Jurnal Syntax Transformation

Vol. 2 No. 11, November 2021

p-ISSN : 2721-3854 e-ISSN : 2721-2769

Sosial Sains

 

PENGARUH PROFITABILITAS DAN PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP NILAI PERUSAHAAN

 

Triyana, Sri Ayem

Fakultas Ekonomi, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Indonesia���������

Email: [email protected], [email protected]

 

INFO ARTIKEL

ABSTRAK

Diterima

12 Oktober 2021

Direvisi

8 November 2021

Disetujui

20 November 2021

Pembangunan berkelanjutan menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), adalah pembangunan yang memenuhi tuntutan masa kini tanpa mengorbankan potensi generasi mendatang. Sejak berlakunya UU No. 40 Tahun 2007, Pasal 74 ayat 1, pengungkapan tanggung jawab sosial bukan lagi pilihan melainkan sikap yang diperlukan. Semakin banyak tanggung jawab lingkungan yang diambil oleh bisnis, semakin baik citra publik mereka.Studi ini bertujuan untuk memeriksa bukti empiris tentang apakah profitabilitas memiliki efek pada nilai perusahaan. Pengungkapan tanggung jawab sosial memiliki efek pada nilai perusahaan. Profitabilitas dan pengungkapan tanggung jawab sosial secara bersamaan mempengaruhi nilai perusahaan. Media komunikasi massa akan dapat melemahkan atau benar-benar memperkuat hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan. Media komunikasi massa akan mampu memperkuat atau melemahkan hubungan antara tanggung jawab sosial dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu laporan tahunan perusahaan semen dengan populasi penelitian 30 perusahaan. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Sampel ini berjumlah 6 perusahaan, metode analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi sederhana, analisis regresi linier berganda dan analisis regresi dari tes perbedaan nilai absolut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Profitabilitas sebagian memiliki efek positif dan tidak signifikan pada nilai perusahaan. Tanggung jawab sosial perusahaan memiliki efek positif pada nilai perusahaan. Profitabilitas dan tanggung jawab sosial perusahaan bersama-sama atau secara bersamaan mempengaruhi nilai perusahaan. Media komunikasi massa melemahkan hubungan antara profitabilitas dan nilai perusahaan. Media komunikasi massa melemahkan hubungan tanggung jawab sosial perusahaan dengan nilai perusahaan.

 

ABSTRACT

Sustainable development according to Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management (UU PPLH), is development that meets the demands of the present without sacrificing the potential of future generations. Since the enactment of Law No. 40 of 2007, Article 74 paragraph 1, the disclosure of social responsibility is no longer an option but a necessary attitude. The more environmental responsibilities businesses take on, the better their public image. The study aims to examine empirical evidence on whether profitability has an effect on a company's value. Disclosure of social responsibility has an effect on a company's value. Profitability and disclosure of social responsibility simultaneously affect the value of the company. Mass communication media will be able to weaken or actually strengthen the relationship between profitability and corporate value. Mass communication media will be able to strengthen or weaken the relationship between social responsibility and corporate values. The study used secondary data, the annual report of cement companies with a research population of 30 companies. The sampling technique used is a purposive sampling technique. This sample numbered 6 companies, the data analysis method was carried out using simple regression, multiple linear regression analysis and regression analysis of absolute value difference tests. The results showed that profitability partly had a positive and insignificant effect on the value of the company. Corporate social responsibility has a positive effect on the value of the company. Profitability and corporate social responsibility together or simultaneously affect the value of the company. Mass communication media weakens the relationship between profitability and corporate value. Mass communication media weakens a company's social responsibility relationship with corporate values.

Kata Kunci:

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR); Nilai Perusahaan; Media Komunikasi Massa..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Keywords:

Profitability; Corporate Social Responsibility (CSR); Company Value; Mass Communication Media.


 


Pendahuluan

Pada dasarnya dunia usaha saat ini berkembang sangat baik secara lokal, dan dampaknya semakin terasa pada roda perekonomian daerah setempat (Arida & Sunarta, 2017). Merekalah yang saat ini umumnya diharapkan untuk berperan, terutama karena mereka dianggap paling cocok untuk menduduki jabatan baru, mengerjakan gaya hidup banyak orang dan memberdayakan kehidupan yang lebih tinggi untuk lebih luas area local (Hasan & Azis, 2018). Baru-baru ini, kondisi keuangan sedang berkembang, seperti yang ditunjukkan oleh sejumlah besar ruang lingkup terbatas hingga organisasi ruang lingkup yang sangat besar. Oleh karena itu, seiring dengan bertambahnya jumlah organisasi baru, akan mendorong persaingan bisnis antar organisasi. Setiap organisasi harus memiliki tujuan masing-masing, khususnya untuk mendapatkan keuntungan yang paling ekstrim, dalam kemajuan organisasi akan secara konsisten mengikuti kemajuan bisnis terbaik untuk membangun nilai organisasi (Wahyu & Salam, 2020).

Pada tahun 2017, keuntungan bersih SMGR turun 55,5% menjadi Rp. 2,01 Triliun, dari sebelumnya Rp. 4,52 Triliun. Sejak awal tahun 2015 belum lama ini, porsi biaya SMGR sudah turun 56,5% dari Rp. 16.200/penawaran menjadi Rp. 7.025/bagikan. Laba bersih SMBR terpotong 43,4% di tahun 2017 menjadi Rp. 146,64 miliar, dari sebelumnya Rp. 259,09 Miliar. Sejak awal tahun 2015 belum lama ini, biaya porsi SMBR benar-benar meningkat 776,6% dari Rp. 381/penawaran menjadi Rp. 3.340/bagi. Bagaimanapun, bagian SMBR adalah saham yang tidak likuid, sehingga perkembangan nilainya tidak mencerminkan pameran keuangan organisasi secara layak. Kondisi paling ekstrim dialami SMCB, di samping keprihatinan utama organisasi yang mencatat kemalangan. Pada tahun 2017, kemalangan organisasi tercatat sebesar Rp. 758,05 miliar, merupakan perluasan dari musibah tahun 2016 sebesar Rp. 284.58 Miliar. Sejak awal tahun 2015 hingga saat ini, harga saham SMCB telah turun 60,6% dari Rp. 2.185/penawaran menjadi Rp. 860/bagi.

Harga penawaran PT Wakista Beton Precast Tbk (WSBP) mengalami pembusukan saat penukaran. Belum lama ini, informasi dari Bursa Efek Indonesia mencatat harga saham WSBP sebesar 0,99% dari Rp. 200/satuan. Dengan demikian, WSBP mencatatkan nilai tukar sebesar Rp. 4,07 miliar dari volume 20,37 juta penawaran. Saham WSBP mengalami penurunan sebesar 1,49% dengan biaya Rp. 199/unit, sebelumnya saham WSBP mengalami kenaikan penawaran sebesar Rp. 204/satuan. Kemudian, pada saat itu, stok WSBP kembali turun sebesar 32,89%, dalam setengah tahun berikutnya stok WSBP turun lagi sebesar 33,33%. Sementara itu, porsi induk organisasinya, PT Wakista Karya Tbk berkurang 3,52% dari Rp. 685/bagikan. Contoh PT Wakista Beton Precast Tbk, episode dimana Presiden Pengawas PT Wakista Beton Precast Tbk mencemarkan tugas imajiner di BUMN PT Wakista Karya (Persero) Tbk untuk memajukan diri sendiri atau orang lain atau perusahaan yang dapat merugikan keuangan negara atau ekonomi bangsa atau tanpa tujuan keuntungan orang lain yang diidentifikasi dengan presentasi pekerjaan subkontraktor (Saputro, 2014).

Laba bersih PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) turun hingga kuartal III 2020. Laba bersih emiten yang ditunjuk WTON itu turun 81,89 persen, menurut keterbukaan informasi keuangan perusahaan. Sekretaris Perusahaan WTON Yuherni Sisdwi mensinyalir penurunan produktivitas pabrik menyebabkan laba bersih usaha anjlok. Alasannya karena pengaruh pandemi menurunkan produktivitas pabrik dari 88,2 persen menjadi 52 persen tahun ini, dibandingkan 88,2 persen tahun lalu.

Pemerintah Indonesia, menyadari pentingnya pelestarian lingkungan, menetapkan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, khususnya pasal 74 ayat 1, yang menyatakan bahwa perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam dan bidang yang berkaitan dengan sumber daya alam harus melaksanakan kegiatan sosial dan tanggung jawab lingkungan (Alfadjri, 2014). Pembangunan berkelanjutan menurut Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), adalah pembangunan yang memenuhi tuntutan masa kini tanpa mengorbankan potensi generasi mendatang (Rosiliana et al., 2014). Sejak berlakunya UU No. 40 Tahun 2007, Pasal 74 ayat 1, pengungkapan tanggung jawab sosial bukan lagi pilihan melainkan sikap yang diperlukan. Semakin banyak tanggung jawab lingkungan yang diambil oleh bisnis, semakin baik citra publik mereka.

Penelitian ini berjudul �Pengaruh Profitabilitas dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Media Komunikasi Massa Sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris Pada Perusahaan Semen Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020)� berdasarkan latar belakang yang dijelaskan di atas (LUFIANA, 2020).

Penelitian relevan yang mendukung penelitian ini adalah (Mashuri & Ermaya, 2020) dalam penelitiannya yang berjudul The Effect of Tax Aggressiveness and Media Exposure on Corporate Social Responsibility Disclosure with Profitability as Moderated Variables.Hasil Penelitian Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Agresivitas Pajak memiliki berpengaruh signifikan terhadap Pengungkapan CSR (2) Eksposur Media berpengaruh signifikan terhadap pengungkapan CSR dan (3) profitabilitas mampu memperkuat dan melemahkan agresivitas pajak dan eksposur media di mempengaruhi pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan.

Penelitian yang dilakukan oleh (Pohan et al., 2018) judul penelitian Pengaruh profitabilitas dan pengungkapanCorporate social responsibility Terhadap nilai Perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai Variabel moderasi. Hasil Berdasarkan analisis dari penelitian ini, penulis dapat Kesimpulannya profitabilitas memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap perusahaan nilai-nilai. Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial

Penelitian Carbon Emission Disclosure in Indonesian Firms: The Test of Media-exposure Moderating Effects yang ditulis oleh (Abdullah et al., 2020). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan telah dilakukan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan profitabilitas memoderasi pengaruh pengungkapan tanggung jawab sosial perusahaan pada perusahaan nilai. Implikasi dari penelitian ini adalah penerapan tanggung jawab sosial perusahaan sangat penting untuk meningkatkan nilai perusahaan dan keberlanjutan perusahaan di masa depan.

Dalam penelitian yang ditulis oleh (Astuti et al., 2018) Pengaruh pengungkapan corporate social responsibility dan kinerja terhadap nilai perusahaan dengan tipe industri sebagai variabel moderasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1) korporasi Pengungkapan tanggung jawab sosial berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, (2) keuangan kinerja berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, (3) kinerja non keuangan tidak berpengaruh positif berpengaruh terhadap nilai perusahaan.

Dalam (Sari, 2019) penelitian Pengungkapan Corporate Social Resposnsibility dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan dengan media exposure sebagai variabel moderating (studi pada perusahaan perkebunan yang terdaftar di BEI Indonesia, Malaysia dan Singapura). Hasil penelitian menunjukkan (1) pengungkapan csr secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan perkebunan. (2) profitabilitas secara parsial berpengaruh terhadap nilai perusahaan. (3) Terdapat perbedaan pengaruh pengungkapan csr dan profitabilitas yang dimoderasi oleh pengungkapan media pada perkebunan yang terdaftar di BEI Indonesia, Malaysia dan Singapura.

Judul penelitian Pengaruh pengungkapan CSR terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variable moderating. Variable CSR berpengaruh positif dan signifikansi terhadap nilai perusahaan yang ditulis (Julia, 2016) Variable ukuran perusahaan memiliki pengaruh negative signifikan terhadap nilai perusahaan, Ukuran perusahaan tidak mampu memoderasi hubungan antara CSR terhadap nilai perusahaan.

Metode Penelitian

Menurut (Suharsaputra, 2012) Ini adalah penelitian kuantitatif dimana metode penelitian didasarkan pada filosofi positivisme dan digunakan untuk meneliti populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel tertentu, teknik pengambilan sampel umumnya dilakukan secara acak, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis kuantitatif/statistik dengan tujuan menguji hipotesis yang telah ditetapkan (Sugiyono, 2012)

 

Hasil dan Pembahasan

A.   Hasil Analisis Data

1      Analisis Statistik Deskriptif

Tabel. 1

Hasil Uji Statistic Deskriptif

 

N

Min

Max

Mean

Std. Deviation

Profitabilitas

30

00

144.72

12.7570

25.36347

Tanggung jawab social

30

08

18

1298

02522

Media massa

30

1.00

6.00

3.9000

1.26899

 

Nilai perusahaan

30

67

5.06

2.3053

1.09005

Valid

30

 

 

 

 

 

a.     Profitabilitas

Berdasarkan tabel diatas menjelaskan bahwa besarnya profitabilitas periode 2016 � 2020 berada di antara 0.00 dan 144.72. Standar deviasi adalah 25,36347, sedangkan nilai rata-rata (mean) adalah 12,7570. Pada tahun 2018, PT Solusi Bangun Indonesia dan PT Semen Baturaja Tbk memiliki profitabilitas terendah dengan nilai 0,00, sedangkan PT Wakista Karya Beton Tbk memiliki profitabilitas terbaik dengan skor 144,72.

b.    Tanggung Jawab Sosial

Tabel 1 menunjukkan bahwa besaran tanggung jawab sosial periode 2016�2020 berkisar antara 0,08 hingga 0,18. Standar deviasi adalah 0,2522, dan nilai rata-rata (mean) adalah 0,1268. PT Wakitsa Beton Precast Tbk memiliki tanggung jawab sosial terendah pada tahun 2016, dengan skor 0,08, sedangkan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk memiliki tanggung jawab sosial terbaik pada tahun 2020, dengan skor 0,1268.

c.     Media Komunikasi Massa

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui besarnyamedia komunikasi massa periode 2016 � 2020 berada diantara 1.00 dan 6.00. Standar deviasi adalah 1.26899, sedangkan nilai rata-rata (mean) adalah 3.9000. PT Wkista Karya Beton Tbk memiliki media komunikasi massa terendah pada tahun 2016, dengan nilai 1,00, dan PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk memiliki tertinggi, dengan nilai 6,00.

d.    Nilai Perusahaan

Dari pengujian deskriptif yang tersaji pada tabel di atas menunjukkan nilai perusahaan yang di ukur dengan Tobins Q. Rasio ini berguna karena menggambarkan perkiraan pasar keuangan saat ini tentang pengembalian setiap dolar dari investasi lebih lanjut. Valuasi perusahaan untuk periode 2016-2020 adalah 0,67 dan 5,06, sesuai tabel di atas. Standar deviasi adalah 1,09005 dan nilai rata-rata (mean) adalah 2,3053. Perusahaan dengan nilai perusahaan yang terendah PT Wakista Beton Precast Tbk sebesar 0.67 dan yang tertinggi PT Indocemen Tunggal Prakarsa Tbk sebesar 5.06.

2      Hasil Uji Asumsi Klasik

Berikut ini merupakan hasil uji normalitas persamaan regresi 1, setelah mengalami transformasi data :

Gambar 1

Hasil Uji Normalitas Persamaan 1

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa manajemen laba tidak berpengaruh terhadap cost of equity capital. Tingkat asimetri informasi tidak mempengaruhi cost of equity pada perusahaan. Manajemen laba dan asimetri informasi secara bersama-sama tidak berpengaruh terhadap cost of equity pada perusahaan consumer goods.

 

Bibliografi

Abdullah, M. W., Musriani, R., Syariati, A., & Hanafie, H. (2020). Carbon emission disclosure in Indonesian firms: The test of media-exposure moderating effects. International Journal of Energy Economics and Policy, 10(6), 732.Google Scholar

 

Alfadjri, M. F. (2014). Analisis Teknis dan Ekonomis Pengembangan Galangan Repair Kapal Khusus LNG Ship. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Google Scholar

 

Arida, N. S. N. S., & Sunarta, N. (2017). Pariwisata berkelanjutan. Bali: Cakra Press. Google Scholar

 

Astuti, H. H., Oktavianus, R. A., & Augustine, Y. (2018). Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Dan Kinerja Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Tipe Industri Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Magister Akuntansi Trisakti Vol, 5(2). Google Scholar

 

Hasan, M., & Azis, M. (2018). Pembangunan Ekonomi & Pemberdayaan Masyarakat: Strategi Pembangunan Manusia dalam Perspektif Ekonomi Lokal. CV. Nur Lina Bekerjasama dengan Pustaka Taman Ilmu. Google Scholar

 

Julia, S. A. (2016). Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Pemoderasi. Fakultas Ekonomi UNISSULA. Google Scholar

 

Lufiana, F. (2020). Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan Dan Reputasi Kap Terhadap Audit Report Lag (Studi Empiris pada perusahaan subsektor industri dasar dan kimia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018). Universitas Buddhi Dharma. Google Scholar

 

Mashuri, A. A. S., & Ermaya, H. N. L. (2020). The Effect of Tax Aggressiveness and Media Exposure on Corporate Social Responsibility Disclosure with Profitability as Moderated Variables. 4th Padang International Conference on Education, Economics, Business and Accounting (PICEEBA-2 2019), 16�28. Google Scholar

 

Pohan, H. T., Noor, I. N., & Bhakti, Y. F. (2018). Pengaruh Profitabilitas Dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Ukuran Perusahaan Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi Trisakti, 5(1), 41�52. Google Scholar

 

Rosiliana, K., Yuniarta, G. A., AK, S. E., Darmawan, N. A. S., & SE, A. (2014). Pengaruh corporate social responsibility terhadap kinerja keuangan perusahaan (studi empiris pada perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012). JIMAT (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi) Undiksha, 2(1). Google Scholar

 

Saputro, F. G. (2014). Analisis Kinerja Keuangan Perusahaan BUMN Bidang Konstruksi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013. Skripsi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta. Google Scholar

 

Sari, M. N. (2019). Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Media Exposure Sebagai Variabel Moderating (Studi Pada Perusahaan Perkebunan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia, Malaysia dan Singapura Periode. Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja, 4(2), 68�75. Google Scholar

 

Sugiyono. (2012). Memahami Penelitian Kualitatif. CV. Alfabeta. Google Scholar

 

Suharsaputra, U. (2012). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan tindakan. Bandung: Refika Aditama. Google Scholar

 

Wahyu, W., & Salam, R. (2020). KOMITMEN ORGANISASI (Kajian: Manajemen Sumber Daya Manusia). Google Scholar


Copyright holder :

Revi, Helvis, Markoni (2021).

 

 

First publication right :

Jurnal Syntax Transformation

 

This article is licensed under: