Jurnal Syntax Transformation

Vol. 2 No. 12, Desember 2021

p-ISSN : 2721-3854 e-ISSN : 2721-2769

Sosial Sains

 

PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN SELAMA PANDEMI DI PABRIK KUE NUNI COOKIES, TANGERANG

 

Yohana Claudya, Leo Alexander Tambunan �

Fakultas Ekonomi, Bisnis, dan Ilmu Sosial Universitas Matana, Tangerang, Banten Indonesi

Email: [email protected], [email protected]

 

INFO ARTIKEL

ABSTRAK

Diterima

2 Desember 2021

Direvisi

9 Desember 2021

Disetujui

20 Desember 2021

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh stres kerja (X) sebagai variabel bebas dengan indikator beban kerja (X1), sikap pemimpin (X2), waktu kerja (X3), konflik (X4), komunikasi (X5), dan otoritas kerja (X6) terhadap kepuasan kerja (Y) sebagai variabel terikat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan perolehan data melalui hasil kuesioner yang disebarkan kepada 50 karyawan yang bekerja di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang selama pandemi berlangsung. Dari hasil penelitian yang sudah dilakukan, di dapatkan hasil bahwa ada pengaruh yang signifikan dari stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang.

 

ABSTRACT

This research was conducted to connect whether there is an effect of job stress (X) as an independent variable with indicators of workload (X1), leader attitude (X2), working time (X3), conflict (X4), communication (X5), and work authority (X6). on job satisfaction (Y) as the dependent variable. This study uses quantitative methods with data acquisition through the results of questionnaires distributed to 50 employees who work at the Pabrik Kue Nuni, Cookies, Tangerang during the pandemic. From the results of research that has been done, it is found that there is a significant effect of work stress on employee job satisfaction at the Pabrik Kue Nuni, Cookies, Tangerang.

Kata Kunci:

Stres kerja, beban kerja, sikap pemimpin, waktu kerja, konflik, komunikasi, otoritas kerja, kepuasan kerja

 

 

 

Keywords:

Job stress, workload, leader attitude, workin time, conflict, communication, work authority, jobs satisfaction.


 


Pendahuluan

Pada zaman globalisasi saat ini, semua mengalami kemajuan yang sangat pesat. Baik dalam bidang teknologi maupun ekonomi semua sudah mengalami perkembangan (Fonna, 2019). Hal ini mempengaruhi didalam dunia pekerjaan, dimana setiap perusahaan harus bersaing lebih keras untuk mencapai tujuannya (Riniwati, 2016). Salah satunya adalah dengan meningkatkan komposisi dalam menata Sumber Daya Manusia yang mereka punya, karena Sumber Daya Manusia merupakan harta yang paling utama dalam suatu perusahaan (Steven & Prasetio, 2020).

Menurut (Fardah & Ayuningtias, 2020) sumber daya manusia merupakan bagian utama dalam menjalankan sebuah perusahaan atau organisasi, sehingga perusahaan harus menempatkan sumber daya manusia yang berkulitas dan berkompeten di perusahaannya untuk membantu mencapai tujuan.

Perusahaan atau organisasi yang mempunyai citra yang baik akan memiliki tingkat kepuasan kerja karyawan yang tinggi juga (Soegandhi, 2013). Sedangkan jika sebuah perusahaan memiliki karyawan yang memiliki tingkat kepuasan yang kurang akan membawa dampak buruk bagi perusahaan itu sendiri (Fardah & Ayuningtias, 2020).

Banyak sebab yang dapat mempengaruhi tingkat kepuasan kerja karyawan, salah satunya adalah tingkat stres keryawan Stres kerja adalah dimana suatu kondisi tidak nyaman yang mengakibatkan adanya ketidakseimbangan fisik dan psikis sehingga dapat mempengaruhi emosi, proses berfikir dan kondisi seorang karyawan yang ada di perusahaan tersebut (Andika & Irmayanti, 2021).

Pada akhir Desember 2019, dunia dikejutkan dengan munculnya Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) yang pertama kali muncul di kota Wuhan, China. Banyak perusahaan yang mengalami kerugian, tidak hanya perusaahan-perusahaan besar tetapi pengusaha kecil juga merasakan akibatnya (Hadiwardoyo, 2020). Pabrik Kue Nuni Cookies bertempat di Larangan, Tangerang salah satu pabrik rumahan yang merasakan dampak dari wabah ini.

Salah satu dampak selama pandemi yang dirasakan pabrik rumahan Nuni Cookies yang bertempat di Tangerang ini adalah penurunan jumlah pesanan yang signifikan hal ini membuat pabrik tersebut mengalami kerugian, hal tersebut sejalan dengan ungkapan (Alfin, 2021). Selain itu, menurut (Farihiyyah & Musthofa, 2020) selama pandemi pemerintah Indonesia yang telah menetapkan kebijakan baru lockdown membuat jam kerja dipabrik kue Nuni Cookies ini mengalami penurunan

Sejalan dengan penelitian yang dilakukan (Hidayati, 2021) Tujuan penelitian ini dilakukan adalah untuk mengetahui pengaruh stres kerja dengan indikator beban kerja, sikap pemimpin, waktu kerja, konflik, komunikasi, dan otoritas kerja terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang.

 

Metode Penelitian

Dalam penelitian ini, metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan sumber data melalui hasil kuesioner (Sugiyono, 2017).

Dalam penelitian ini, hal yang menjadi objek penelitian adalah stres kerja terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang. Pabrik kue Nuni Cookies ini berada di Jl. Subur no. 81 rt 02 rw 01, Larangan Utara, Kota Tangerang, Banten. Populasi adalah seluruh wilayah yang terdiri atas: suatu objek yang mempunyai ciri atau karateristik tertentu yang sudah ditentukan oleh peneliti untuk di teliti dan kemudian ditarik ke simpulannya (Kartika et al., 2019). Menurut (Sugiyono, 2016) sampel adalah sebagian dari karakteristik yang sudah ditentukan dalam populasi.

 

Hasil dan Pembahasan

1.    Uji Validitas dan Reliabilitas

Perhitungan uji validitas untuk kuesioner, sedangkan uji reliabilitas yang digunakan adalah dengan menggunakan Chronbach�s Alpha (Janna & HERIANTO, 2021). Kedua uji tersebut dilakukan dengan menggunakan Software SPSS versi 26 for Windows dengan hasil bahwa instrumen dalam penelitian telah valid dan reliabel.

 


2.    Uji Normalitas

 

 

Tabel 1

One -Sample Kolmogorov- Smimov Test

N

 

50

Normal parametrs

Mean

.0000000

Std. Deviation

2.99993970

Most Extreme Differenoes

Absolute

.110

Positive

.110

Negative

.072

Test Statistic

.110

Asymp.Sig. (-2tailed)

.185

  1. Test distribution is normal
  1. Caloulated from data
  1. Liliefors significance correction

Sumber : data primeryang diolah dengan SPSS 26, 2020


Dari hasil tabel diatas menunjukan bahwa 0,185 > 0,05 yang dapat diartikan bahwa nilai berdistribusi normal.


3.    Uji Multikolinearitas


Tabel. 2

Uji Multikolinearitas

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

standardized Coefficients Beta

T

Sig

Collinearity

Tolerance

Statistic VIF

B

Std. Error

1

(constant)

1.142

2.666

 

428

.670

 

 

 

Beban kerja

1.127

267

382

3.855

.000

.248

4.030

 

Sikap pemimpin

208

167

179

1.241

.221

.118

8.496

 

Waktu kerja

309

137

260

257

.029

.183

5.466

 

Konflik

075

103

054

728

.470

.442

2.265

 

Komunikasi

950

202

591

4.706

.000

.154

6.475

 

Otoritas kerja

345

555

065

.622

.538

.222

4.514


  1. Dependent Variabel : Kepuasa Kerja

 

Dari data yang sudah di dapatkan, dapat diketahui bahwa semua variable bebas memiliki nilai VIF kurang dari 10, dan nilai tolerance lebih besar dari 0,10. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada gejala multikolinearitas.


4.    Uji Heteroskedastistas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


 

 

 

 

 


Gambar������ 1. Uji Heteroskedastisitas



Hasil uji heteroskedastistas yang didapati, dapat dilihat dari gambar 1 diatas. Menurut data yang sudah diolah dengan SPSS 26 melalui grafik scatterplot, tampilan pola grafik yang didapat menyebar dan tidak membentuk pola apapun. Maka dapat disimpulkan bahwa model regresi pada penelitian ini bebas dari terjadinya masalah heteroskedastistas.



5.    Analisis Regresi Linear Berganda

Table 3

Analisis Regresi Linear Berganda


Model

Unstandardized

B

Coefficients Std. Error

standardized Coefficients Beta

1

(constant)

1.142

2.666

 

 

Beban kerja

1.127

267

382

 

Sikap pemimpin

208

167

197

 

Waktu kerja

309

137

260

 

Konflik

075

103

054

 

Komunikasi

950

202

591

 

Otoritas kerja

350

555

.065


Dependent Variabel : Kepuasan Kerja

 


Y = 1.142 + 1,127X1 + 0,208X2 - 0,309X3 + 0,075X4 + 0,950X5 + 0,345X6

 

Nilai konstanta sebesar 1.142 artinya nilai ini bersifat konstan artinya tidak terikat pada variabel bebas maupun pada variabel terikat.

 


 

6.    Koefisien Determinasi ( R square )

 


Tabel 4

Koefisien Determinasi ( R square )

Model

R

R Square

Adjusted R Square

Std. Error of the estimate

1

954

911

898

2.03111

  1. Prediction (constants), otoritas kerja, konflik, beban kerja, komunikasi, waktu kerja, sikap pemimpin

 


Berdasarkan tabel diatas menunjukan bahwa data yang sudah diolah memiliki nilai r square sebesar 0,911 yang artinya 91,1% variabel dari kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh beban kerja (X1), sikap pemimpin (X2), waktu kerja (X3), konflik (X4), komunikasi (X5), dan otoritas kerja (X6).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


7.    Uji Hipotesis


 

Tabel 5. Uji T

Coefficientsa

Model

Unstandardized Coefficients

standardized Coefficients Beta

T

Sig

Collinearity

Tolerance

Statistic VIF

B

Std. Error

1

(constant)

1.142

2.666

 

428

.670

 

 

 

Beban kerja

1.127

267

382

3.855

.000

.248

4.030

 

Sikap pemimpin

208

167

179

1.241

.221

.118

8.496

 

Waktu kerja

309

137

260

257

.029

.183

5.466

 

Konflik

075

103

054

728

.470

.442

2.265

 

Komunikasi

950

202

591

4.706

.000

.154

6.475

 

Otoritas kerja

345

555

065

.622

.538

.222

4.514


 

Table 6

Uji F

Model

Sum of Square

df

Mean Square

f

Sig

1

Regression

1806.527

6

301.088

72.984

.000b

Residual

177.393

43

4.125

 

 

Total

1983.920

49

 

 

 

  1. Dependent Variabel : Kepuasan Kerja
  1. Prediction (constants), otoritas kerja, konflik, beban kerja, komunikasi, waktu kerja, sikap pemimpin

 


Dapat diketahui bahwa nilai signifikan untuk pengaruh beban kerja (X1), sikap pemimpin (X2), waktu kerja (X3), konflik (X4), komunikasi (X5), dan otoritas kerja (X6) secara simultan terhadap Kepuasan Kerja (Y) adalah sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai F hitung 72,984 > F tabel 2,30. Sehingga dapat disimpulkan bahwa H7 dapat diterima. Maka Stres Kerja (X) dengan indikator beban kerja (X1), sikap pemimpin (X2), waktu kerja (X3), konflik (X4), komunikasi (X5), dan otoritas kerja (X6) memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel Kepuasan Kerja (Y).

 

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang mengenai pengaruh stress kerja terhadap kepuasan kerja karyawan, maka dapat disimpulkan bahwa dalam penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa beban kerja (X1) memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang dengan hasil thitung sebesar 3,855 dengan ttabel 2,017.

Penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa sikap pemimpin (X2) tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang dengan hasil thitung sebesar 1,241 dengan ttabel 2,017. Penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa waktu kerja (X3) tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang dengan hasil thitung sebesar 0,257 dengan ttabel 2,017.

Penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa konflik (X4) tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang dengan hasil thitung sebesar 0,728 dengan ttabel 2,017. Penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa komunikasi (X5) memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang dengan hasil thitung sebesar 4,706 dengan ttabel 2,017.

Dalam penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa otoritas kerja (X6) tidak memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang dengan hasil thitung sebesar 0,622 dengan ttabel 2,017. Dalam penelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil bahwa stres kerja (X) memiliki pengaruh terhadap kepuasan kerja karyawan selama pandemi di Pabrik Kue Nuni Cookies, Tangerang dengan hasil nilai F hitung 72,984 > F tabel 2,30.

 

Bibliografi

Alfin, A. (2021). Analisis Strategi UMKM Dalam Menghadapi Krisis Di Era Pandemi Covid-19. Jurnal Inovasi Penelitian, 1(8), 1543�1552. Google Scholar

 

Andika, A. W., & Irmayanti, N. P. (2021). Pengaruh Stres Kerja Dan Konflik Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Pada PT. Sinarartha Bali Money Changer Kabupaten Badung. JENIUS (Jurnal Ilmiah Manajemen Sumber Daya Manusia), 4(3), 298�306. Google Scholar

 

Fardah, F. F., & Ayuningtias, H. G. (2020). Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kepuasan Kerja (Studi Pada Cv Fatih Terang Purnama). Jurnal Mitra Manajemen, 4(5), 831�842. Google Scholar

 

Farihiyyah, F., & Musthofa, M. B. (2020). Penerapan Analisis SWOT Sebagai Strategi Dalam Menghadapi Dampak Perekonomian Masyarakat Di Era Pandemi. Jurnal Manajemen Dan Inovasi (MANOVA), 3(2), 43�54. Google Scholar

 

Fonna, N. (2019). Pengembangan Revolusi Industri 4.0 Dalam Berbagai Bidang. Guepedia. Google Scholar

 

Hadiwardoyo, W. (2020). Kerugian Ekonomi Nasional Akibat Pandemi Covid-19. Baskara: Journal Of Business And Entrepreneurship, 2(2), 83�92. Google Scholar

 

Hidayati, S. (2021). Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Stres Kerja Sebagai Variabel Intervening (PT. Mount Scopus Indonesia). Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Uin Jakarta. Google Scholar

 

Janna, N. M., & HERIANTO, H. (2021). Konsep Uji Validitas Dan Reliabilitas Dengan Menggunakan SPSS. Google Scholar

 

Kartika, Y. D., Rizani, D. A., & Sibuea, R. T. (2019). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Diperusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Divre Sumut. Jurnal Mutiara Manajemen, 4(1), 345�357. Google Scholar

 

Riniwati, H. (2016). Manajemen Sumberdaya Manusia: Aktivitas Utama Dan Pengembangan SDM. Universitas Brawijaya Press. Google Scholar

 

Soegandhi, V. M. (2013). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Loyalitas Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior Pada Karyawan PT. Surya Timur Sakti Jatim. Agora, 1(1), 808�819. Google Scholar

 

Steven, H. J., & Prasetio, A. P. (2020). Pengaruh Stres Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Penelitian IPTEKS, 5(1), 78�88. Google Scholar

 

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Pendidikan. Alfabeta CV. Google Scholar

 

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif. Google Scholar

 



 

 


Copyright holder :

Yohana Claudya, Leo Alexander Tambunan� (2021).

 

First publication right :

Jurnal Syntax Transformation

 

This article is licensed under: