|
Vol. 3, No. 2, Februari 2022 |
|
|
p-ISSN : 2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial Sains |
��������������������������������������������������������������������������������������������������������
ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN, MOTIVASI DAN� LINGKUNGAN� KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN CV. BERKAH JAYA UTAMA
Nanang Suherman
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Budi Luhur, Jakarta, Indonesia
Email: [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima 2 Februari� 2022 Direvisi 11 Februari� 2022 Disetujui 20 Februari� 2022 |
ABSTRACT This study aims to describe the problems that exist in the CV. Berkah Jaya Utama, where the printing and stationery business sector development has become an opportunity for small companies for sub-sectoral work. Take advantage of opportunities in reaching consumers, creating competition between similar printing companies. This also makes every company innovate creative marketing strategies to sell the services offered to the target audience. CV. Berkah Jaya Utama is a printing company founded in 2008 and is engaged in printing and stationery. The obstacle that often occurs is when many printing orders must be completed on time. In this situation, leadership direction, company motivation, and good working environment between work fields at CV. Berkah Jaya Utama so that employee performance can be followed up as soon as possible so as not to cause disappointment from consumers. |
|
Kata Kunci: Kepemimpinan; Motivasi dan Lingkungan Kerja; Kinerja Pegawai
Keywords: Leadership; Work Motivation and Environment; Employee Performance |
Pendahuluan
Sumber Daya Manusia (SDM) sangat penting bagi organisasi/perusahaan dalam mengatur, mengelola dan memanfaatkan pegawai sehingga dapat berfungsi secara produktif dalam rangka untuk tercapainya tujuan organisasi. Setiap��� organisasi membutuhkan�� sumber�� daya�� manusia�� yang andal� dan� mempunyai� komptensi� yang� baik untuk���� mewujudkan���� tujuan���� dari���� sebuah organisasi (Dewi et al., 2021). Sumber daya manusia suatu perusahaan perlu dikelola secara benar agar tercipta antara kebutuhan pegawai dengan tuntutan dan kemampuan perusahaan tersebut. Manusia sebagai faktor tenaga kerja dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, maka sangat penting memberi perhatian terhadap keadan pegawai (Hayati & Yulianto, 2021). Berkembangnya suatu perusahaan sangatlah bergantung pada kualitas kinerja dari tenaga kerja yang ada di perusahaan itu sendiri.
Kepemimpinan efektif memiliki peranan penting dan strategis untuk menentukan efektifitas dan efisiensi pencapaian tujuan kelompok dan organisasional. Pemimpin�� mempengaruhi perubahan� dan� pencapaian� tujuan� dengan� mempengaruhi� anggota� organisasi� untuk sampai di tingkat tinggi (Mulyadi, 2021).
Motivasi sebagai pendorong atau pengerak perilaku ke arah pencapaian tujuan merupakan suatu siklus yang terdiri dari tiga elemen, yaitu adanya kebutuhan (needs), dorongan untuk berbuat dan bertindak (drives), dan tujuan yang diinginkan (goals) (Luthans, 2006). Dorongan tersebut memiliki komponen berupa arah perilaku dan kekuatan perilaku (Kadarisman, 2012). Disamping itu,� terdapat hubungan mediasi antara motivasi kerja terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja (Amelia et al., 2018).
Disiplin kerja memberikan manfaat yang positif bagi organisasi, karena dengan adanya disiplin kerja dari dalam diri karyawan dapat menyelesaikan tugas sesuai dengan aturan standar kerja dan tepat waktu sesuai yang telah ditentukan. (Wirawan, 2009), menjelaskan mengenai disiplin yaitu sikap dan perilaku kepatuhan terhadap peraturan organisasi, prosedur kerja, kode etik, dan norma budaya organisasi lainnya yang harus dipatuhi. Disamping itu Disiplin kerja merupakan sikap seseorang untuk mematuhi norma atau aturan yang berlaku (Arifah, 2022).
Kepemimpinan, motivasi dan lingkungan kerja dibutuhkan sekali oleh para karyawan CV. Berkah Jaya Utama mengingat pekerjaan antara satu bidang pekerjaan dengan bidang pekerjaan lainnya saling berkaitan sehingga jika ada salah satu bidang kerja yang mengalami kesalahan dalam bekerja maka semua pekerjaan akan menjadi terhambat.
Kendala yang sering terjadi adalah Kendala yang sering terjadi adalah ketika order percetakan banyak dan harus selesai tepat waktu dalam keadaan inilah perlu kinerja yang baik antar bidang kerja CV. Berkah Jaya Utama agar bisa di tindak lanjuti sesegera mungkin sehingga tidak menimbulkan kekecewaan dari konsumen.
Metode Penelitian
Jenis Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan ini merupakan penelitian deskriptif, dengan menggunakan pendekatan kualitatif (Cresswell, 2017). Penelitian deskriptif adalah suatu bentuk penelitian yang ditujukan untuk mendeskripsikan fenomena-fenomena yang ada, baik fenomena alamiah maupun fenomena buatan manusia. Fenomena itu bisa berupa bentuk, aktivitas, karakteristik, perubahan, hubungan, kesamaan dan perbedaan antara fenomena yang satu dengan fenomena lainnya (Sukmadinata, 2006).
Sample dan Populasi
Populasi pada penelitian ini adalah Lokasi Kegiatan Perusahaan CV. Berkah Jaya Utama, dimana peneliti meneliti sampel dari keseluruhan populasi yang ada (sampel jenuh).
Prosedur Pengambilan dan Pengumpulan Data
Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti dalam penelitian sebagai berikut:
Observasi
Teknik pengumpulan observasi yang digunakan adalah participant observation, yaitu dimana peneliti terlibat secara langsung dalam kegiatan sehari-hari pada CV. Berkah Jaya Utama,sebagai sumber data.
Wawancara
Teknik pengumpulan dengan cara wawancara yang digunakan adalah wawancara tidak terstruktur, yaitu peneliti hanya memuat poin-poin penting pada kasus CV. Berkah Jaya Utama, dari responden.
Hasil Dan Pembahasan
Penerapan Kepemimpinan Dalam Meningkatkan Kinerja
Kepemimpinan� di dalam� CV. Berkah Jaya Utama,yang efektif tidak dapat tercapai tanpa inklusi penuh, inisiatif dan kerja sama karyawan. Oleh karenanya pemberian arahan telah dilakukan agar karyawan bekerja sesuai dengan SOP. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan diungkapkan bahwasanya ari pembahasan yang dilakukan sesuai dengan topik dan pokok permasalahan, dan��� dari� analisis� data� yang� dilakukan� didapati� bahwa� secara� umum� kepemimpinan� berpengaruh signifikan� terhadap� disiplin� pegawai� pada Kantor� Dinas� Pendidikan� Kabupaten� Karo,� dimana� t hitung sebesar 14,187 sedangkan t table 1,983 pada = 5% (Nasution & Ichsan, 2021).�
Penerapan Motivasi Dalam Meningkatkan Kinerja
Motivasi sebagai pendorong atau pengerak perilaku ke arah pencapaian tujuan merupakan suatu siklus yang terdiri dari tiga elemen, yaitu adanya kebutuhan (needs), dorongan untuk berbuat dan bertindak (drives), dan tujuan yang diinginkan (goals). Dorongan tersebut memiliki komponen berupa arah perilaku dan kekuatan perilaku. Hasil serupa diungkapkan oleh (Anastacia, 2021) Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi berdasarkan tingkatan kebutuhan menurut Maslow Need Hierarchy Theorysudahditerapkan dengan baik pada kantor kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas IV Tanjungbalai Asahan yaitu 1) Kebutuhan fisikberupa pemberian fasilitas kantor sudah terpenuhi. 2) Kebutuhan keamanan, dari himbauan keselamatan dalam penggunaan masker dan penerapan hukum disiplin pegawai menurut PP 53 Tahun 2010 tentang tingkat dan jenis hukuman disiplin PNS sebagai motivasi dalam bekerja. 3) Kebutuhan sosial darikekuatan tali persaudaraan silahturahmi, melalui arahan dan saling berkoordinasi serta bekerja sama antar instansi. 4) Kebutuhan penghargaanyaitu pemberian tanggung jawab dan sertifikat purna bakti ataupun pemberian hadiah cendera mata dari pemimpin sebagai motivasi. 5) Aktualisasi diri pengembangan pelatihan dengan mengikuti diklat sesuai kebutuhan ijazah dan bidang pekerjaan masing-masing.Penghambat motivasi tersebut diberikan adalah faktor dana dalam pengambilan Pendidikan seperti diklat maupun pelatihan karena me membutuhkan waktu yang lama serta biaya pendidikan tersebut ditanggung sendiri.
Penerapan Lingkungan Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan CV. Berkah Jaya Utama
Selama ini semua karyawan CV. Berkah Jaya Utama sudah bekerja dengan aturan perusahan, keseluruhan alat di lingkungan kerja dan bekerja secara tim� untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal. Agar memberikan kepuasan kepada konsumen. Penelitian ini sejalan dengan yang dilakukan oleh (Dumanauw et al., 2018) hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen perubahan, lingkungan kerja dan budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa Utara.
Penerapan Kepemimpinan, Motivasi Dan Lingkungan Kerja Dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan CV. Berkah Jaya Utama Seharusnya
Kepemimpinan menunjukkan suatu hubungan pengaruh antara pemimpin dan pengikut untuk mencapai tujuan bersama dalam situasi tertentu (Silalahi, 2011).
Motivasi adalah serangkaian sikap dan nilai - nilai yang mempengaruhi individu untuk mencapai hal yang spesifik sesuai dengan tujuan individu. Sikap dan nilai tersebut merupakan suatu yang invisible yang memberikan kekuasan untuk mendorong individu untuk bertingkah laku dalam pencapaian tujuan (Veithzal Rivai Zainal, 2011).
Lingkungan kerja merupakan bagian komponen yang paling penting ketika karyawan melakukan aktivitas kerja, dengan memperhatikan lingkungan kerja yang baik atau men-ciptakan kondisi kerja yang mampu memberikan motivasi untuk bekerja maka akan membawa pengaruh terhadap gairah atau semangat karyawan dalam bekerja (Sunyoto, 2015).
Kepemipinan yang baik memberikan pengaruh postif akan kinerja karyawan agar tercipta nya tujuan bersama.
Selain itu motivasi perusahaan berupa reward atau punishment untuk memacu kinerja� karyawan agar menghasilkan suatu produk atau jasa yang baik untuk konsumen.
Lingkungan kerja memberikan manfaat yang positif bagi organisasi, karena dengan adanya lingkungan kerja yang baik dari dalam karyawan dapat menyelesaikan tugas sesuai dengan aturan standar kerja dan tepat waktu sesuai yang telah ditentukan. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan kinerja karyawan. Lingkungan kerja yang baik� dapat direalisasikan dengan bekerjaasama secara tim.
Kesimpulan
CV. Berkah Jaya Utama merupakan perusahaan kecil dibidang jasa pembangunan dan perbaikan konstruksi di Pekanbaru. Perusahaan ini melakasanakan kepeimpinan yang baik dengan karyawan. Motivasi karyawan dengan bentuk reward kepada karyawannya. Kemudian lingkungan kerja yang solid membuat perusahaan lebih kuat dan minim complain.
Amelia, D., Apriliyani, D., Badriyah, H., & Fitriani, L. (2018). Motivasi Kerja Dan Kinerja Karyawan.
Anastacia, D. (2021). Peranan Motivasi dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai Berbasis Kebutuhan. Google Scholar
Arifah, U. (2022). Pengaruh Disiplin Kerja, Motivasi Kerja, Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Purworejo. Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Google Scholar
Cresswell, J. W. (2017). Research Design : Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed (Edisi Ketiga). Pustaka Belajar. Google Scholar
Dewi, Y. H., Mulyanto, R. A. B., & Melati, R. (2021). Pengaruh Kepemimpinan, Motivasi dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Syntax Transformation, 2(9), 1352�1358. Google Scholar
Dumanauw, I. P., Taroreh, R. N., & Uhing, Y. (2018). Pengaruh Manajemen Perubahan, Lingkungan Kerja Dan Budaya Organisasi Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 6(4). Google Scholar
Hayati, N., & Yulianto, E. (2021). Efektivitas Pelatihan Dalam Meningkatkan Kompetensi Sumber Daya Manusia. Journal Civics & Social Studies, 5(1), 98�115. Google Scholar
Kadarisman, M. (2012). Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Luthans, F. (2006). Perilaku organisasi.
Mulyadi, M. (2021). Pengaruh Kepemimpinan Etis Dan Good Corporate Governance Terhadap Kinerja Perusahaan Bumn Di Indonesia. Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, 21(1), 137�160. Google Scholar
Nasution, L., & Ichsan, R. N. (2021). Pengaruh Penerapan Kepemimpinan Terhadap Kinerja Pegawai Pada Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Karo. Jurnal Ilmiah METADATA, 3(1), 308�320. Google Scholar
Silalahi, U. (2011). ReInventing Kepemimpinan di Sektor Publik untuk Membangun Kepercayaan Warga kepada Pemerintah. Jurnal Ilmu Administrasi: Media Pengembangan Ilmu Dan Praktek Administrasi, 8(3), 2. Google Scholar
Sukmadinata, N. S. (2006). Metode Penelitian Tindakan. Bandung: Remaja Rosda Karya.
Sunyoto, D. (2015). Manajemen dan pengembangan sumber daya manusia. Yogyakarta: Center for Academic Publishing Service. Google Scholar
Veithzal Rivai Zainal, E. J. S. (2011). Manajemen sumber daya manusia untuk perusahaan: dari teori ke praktek.
Wirawan. (2009). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia: teori, aplikasi, dan penelitian. Salemba empat.
|
Copyright holder : Nanang Suherman (2022)
|
|
First publication right :
This article is licensed under: |