata di DKI
Jakarta yang telah memberikan
sangat banyak kontribusinya
dalam mendukung pariwisata di Indonesia terutama
di Jakarta. Taman Mini Indonesia Indah berlokasi di
Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur. Taman Mini Indonesia Indah didirikan dengan tujuan guna menjadi
wadah bagi generasi muda hingga
generasi kedepan agar tidak melupakan sejarah dan juga budaya serta tetap berpegang
teguh dengan segala keindahan dalam perbedaan Indonesia seperti agama, ras, kebudayaan, hingga bahasanya. Dan dengan tujuan utamanya ialah sebagai sarana
edukasi, terutama agar generasi millenial dapat mengetahui sejarah dan tidak melupakan keberagaman budaya di Indonesia.
Namun sama seperti wisata lainnya pula, Taman Mini
Indonesia Indah dapat bertahan
hingga saat ini tidaklah hanya
karena didukung oleh atraksi dari Taman Mini Indonesia
Indah ini sendiri, tapi karena didukung
oleh kualitas pelayanan
yang meliputi: Tangible; Taman Mini Indonesia
Indah memiliki rambu-rambu penunjuk jalan, Realibility; kemampuan
pengelola untuk memenuhi permintaan wisatawan dengan tepat, responsiveness pelayanan
kepada pengunjung terhadap permasalahan yang ada, assurance; pelayanan
yang diberikan oleh Taman Mini Indonesia Indah membuat kepuasan dan kepercayaan kepada pengunjung, empathy, pengelola
Taman Mini Indonesia Indah mendengarkan keluhan pengunjung serta memberikan solusi.
Setelah memberikan
kualitas pelayanan yang terbaik kepada wisatawan, hal yang perlu diperhatikan selanjutnya ialah kepuasan pengunjung. Kepuasan pengunjung sendiri memiliki keunggulan besar dan dapat berdampak sangat tinggi kepada suatu
destinasi wisata. Menurut (Rosita
et al., 2016) dengan terwujudnya suatu kepuasan pengunjung dapat memberikan umpan balik yang positif kepada destinasi wisata atau dalam
kasus kali ini ialah Taman Mini Indonesia Indah, seperti
diantaranya: Kesesuaian
Harapan; pengelola dan karyawan
Taman Mini Indonesia Indah memberikan pelayanan yang terbaik, Minat Berkunjung Kembali; wisatawan memutuskan berkunjung kembali karena pelayanan yang memuaskan, serta kesediaan untuk Merekomendasikan; wisatawan merekomendasikan Taman Mini Indonesia Indah kepada tema atau
keluarga atas atraksi wisatanya yang beragam.
Adapula, rumusan masalah penelitian yang peneliti kaji ialah sebagai
berikut: (1) Bagaimana kualitas pelayanan pada Taman Mini
Indonesia Indah, (2) Bagaimana kepuasan
pengunjung di Taman Mini Indonesia Indah? (3) Apakah kualitas pelayanan Taman Mini Indonesia Indah berpengaruh
kepada pengunjung untuk berkunjung kembali?������
Kepariwisataan menurut Undang�Undang No.10 Tahun 2009 (kemenparekraf,
2009) tentang kepariwisataan
didefinisikan sebagai keseluruhan kegiatan yang terkait dengan pariwisata dan bersifat multidimensi serta multidisiplin yang muncul sebagai wujud kebutuhan
setiap orang dan negara serta
interaksi antara wisatawan dan masyarakat setempat, sesama wisatawan,� Pemerintah, Pemerintah Daerah,
dan pengusaha. Kebijakan pemerintah saat ini, pariwisata telah ditetapkan sebagai salah satu sektor andalan dalam perekonomian nasional (Nugraha
et al., 2019).
Jika dipandang
dari dimensi akademis pariwisata�� didefinisikan�� sebagai�� studi�� yang mempelajari� perjalanan� manusia� keluar� dari lingkunganya, termasuk industry yang
merespon kebutuhan� manusia� yang� melakukan perjalanan. Lebih jauh lagi
pariwisata mempelajari dampak yang� ditimbulkan� oleh pelaku� perjalanan� maupun� industry� terhadap lingkungan� sosial budaya,� ekonomi,� maupun lingkungan�� fisik�� setempat (IGB
& Eka Mahadewi, 2012) (Hermawan,
2016).
Dari pengertian
diatas dapat diartikan pariwisata merupakan kegiatan perjalanan yang dilakukan secara berulang dari satu tempat
ke tempat lainnya atau dalam
Bahasa Inggris disebut dengan tour.
Kepuasan pengunjung diartikan
sebagai tingkat perasaan seseorang serta membandingkan kinerja (hasil) yang ia rasakan dibandingkan� dengan harapannya. (Kottler,
1994) dalam (Sebastian
et al., n.d.)
Kotler dan Armstrong dalam Yuriansyah menyatakan ���bahwa��� pelanggan yang� merasa� puas� akan� membeli� ulang� dan akan memberitahukan pada orang
lain mengenai pengalaman baik tentang produk
itu (Dewi,
2017).
Menurut (Dewi,
2017) mendefinisikan kepuasan� pelanggan sebagai tingkat� perasaan seseorang setelah membandingkan kinerja dari sebuah yang dirasakan dengan yang diharapkan.
Menurut (Rinaldi,
2012) menguraikan bahwa kualitas layanan merupakan ukuran� seberapa� bagus� tingkat� layanan yang diberikan� mampu� terwujud� sesuai harapan pelanggan. Lebih jauh, (Tjiptono,
2019) menjelaskan�
bahwa� ada� dimensi kualitas� jasa� yang� dijadikan� pedoman oleh� pelanggan� dalam� menilai� kualitas jasa yaitu� berwujud� (tangible), empati
(emphaty), kehandalan
(reliability), responsibilitas (responsiveness)
dan� keyakinan
(Assurance) atas pengetahuan
dan kesopanan karyawan serta kemampuan mereka untuk menimbulkan
kepercayaan dan keyakinan (Santoso,
2021). �
Jadi, arti dari kualitas pelayanan
adalah tingkat layanan yang berkaitan dengan harapan dan kebutuhan pengunjung karena mempengaruhi pengunjung untuk dapat berkunjung kembali dan menarik pengunjung baru, penyampaian yang positif meingkatkan kepuasan pengunjung. karena hal itu kinerja
pelayanan akan dapat meningkat.
Menurut Parasuraman, dan Leonard Berry dalam (Tjoanoto,
2013) kualitas layanan memiliki dimensi / bagian yaitu:
1.
Tangible (berwujud),
yaitu berupa penampilan fasilitas fisik, peralatan, pegawai, dan material yang dipasang.
Dimensi ini menggambarkan wujud secara fisik dan layanan yang akan diterima oleh konsumen. Oleh karena itu, penting
bagi perusahaan untuk memberikan impresi yang positif terhadap kualitas layanan yang diberikan tetapi tidak menyebabkan
harapan pengunjung yang terlalu tinggi. Hal ini meliputi lingkungan
fisik seperti fasilitas yang disediakan oleh
Taman Mini Indonesia Indah.
2.
Empathy (empati)
yaitu kepedulian, dan perhatian secara pribadi yang diberikan kepada pengunjung. Inti dari dimensi empati
adalah menunjukkan kepada pelanggan melalui layanan yang diberikan bahwa pengunjung itu special, dan kebutuhan mereka dapat dipahami.
3.
Responsiveness (daya
tanggap) yaitu kesadaran dan keinginan untuk membantu pengunjung dan memberikan jasa dengan cepat.
Dimensi ini menekankan pada perhatian dan ketepatan ketika berurusan dengan permintaan, pertanyaan, dan keluhan pengunjung.
4.
Reliability (keandalan)
yaitu kemampuan untuk memberikan jasa yang dijanjikan dengan handal dan akurat. Dalam arti luas, keandalan berarti bahwa perusahaan
memberikan janji-janjinya tentang penyediaan (produk atau jasa
yang ditawarkan), penyelesaian
masalah dan harga yang diberikan.
5.
Assurance (kepastian)
yaitu pengetahuan, sopan santun, dan kemampuan karyawan untuk menimbulkan keyakinan dan kepercayaan. Dimensi ini mungkin
akan sangat penting pada jasa layanan yang memerlukan tingkat kepercayaan cukup tinggi dimana pengunjung
akan merasa aman dan terjamin (Alaan,
2016).
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh antara kualitas pelayanan dengan kepuasan pengunjung di Taman Mini Indonesia Indah sehingga dapat menjadi referensi penting di dalam penerapan kegiatan pariwisata sehari-hari.
Metode Penelitian
Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif dengan melihat gambaran sebuah fenomena yang terjadi. Objek penelitian ini
berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah, yang beralamat di Jalan Raya Taman Mini, Jakarta Timur, DKI
Jakarta. Populasi pada penelitian
ini adalah seluruh wisatawan di Taman Mini
Indonesia Indah yang kami dapatkan dari data kunjungan wisatawan menunjukan rata � rata kunjungan sebesar 4.471.504
Hasil
dan Pembahasan
A.
Hasil Penelitian
1 Hasil
Uji Validitas
Koefisien
korelasi merupakan besar kecilnya hubungan antara dua variabel yang dinyatakan dalam bilangan yang disebut dengan Koefisien Korelasi. Penelitian ini menggunakan uji validitas kuesioner yaitu dihitung dengan membandingkan antara nilai r hitung dan r tabel, apabila r hitung > r tabel dan menghasilkan nilai positif alhasil
poin pernyataan dinyatakan adanya korelasi antar variabel yang dihubungkan. Dari hasil olah data uji validitas dengan diketahui bahwa r table = N berjumlah 100 dengan konsentrasi 5% yaitu sebesar 0,164, artinya bahwa item-item tersebut adalah valid.
2 Hasil
Uji Reliabilitas
Dari hasil olahan data diatas diketahui nilai Cronbach Alpha sebesar 0.876 yang menunjukkan bahwa nilai ke-100 pernyataan cukup reliable.
3 Hasil
Uji Normalitas
Dari hasil olahan data diatas diketahui nilai signifiksi 0.107 lebih besar dari nilai
residual yaitu 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal dan hasil dari uji normalitas dapat digunakan pada uji regresi linear sederhana.
4 Hasil
Uji Regresi Linier Sederhana
Tabel 1
Hasil Analisis
Korelasi
Model Summaryb
|
Model |
R |
R square |
Adjusted R square |
Std. Error of the Estimate |
|
1 |
906a |
821 |
819 |
1.94260 |
|
a.
Predictors : (constant) Kualitas pelayanan |
||||
|
b.
Dependent Variabel : Kepuasan Pelanggan
|
||||
Pada tabel 1 kita bisa melihat
bahwa nilai R-Square pada hasil ini menunjukkan
nilai sebesar 0.821 atau 82,1%. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh Kepuasan Pengunjung (Y) sebesar 82,1%, sisanya sebesar 17,9% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model. Dan memiliki syarat hubungan antar variabel dianggap baik nilai
R-Square diatas 50%.
Tabel 2
Hasil Uji Regresi
|
Coefficientsa |
||||||
|
Model |
|
Unstandardized B |
Coefficients Std. Error |
Standardized coefficients
Beta |
t |
Sig |
|
1 |
(constant) |
6.612 |
1.792 |
|
3.689 |
000 |
|
|
kualitas pelayanan |
.516 |
.024 |
.906 |
21.214 |
.000 |
|
Dependent Variabel :
Kepuasan Pengunjung |
||||||
Hasil uji regresi
linier ditunjukkan berdasarkan
analisis output SPSS pada tabel
di atas. Dengan nilai konstanta sebesar 6.612 sedangkan nilai kualitas pelayanan sebesar 0.233. sehingga persamaan regresinya dapat ditulis:
Y = a + bx
Y = 6.612 + 0.233X
Artinya
konstanta sebesar 6.612 mengandung arti bahwa nilai konsistensi variable kepuasan pengunjung adalah sebesar 6.612. Dan koefisiensi regresi X sebesar 0.233 menyatakan bahwa setiap penambahan
% nilai Kualitas Pelayanan, maka nilai Kepuasan Pengunjung bertambah sebesar 0.233. koefisiensi regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variable X terhadap Y adalah positif.
Juga berdasarkan nilai signifikasi, dari tabel Coefficients diperoleh nilai signifikasi sebesar 0.000 <
0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variable Kualitas Pelayanan berpengaruh terhadap variable Kepuasan Pengunjung. Sedangkan berdasarkan nilai t : diketahui
nilai t hitung sebesar 21.214 > t table 1.664, sehingga
dapat disimpulkan ������ bahwa nilai Kualitas Pelayanan (X) berpengaruh terhadap variable Kepuasan Pengunjung (Y).
B.
Pembahasan
Dari hasil studi yang dilaksanakan di bulan Maret 2021 ditemukan bahwasanya kebanyakan wisatawan Taman Mini
Indonesia Indah ialah perempuan,
dengan frekuensi sebanyak 60%. Wisatawan yang berkunjung kebanyakan berusia 17 hingga 24 tahun, terbukti dari hasil riset
kami menunjukkan frekuensi sebesar 30%. Frekuensi paling besar dipegang oleh wisatawan dengan latar belakang sebagai pelajar sebesar 45%. Serta wisatawan dengan profil responden
bertempat-tinggal di area Jabodetabek
menunjukkan frekuensi terbesar sebayak 60% dari total responden.
Dari hasil olah data diketahui bahwa hasil uji validitas menunjukkan bahwa r tabel = N berjumlah 100 dengan konsentrasi 5% yaitu sebesar 0,164, artinya bahwa item-item tersebut adalah valid dan berhubungan dengan hasil olahan
data pada uji reliabilitas dengan
diketahui nilai Cronbach
Alpha sebesar 0.876 yang menunjukkan
bahwa nilai ke-100 pernyataan cukup reliable. Lalu
pada hasil olahan data yang
dilakukan pada uji normalitas
diketahui nilai signifiksi 0.107 lebih besar dari nilai
residual yaitu 0.05, maka dapat disimpulkan bahwa nilai residual berdistribusi normal dan hasil dari uji normalitas dapat digunakan pada uji regresi linear sederhana. Demikian juga dari hasil olah data diketahui bahwa pada hasil analisis korelasi kita dapat
melihat bahwa nilai R-Square pada hasil ini menunjukkan nilai sebesar 0.821 atau 82,1%. Nilai ini mengandung arti bahwa pengaruh Kepuasan Pengunjung (Y) sebesar 82,1%, sisanya sebesar 17,9% dipengaruhi oleh variabel lain diluar model. Dan memiliki syarat hubungan antar variabel dianggap baik nilai
R-Square diatas 50%. Serta pada hasil
uji regresi linier ditunjukkan
berdasarkan analisis output
SPSS pada tabel di atas. Dengan nilai konstanta
sebesar 6.612 sedangkan nilai kualitas pelayanan sebesar 0.233. sehingga persamaan regresinya dapat ditulis Y = a + bX Y =
6.612 + 0.233X. Artinya konstanta
sebesar 6.612 mengandung
arti bahwa nilai konsistensi variable kepuasan pengunjung adalah sebesar 6.612. Dan koefisiensi regresi X sebesar 0.233 menyatakan bahwa setiap penambahan % nilai Kualitas Pelayanan, maka nilai Kepuasan Pengunjung bertambah sebesar 0.233. Koefisiensi regresi tersebut bernilai positif, sehingga dapat dikatakan bahwa arah pengaruh variable X terhadap Y adalah positif. Juga berdasarkan nilai signifikasi, dari tabel Coefficients diperoleh nilai signifikasi sebesar 0.000 <
0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa variable Kualitas Pelayanan berpengaruh terhadap variable Kepuasan Pengunjung. Sedangkan berdasarkan nilai t : diketahui
nilai t hitung sebesar 21.214 > t table 1.664, sehingga
dapat disimpulkan bahwa nilai Kualitas
Pelayanan (X) berpengaruh terhadap variable Kepuasan Pengunjung (Y).
Kesimpulan
Berdasarkan hasil deskriptif statistik kepuasan pengunjung dan kualitas pelayanan menunjukan kepuasan pengunjung di Taman Mini
Indonesia Indah dalam kategori
yang baik dengan total skor 0,821 dengan presentase 82,1%. Maka dapat disimpulkan bahwa pengunjung yang mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah mendapat
kepuasan yang cukup baik. Hal ini di dukung oleh fasilitas yang di sediakan oleh Taman Mini Indonesia Indah juga kualitas pelayanan yang di berikan pihak pengelola/petugas Taman Mini Indonesia Indah. Adapun kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung ternilai 0,233 oleh responden. Petugas dapat memberi pelayanan
dengan cepat dan sigap dengan rasa ingin membantu sehingga pengunjung merasa aman juga nyaman berkunjung ke TMII. Maka peningkatan
kualitas pelayanan yang dapat dilakukan Taman Mini
Indonesia Indah terhadap kualitas
pengunjung adalah peningkatan akan realibility (kehandalan).
Hasil penelitian menunjukan
bahwa pengunjung Taman Mini
Indonesia Indah merasa puas
terhadap kualitas pelayanan yang terkesan ramah. Maka peningkatan
yang dapat di prioritaskan terhadap kualitas pelayanan berdasarkan penilaian kuesioner, kepercayaan pengunjung terhadap Pengelolaan/petugas Taman Mini Indonesia Indah yang melayani
pengunjung dengan pengetahuan,sopan santun dan kemampuan. Berdasarkan hasil perhitungan koefisiensi bahwa kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung, dengan ini kualitas pelayanan
berdampak positif pada kepuasan pengunjung. Hal ini didukung dengan
adanya kenaikan jumlah pengunjung di Taman Mini
Indonesia Indah. Karena dengan pengoptimalan
dimensi tangible, reliabillity
dan assurance merupakan kunci
utama untuk mendapatkan kepuasan pelanggan
Bibliografi
Alaan, Y.
(2016). Pengaruh Service Quality (Tangible, Empathy, Reliability,
Responsiveness dan Assurance) terhadap Customer Satisfaction: Penelitian pada
Hotel Serela Bandung. Jurnal Manajemen Maranatha, 15(2). Google Scholar
Alim, H.
T., Riansyah, A. O., Hidayah, K., Muslimin, I., & Adityawarman, A. (2015).
Analisis potensi pariwisata syariah dengan mengoptimalkan
industri kreatif di Jawa Tengah dan Yogyakarta. PKM-P Didanai DIKTI, 1�10. Google Scholar
Dewi, L.
(2017). Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Nilai Produk Terhadap Kepuasan
Pengunjung Di Museum Pos Indonesia Bandung. Eduturisma, 1(2). Google Scholar
Hermawan,
H. (2016). Dampak pengembangan Desa Wisata Nglanggeran terhadap ekonomi
masyarakat lokal. Jurnal Pariwisata, 3(2), 105�117. Google Scholar
IGB, R. U.,
& Eka Mahadewi, N. M. (2012). Metode Penelitian Pariwisata dan Perhotelan. Yogyakarta:
Andi. Google Scholar
Iqbal, M.
(2013). Pelayanan yang memuaskan. Elex Media Komputindo. Google Scholar
kemenparekraf.
(2009). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10.Tahun 2009...... Tentang
Kepariwisataan.
https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/38598/uu-no-10-tahun-2009 Google Scholar
Kottler, P.
(1994). Marketing Manajemen: Analisis Planning, Implementation and Control,
Eight Edition. New Jersey. Google Scholar
Nugraha, R.
N., Yuliantini, T., & Karyatun, S. (2019). Tren Pariwisata DKI Jakarta. Jurnal
Riset Manajemen Dan Bisnis (JRMB) Fakultas Ekonomi UNIAT, 4(2), 317�328. Google Scholar
Rinaldi, R.
(2012). Analisis kualitas pelayanan publik. Jurnal Administrasi Publik:
Public Administration Journal, 2(1), 22�34. Google Scholar
Rosita, R.,
Marhanah, S., & Wahadi, W. H. (2016). Pengaruh Fasilitas Wisata Dan
Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung Di Taman Margasatwa Ragunan
Jakarta. Jurnal Manajemen Resort Dan Leisure, 13(1). Google Scholar
Santoso, A.
(2021). Menakar Akar Penentu Pembelian Jasa Wisata. Jurnal Kepariwisataan
Indonesia: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 15(1),
1�8. Google Scholar
Sebastian,
R., Negara, I. M. K., & Sudana, I. P. (n.d.). Analisis Kualitas Pelayanan
Pada Anjungan Dki Jakarta Taman Mini Indonesia Indah. Jurnal IPTA ISSN, 2338,
8633. Google
Scholar
Tjiptono,
F. (2019). Strategi pemasaran. Google Scholar
Tjoanoto,
M. T. (2013). Pengaruh service quality terhadap customer satisfaction di
restoran Jade Imperial. Jurnal Strategi Pemasaran, 1(1). Google Scholar
|
Copyright holder : Shofi Dhiya Ulhaq ,
Nabila Sri Astuti, Jihan Fadillah, Rizki Sholehudin Yusuf, Liliana Dewi
(2021) |
|
|
First publication right
: This article is licensed under: |
|