|
Jurnal
Syntax Transformation |
Vol. 1
No. 4, Juni 2020 |
|
p-ISSN :
2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial
Sains |
ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM
MENGUKUR KINERJA PERUSAHAAN PADA PT. KIMIA FARMA TBK. YANG TERDAFTAR DI BEI
PERIODE 2016-2018
Wahyu Restu Illahi, Dicky Jhoansyah, Faizal Mulia Z
Fakultas Ilmu Administrasi dan Humaniora, Univesitas Muhammadiyah Sukabumi
Email: [email protected], [email protected]
���������� Dan [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima 2 Juni 2020 Diterima dalam bentuk revisi 15 Juni 2020 Diterima dalam bentuk revisi 20 Juni 2020 |
Tujuan dari penelitian
ini untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan dengan rasio keuangan pada PT. Kimia Farma (persero) Tbk. Yang terdaftar di bei periode 2016-2018 dengan rasio rasio likuiditas
menggunakan Current
Rasio (CR) dan Quick Rasio (QR), rasio
solvabilitas menggunakan Debt To Total Assets (DTAR) dan Debt To Total Equity (DTER),� sedangkan rasio profitabilitas menggunakan Net
Profit Margin (NPM) Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode pengambilan data menggunakan data sekunder yaitu studi pustaka
dan dokumentasi laporan keuangan dari PT. Kimia Farma (persero) Tbk� yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia (BEI) dari periode
2016 � 2018. Hasil penelitian yang dihitung menggunakan likuiditas menunjukan perusahaan yang kurng baik dikarenakan penurunan di setiap tahunnya sedangkan solvabilitas menunjukan kenaikan setiap tahunnya yang dimana kurang baik bagi
perusahaan karna karna berdampak pada pembayaran hutang dan profitabilitas menunjukan kenaikan dan penurunan yang tidak signifikan menandakan baik hal ini perusahaan
mampu menghasilkan laba yang cukup baiksistem zonasi pada proses
penerimaan peserta didik baru. |
|
Kata kunci:
Rasio Keuangan,
Kinerja Perusahaan. |
Pendahuluan
Perusahaan
dibangun dengan cita-cita diantaranya untuk memakmurkan pemilik perusahaan serta penguasa saham. Tujuan ini
dapat dicapai dengan memaksimalkan nilai perusahaan dengan pendapat bahwa pemilik perusahaan
serta pemegang saham akan makmur
jika kekayaannya meningkat. Tujuan utama perusahaan ialah agar memaksimalkan kekayaan serta nilai perusahaan (value of the
firm) (Sutira,
2018).
Perusahaan
farmasi merupakan perusahaan yang memiliki penghasilan ekonomi dalam bidang meneliti,
mengembangkan, dan mendisribusikan
obat-obatan di Indonesia, perushaan
farmasi seperti perusahaan lain yang dimana memiliki pesaing�pesaing dalam mendapatkan
keuntungan mulai dari perusahan BUMN dan perusahan swasta maka dari itu
perusahaan farmasi harus memiliki manajemen keuangan yang baik karena perusahaan
farmasi juga memiliki
system pendanaan dari pihak external maupun dari pihak internal yang dimana bisa menarik
para investor. Tetapi cnbcindonesia.com-Pada 27 Maret 2019 KAEF efektif menjadi pemegang saham mayoritas PT Phapros Tbk (PEHA) dengan total kepemilikan sebesar 56,77%. Akuisisi tersebut membuat total aset perusahaan per akhir Juni 2019 melesat 48,57% menjadi RP 16,8 triliun dari akhir
tahun 2018 yang ada di Rp
11,33 triliun. Akan tetapi patut disayangkan bahwa penggabungan usaha tersebut tidak berbuah manis
karena terhadap separuh pertama tahun ini, jumlah
manfaat perusahaan bisa jadi anjlok
68,57% secara tahunan ke level Rp 47,75 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya
sebesar Rp 151,92 miliar. Padahal jumlah penghasilan perusahaan tumbuh 18,78% year-on-year (YoY), dari
Rp 3,81 triliun hingga Rp
4,52 triliun. Ternyata sesudahnya dicari lebih teliti, kemampuan
keuangan KAEF tertekan diakibatkan oleh melesat beban keuangan perusahaan sehingga
lebih dari dua kali lipat.

Gambar 1. Grafik Total Hutang
Sumber : Bursa Efek Indonesia (2020)
���������
�� Pada
semester I-2019, jumlah beban
keuangan KAEF meroket
153,49% YoY hingga Rp 224,63 miliar
dari sebelumnya Rp 88,62 miliar di semester I-2018. Beban keuangan
perusahaan naik seiring dengan tingginya utang bank jangka pendek yang per akhir Juni 2019 mencapai Rp 4,9 triliun. Padahal pada akhir tahun lalu nilainya
hanya Rp 2,78 triliun.
Grafik diatas menunjukan total hutang perusahaan farmasi PT. Kimia Farma yang dimana perusahaan memiliki perbedaan, untuk PT Kimia Farma Tbk menunjukan
total hutang yang meningkat
setiap tahunnya, total hutang yang meningkat disebabkan oleh hutang jangka panjang yang meningkat setiap tahun bisa mempengaruhi
pendapatan perusahaan dan jika jumlah hutang
jangka pendek lebih kecil dari
pada hutang jangka Panjang bahawasannya dikuatirkan perusahaan farmasi BUMN akan mengalami gangguan dan laba perusahaan juga akan semakin tertekan akibat harus membiayai
bunga pinjaman yang bisa mempengaruhi kinerja perusahaan PT. Kimia Farma Tbk.
(Hatta & Riyanto,
2013) menyatakan bahwa manajemen keuangan� dapat diartikan sebagai semua aktivitas perusahaan yang berhubungan dengan usaha�usaha
mendapatkan dana perusahaan
dengan biaya yang murah serta usaha
untuk menggunakan dan mengalokasikan dana tersebut secara efesien.
Analisis
laporan keuangan terdiri dari dua
bagian kata, yaitu �analisis� serta laporan keuangan�.
Analisis ialah pembagiaan suatu persoalan ataupun problem� serta
menjabarkan terhadap relasi diantara bagian -bagian yang ada di dalamnya untuk berikutnya didapati suatu pemahaman secara menyeluruh. Sedangkan laporan keuangan adalah suatu penyajian
terstruktur dari posisi keuangan dan kinerja keuangan suatu entitas.
Sedangkan menurut
(Hatta & Riyanto, 2013) pengertian
Laporan Keuangan adalah sebagai berikut: Laporan Keuangan merupakan hasil akhir dari
proses akutansi yang meliputi
dua laporan utama yakni neraca
dan laba rugi.
Likuiditas adalah
kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya secara lancar dan tepat waktu. Hal ini menunjukan perusahaan harus bisa membayar
kewajiban jangka pendek. (Hermanrto dan Agung, 2015) menyatakan :
�Rasio
likuiditas adalah mengukur kemampuan perushaan memenuhi kewajiban jangka pendek pada saat jatuh tempo, dapat memelihara modal kerja untuk memenuhi kebutuhan operasional membayar bunga tiap jatuh tempo dan memelihara tingkat kredit yang menguntukan�.
Rasio solvabilitas adalah rasio yang
menunjukkan besarnya aktiva sebuah perusahaan
yang didanai dengan utang. Artinya, seberapa besar beban utang yang ditanggung oleh perusahaan dibandingkan dengan aktivanya. Rasio ini merupakan ukuran yang menunjukkan kemampuan perusahaan untuk membayar seluruh kewajibannya.
Menurut (Sutrisno, 2013), memberikan
pengertian bahwa:
�Rasio
solvabilitas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi semua kewajibannya apabila perusahaan di likuiditasi. Bisasanya permasalah yang muncul apabila perusahaan dilikuidasi menyangkut apakah kekayaan yang dimiliki perusahaan mampu menutup semua
hutang-hutangnya berate perusahaan
dalam kondisi solvable, sebaliknya pada saat lilikuidasi kekayaan perusahaan tidak bisa menutup semua
hutangnya berati perusahaan dalam kondisi insolvabel�.
Rasio profitabilitas
merupakan rasio yang dimana suatu perusahaan
menggambarkan keuntungan
yang diperoleh dari setiap kegiatan yang dilakukan perusahaan, beberapa definisi menurut para ahli:
(Sutrisno, 2013) mendefinisikan
bahwa: Rasio profitabilitas untuk mengukur seberapa besar tingkat keuntungan
yang dapat diperoleh oleh perusahaan. Semakin besar tingkat keuntungan
menunjukan semakin baik manajemen dalam mengelola perusahaan.
Metode Penelitian
��������� Objek penelitian
dalam penelitian ini 3 tahun laporan
keuangan pada perusahaan farmasi PT Kimia Farma (persero) Tbk. yang terdaftar di Bursa Efek
Indonesia. Populasi adalah
�wilayah generalisasi yang terdiri
atas obyek/subyek yang memepunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya� (Sugiyono,
2016) Populasi
dalam penelitian ini adalah semua
laporan keuangan perusahaan PT. Kimia Farma Tbk. Sampel adalah
bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut (Sugiyono,
2016) Dalam
penelitian ini sampel yang di ambil yaitu laporan keuangan
perusahaan yang diterbitkan
selama tiga tahun terakhir, laporan keuangan PT. Kimia Frma Tbk tahun
2016, tahun 2017, tahun
2018.
a. Rasio Likuiditas
Tabel 1 Current ratio PT Kimia Farma Tbk.
|
Tahun |
Aktiva lancar (a) |
hutang lancar (b) |
Current rasio (c)= a : b |
|
|
2016 |
2.906.737. 458.288 |
1.696.208. 867.581 |
1,71 |
|
|
2017 |
3.662.090. 215.984 |
2.369.507. 448.769 |
1,55 |
|
|
2018 |
5.369.546. 726.061 |
3.774.304. 481.466 |
1,42 |
|
Sumber : data diolah, (2020)
Tabel 1 menunjukan bahwa tahun 2016 bernilai 1,71 dan pada tahun 2017
sampai 2018 yang bernilai
1,55 dan 1,42 mengalami penurunan
yang di sebabkan aktiva lancar dan hutang lancar meningkat dan bertambah.
Tabel 2 quick ratio PT Kimia Farma Tbk.
|
Thn |
Hutang lancar (a) |
Aktiva lancar (b) |
Perse- dian (c) |
quick rasio �(d)= b � c : a |
|
20 16 |
1.696. 208. 867. 581 |
2.906. 737. 458. 288 |
967. 326. 842. 652 |
1,14 |
|
20 17 |
2.369. 507. �448. 769 |
3.662. 090. 215. 984 |
1.192. 342. 702. 145 |
1,04 |
|
20 18 |
3.774. 304. 481. 466 |
5.369. 546. 726. 061 |
1.805. 736. 012. 012 |
0,94 |
Tabel 2 diketahui 2016 menunjukan 1,14 pada tahun 2017 sampai 2018 yang menunjukan 1,04
dan 0,94 mengalami penurunan,
hal ini di sebabkan oleh persediaan yang meningkat secara dratis di tahun 2018.
b. Rasio Solvabilitas
Tabel 3 Debt
To Equity PT Kimia� Farma
Tbk.
|
Tahun |
Total hutang (a) |
modal (b) |
Debt to equity �(c)= a : b |
|
2016 |
2.341.155. 131.870 |
2.271.407. 409.194 |
103,07 |
|
2017 |
3.523.628. 217.406 |
2.572.520. 755.128 |
136,97 |
|
2018 |
6.103.967. 587.830 |
3.356.459. 729.851 |
181,86 |
Sumber : data diolah, (2020)
Hasil tabel 3 pada tahun 2016 menunjukan 103,07 dan 2017 menunjukan
136,97 menandakan peningkatan
yang di sebabkan total hutang,
sedangkan 2018 yang menunjukan
181,86 menandakan peningkatan
yang di sebabkan oleh total hutang
yang naik secara drastis.
Tabel 4 Debt To Assets PT Kimia� Farma
Tbk.
|
Tahun |
Total hutang (a) |
Total aktiva (b) |
Debt to assets �(c)= a : b |
|
2016 |
2.341.155 .131.870 |
4.612.562. 541.064 |
50,76 |
|
2017 |
3.523.628 .217.406 |
6.096.148. 972.534 |
57,8 |
|
2018 |
6.103.967. 587.830 |
9.460.427. 317.681 |
64,52 |
Sumber : data diolah, (2020)
���� Tabel 4 menunjukan tahun 2016 sebesar 50,76 dan 2017 sebesar
57,8 disebabkan oleh total aktiva
yang meningkat lebih besar dari total hutang. Sedangkan 2018 meningkat drastis menjadi 64,52 yang di sebabkan
oleh total hutang dan total aktiva
meningkat signifikan.
c. Rasio Profitabilitas
Tabel 5 Net
Profit Margin PT Kimia Farma Tbk.
|
Tahun |
Laba bersih setelah pajak (a) |
Penjualan bersih (b) |
Net
profit margin �(c)= a : b |
|
2016 |
271.597. 947.663 |
5.811.502. 656.431 |
4,67 |
|
2017 |
331.707. 917.461 |
6.127.579. 645.113 |
5,41 |
|
2018 |
401.792. 808.948 |
7.454.114. 741.189 |
5,39 |
��� Sumber :
data diolah, (2020)
Tabel 5 Menunjukan hasil pada 2016 4,67
dan 2017 5,41 mengalami peningkatan
yang di sebabkan oleh laba bersih. Sedangkan pada tahun 2018 hasil menunjukan mengalami penurunan selisih sedikit menjadi 5,39.
Kesimpulan
Rasio likuiditas perusahaan berada dalam keadaan yang kurang baik. Hal ini dapat dilihat
pada current ratio dan quick ratio bahwa
pada dasarnya mengalami penurunan. Semakin tinggi atau besarnya
nilai rasio likuiditas, menandakan keadaan perusahaan berada dalam kondisi
liquid. Liquid yaitu keadaan
dimana perusahaan dinyatakan sehat dan dalam keadaan baik
karena mampu melunasi kewajiban jangka pendek, dalam penelitian ini tidak menandakan
baik atau likuid dikarenakan mengalami penurunan.
Rasio solvabilitas perusahaan terdapat di urutan insolvable.
Hal ini bisa terlihat di rasio solvabilitas kondisi modal perusahaan tidak memadai untuk menjamin
hutang yang didapat oleh kreditur. Insolvable yaitu keadaan dimana kemampuan perusahaan untuk membayar hutang-hutangnya secara tepat waktu berada
dalam posisi
Bibliografi
Hatta, A.
J., & Riyanto, B. (2013). Agus Sartono.(2001). Manajemen Keuangan Teori dan
Aplikasi . Yogyakarta: BPFE..(2010). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi .
Yogyakarta: BPFE. Ahmad juma�h, 2008. The Financial Factors Influencing Cash
Dividend Policy: A. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol, 2(1).
Hermanto,
B., & Agung, M. (2015). Analisa Laporan Keuangan. Jakarta: Lentera Ilmu Cendekia.
Sugiyono,
P. D. (2016). Metode Penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D.
ALFABETA, CV.
Sutira,
A. (2018). Pengaruh struktur aktiva, struktur modal dan profitabilitas
terhadap nilai perusahaan di PT. Jasuindo Tiga Perkasa Periode 31 Maret 2008�31
Desember 2016: Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index. UIN
Sunan Gunung Djati Bandung.
Sutrisno.
(2013). Manajemen Keuangan Teori Konsep dan Aplikasi. In Manajemen Keuangan
Teori Konsep dan Aplikasi. Yogyakarta: Ekonisia.