|
Jurnal Syntax Transformation |
Vol. 3, No. 5, Mei 2022 |
|
p-ISSN: 2721-3854 e-ISSN: 2721-2769 |
Sosial Sains |
JOB STRESS, WORK LIFE BALANCE, AND WORKPLACE WELLBEING : A BIBLIOMETRIC ANALYSIS
Errica Dwitanti, Madziatul Churiyah
Universitas Negeri Malang, Jawa Timur, Indonesia
Email: [email protected], [email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima 23 April 2022 Direvisi 17 Mei 2022 Disetujui 23 Mei 2022 |
Penelitian korelasional adalah sebuah penelitian yang meliputi kegiatan pengumpulan data memilih dan menentukan antara hubungan serta tingkat hubungan dua variabel maupun lebih. Keberadaan hubungan serta tingkat variabel sangatlah penting sebab dengan mengetahui lebih lanjut mengenai tingkat hubungan yang ada, peneliti bisa memberikan penjelasan sesuai dengan tujuan penelitian yakni penelitian yang digunakan sebagai pengujian hipotesis atau teori yang berguna memperkuat hipotesis atau teori ataupun menolak hipotesis yang telah diteliti sebelumnya. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif akan berubah menjadi penelitian hipotesis (hypothesis testing) atau explanatory research (penelitian penjelasan).
ABSTRACT Correlational research is a research that includes data collection activities selecting and determining between the relationship and the degree of relationship between two or more variables. The existence of relationships and the level of variables is very important because by knowing more about the level of existing relationships, researchers can provide explanations according to the research objectives, namely research that is used as hypothesis testing or theory that is useful for strengthening hypotheses or theories or rejecting hypotheses that have been studied previously. Quantitative research with a descriptive approach will turn into hypothesis testing (hypothesis testing) or explanatory research (explanatory research). |
|
Kata Kunci: Bibliometric Analysis; Work Load; Work Stress; Work Life Balance
Keywords: Bibliometric Analysis; Work Load; Work Stress; Work Life Balance |
Pendahuluan
Sumber daya manusia (SDM) merupakan aset organisasi yang sangat penting. Manajemen sumber daya manusia dalam melakukan pengembangan kompetensi SDM diwujudkan melalui pelatihan berdasarkan analisa kebutuhan organisasi. Pelatihan merupakan suatu upaya dalam meningkatkan kompetensi agar dapat melakukan pekerjaannya (Mondy, 2008). Capaian kompetensi sesuai bidang kerja dapat memperbaiki kinerja dan meningkatkan motivasi kerja para karyawan (Dessler, 2003). Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kompetensi menjadi dasar yang kuat dalam peningkatan kinerja karyawan. Sehingga suatu organisasi dirasakan sangat perlu meningkatkan kompetensi sumber daya manusianya.
Adapun penggunaan beberapa faktor yang menjadi pendukung meningkatnya kinerja karyawan diantaranya yaitu keseimbangan pekerjaan dengan kehidupan sosial, beban kerja yang ada dalam perusahaan dimana karyawan tersebut bekerja dan gaya kepemimpinan yang merupakan salah satu cara bagaimana seseorang memimpin dalam berorganisasi guna memberikan performa yang maksimal bagi organisasi, dimana para karyawan akan memiliki kualitas hidup yang optimal baik dalam pekerjaannya maupun kehidupan sehari-hari diluar pekerjaan. Untuk melihat apakah tujuan perusahaan sudah tercapai dengan baik atau tidak adalah dengan mengukur kinerja karyawannya.
Penelitian yang berfokus pada penggunaan beban kerja, stres kerja, serta melalui kinerja sangat penting bagi organisasi untuk mencapai tujuan yang telah menjadi standar dalam suatu perusahaan. Beban kerja merupakan pengelolaan kemampuan seseorang untuk melaksanakan pekerjaannya baik kemampuan fisik, kemampuan kognitif maupun keterbatasan dalam menerima beban. Beban tersebut terdiri dari beban fisik dan mental. Contoh beban kerja fisik adalah mengangkat, mengangkut, merawat, mendorong. Sedangkan beban kerja mental adalah membandingkan kemampuannya dan bekerja dengan orang lain (Manuaba, 2000). Lima tahun terakhir penggunaannya masih menyatu pada sistem pengelolaan beban kerja, stres kerja yang melalui kinerja yang sangat penting bagi suatu organisasi. Sedangkan beberapa tahun terakhir ini sudah mulai fokus pada kinerja karyawan. Secara tidak langsung work life balance sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan yang dapat dilihat dari beban kerja serta stres kerja.
Pembelajaran work load memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung kinerja karyawan. Keseimbangan antara kehidupan dalam pekerjaan merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan dalam membuat suatu kebijakan agar kinerja pegawai tetap terjaga. Work-life balance adalah sebuah konsep keseimbangan yang melibatkan ambisi atau karir dengan kebahagiaan, waktu luang, keluarga dan pengembangan spiritual (Weckstein, 2008 : 10).
Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran luas terkait topik pengaruh Analisis Work Load Dalam Kinerja Karyawan: A Bibliometric Analysis selama kurun waktu 2022 � 2017 dengan menggunakan teknik analisis bibliometrik. Tujuan khususnya adalah untuk mengidentifikasi beberapa pertanyaan berikut pada kajian topik pengaruh Analisis Work Load Dalam Kinerja Karyawan: A Bibliometric Analysis:
1. RQ1. Apa pengaruh dan produktivitas penelitian dari topik tersebut?
2. RQ2. Apa kata kunci populer yang terkait dengan topik penelitian ini dan apakah kata kunci tersebut telah berkembang/berubah selama lima tahun terakhir?
3. RQ3. Siapa peneliti yang paling banyak melakukan publikasi artikel ilmiah pada topik tersebut? Dari afiliasi dan negara mana mereka berasal?
4. RQ4. Publikasi teratas mana yang� paling berkontribusi pada topik penelitian ini?
Hasil penelitian ini memiliki implikasi penting bagi akademisi, peneliti dan profesional pada bidang pendidikan. Hal ini bertujuan untuk dapat menganalisis pengaruh beban kerja terhadap kinerja pegawai. Di sisi lain, peneliti juga dapat menggunakan topik ini sebagai dasar untuk melakukan penelitian lebih lanjut. Untuk mencapai ini, gunakan analisis dengan menggunakan teknik analisis bibliometrik dengan bantuan software VOSviewer untuk menyajikan visualisasi hasil analisis data dari artikel-artikel yang ditemukan di dalam proses studi literature ini (van Eck & Waltman, 2010).
Metode Penelitian
Studi literatur bibliometrik menggunakan metode sistematis dan terperinci (Garza-Reyes, 2015), sekaligus merupakan metode yang menggunakan pemataan pemikiran yang memfokuskan pada batas-batas pengetahuan (Tranfield et al., 2003). Di dalam penelitian ini, digunakan metode lima tahap yang peneliti adopsi dari temuan (Setyaningsih et al., 2018; Tranfield et al., 2003), seperti tersaji pada Gambar di bawah ini:

Gambar 1. Lima Tahapan Metode Studi Literatur Bibliometrik
1. Determine Search Keywords
Kata kunci yang peneliti gunakan dalam menghimpun artikel adalah "work load" Or "work task" OR "work time" Or " work and organization" OR "work empolyee". Pencarian dilakukan pada 2017-2022 pada database Scopus yang merupakan sumber rujukan kredibel dan berkualitas tinggi di area topik penelitian ini (Ioannidisid et al., 2020).
2. Initial Search Results
Pencarian artikel yang peneliti lakukan khusus untuk �jurnal� dan �prosiding�, hanya �kata judul� dan tahun �2017-2022�. Sejumlah 27 artikel ditemukan pada pencarian awal. Hasilnya dikompilasi dalam format CSV untuk memasukkan semua informasi artikel penting seperti judul, nama penulis dan afiliasi, abstrak, kata kunci, dan referensi.
3. Refinement Of Search Results
Artikel yang sesuai dan diindeks dalam database Scopus disaring, hal ini untuk memilih artikel yang hanya dari �jurnal� dan �prosiding�. Selanjutnya untuk melakukan perbaikan yang sesuai, setiap metadata artikel diolah lebih lanjut pada file excel yang kemudian kembali di save as pada file CSV untuk selanjutnya digunakan untuk analisis data lebih lanjut.
4. Compile Prelimanary Data Statistics
Data yang terkumpul disimpan dalam bentuk CSV. Pada tahap awal, komponen artikel jurnal dan prosiding yang lengkap (tahun terbit, volume, nomor, halaman, dll) diperiksa dan peneliti menambahkan informasi yang diperlukan jika ditemukan data yang tidak lengkap. Analisis data dilakukan agar artikel dapat diklasifikasikan berdasarkan tahun dan sumber publikasi serta penerbit.
5. Data Analysis
Analisis studi literatur bibliometrik untuk menganalisis dan memvisualisasikan jaringan bibliometrik dalam penelitian ini menggunakan software VOSviewer. VOSviewer digunakan karena kemampuannya untuk bekerja secara efisien dengan kumpulan data yang besar dan menyediakan berbagai visual, analisis, dan investigasi yang menarik (van Eck & Waltman, 2010). VOSviewer juga dapat membuat peta publikasi, peta penulis, atau peta jurnal berdasarkan kutipan bersama jaringan atau untuk membangun peta kata kunci berdasarkan jaringan Bersama (Hamidah et al., 2020).
Hasil dan Pembahasan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber literature yang berkaitan dengan kata kunci "work load" Or "work task" OR "work time" Or " work and organization" OR "work empolyee". Sumber literature didapat dari publikasi jurnal dan prosiding terindeks Scopus selama kurun waktu 2017-2022 yang berbahasa Inggris. Terdapat tiga aspek yang dianalisis yaitu: co-authorship, co-accurence, dan citation. Melalui analisis bibliometrik studi literature yang telah dilakukan menggunakan bantuan software VOSviewer diperoleh hasil seperti yang dipaparkan pada poin-poin di bawah ini. Setiap penyajian meta data co-authorship, co-accurence, dan citation, peneliti menggunakan batas minimum kemunculan 1, dikarenakan minimnya sumber literature yang didapatkan pada area penelitian penggunaan mobile learning pada vocational high school. Penggunaan bantuan software VOSvieweter ditujukan untuk melakukan klasifikasi dan visualisasi data yang telah peneliti lakukan (Hamidah et al., 2020; van Eck & Waltman, 2010).
1. Hasil Penelitian
a. Co-Authorship

Gambar 2. Network Visualization Terhadap Metadata Co-Authorship (Errica D)
Penelitian yang dianalisis. Setiap penulis memiliki jejaring yang tersambung, yang artinya setiap penulis memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya dalam melakukan penelitian di topik Work Load Dalam Kinerja Karyawan: A Bibliometric Analysis.

Gambar 3. Network Visualization Terhadap Metadata Co-Authorship (Indonesia)
Berdasarkan gambar dan mengacu pada gambar sebelumnya, dapat dilihat bahwa mayoritas penulis dalam topik Work Load Dalam Kinerja Karyawan: A Bibliometric Analysis merupakan dari negara Korea Selatan dan Polandia.
b. Co-Accurence

Gambar 4. Network Visualization Terhadap Metadata Co-Accurance
c. Citation
Analisis terhadap sitasi terbanyak di dalam topik penelitian analisis work load dalam kinerja karyawan ini dalam mengetahui artikel mana yang memberikan banyak pengaruh terhadap perkembangan pengetahuan di bidang tersebut. Dapat dilihat bahwa penulis tentunya di dominasi dari negara Korea Selatan dan Polandia dan hanya ada satu penelitian yang ditulis oleh penulis Indonesia. Namun memberikan kontribusi pada top 10 cited articles. Hal ini dapat dijadikan sebagai refleksi bagi peneliti dari negara Indonesia agar dapat berkontribusi lebih besar dalam perkembangan penelitian di bidang work load dalam kinerja karyawan. Untuk penjelasan lebih rinci mengenai sepuluh artikel tersebut dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Tabel 1
Top 10 Cited Articles
|
No |
Publication Year |
Author |
Title |
Journal |
Cite |
Publisher |
|
1 |
2016 |
Tian, M., Su, Y., Ru, X. |
Perish or Publish in China: Pressures on Young Chinese Scholars to Publish in Internationally Indexed Journals |
Publications |
44 |
MDPI AG |
|
2 |
2020 |
Haerani, S., Sumardi., Hakim, W., Putra, A.H.P.K. |
Structural Model of Developing Human Resources Performance: Empirical Study of Indonesia States Owned Enterprises |
Journal of Asian Finance, Economics and Business |
19 |
Korea Distribution Science Association (KODISA) |
|
3 |
2019 |
Li, j., Li, Q., Zhu, Y., Ma, Y., Xu, Y., Xie, C. |
An Automatic Extraction Method of Coach Operation Information From Historical Trajectory Data |
Journal of Advanced Transportation |
7 |
Hindawi Limited |
|
4 |
2019 |
Mahmood, A.L. |
Design and Simulation of Stand-Alone PV System for Electronic and Communications Engineering Department Laboratories in Al-Nahrain University |
EAI Endorsed Transactions on Energy Web |
6 |
European Alliance for Innovation |
|
5 |
2017 |
Yi, C.Y., Gwak, H.S., Lee, D.E. |
Stochastic Carbon Emission Estimation Method for Construction Operation |
Journal of Civil Engineering and Management |
6 |
Taylor and Francis Ltd |
|
6 |
2017 |
Kang, E., Hwang, H.J. |
Team Management for Better Performance That Sells to Customers: Aligning the Stars |
Journal of Distribution Science |
6 |
Korea Distribution Science Association (KODISA) |
|
7 |
2016 |
de la Rica, S., Gorjon, L. |
The Impact of Family-Friendly Policies in Spain and Their Use Throughout The Business Cycle |
IZA Journal of European Labor Studies |
6 |
Springer Open |
|
8 |
2018 |
Oosthuizen, A., Rabie, G.H., De Beer, L.T. |
Investigating Cyberloafing, Organizational� Justice, Work Engagement, and Organizational Trust of South African Retail and Manufacturing Employees |
SA Journal of Human Resources Management |
4 |
African Online Scientific Information Systems |
|
9 |
2017 |
Chrupala-Pniak, M., Grabowski, D., Sulimowska-Formowicz, M. |
Trust in Effective Business Cooperation: Mediating Effect of Work Engagement |
Entrepreneurial Business and Economics Review |
4 |
Cracow University of Economics |
|
10 |
2021 |
Knop, K. |
Analyzing The Machines Working Time Utilization for Improvement Purposes |
Production Engineering Archives |
3 |
Sciendo |
|
|
|
|
|
|
|
|
Berdasarkan tabel 1, dapat diketahui bahwa top 10 cited article pertama adalah Tian, M et al (2016) dari Xi�an Jiaotong University, Xi�an, China. Artikel yang per april 2022 ini telah disitasi sebanyak 44 kali. Artikel ini membahas terkait pemberian tekanan pada staf aktif untuk menerbitkan jurnal yang diindeks secara internasional.� Studi ini menunjukkan bahwa para sarjana muda ini menghadapi tekanan besar untuk menerbitkan makalah di jurnal yang diindeks secara internasional. Akibatnya, para peserta enggan meluangkan waktu untuk kegiatan akademik lainnya, termasuk pelatihan mengajar. Mereka juga melaporkan banyak waktu kerja yang dicurahkan untuk menulis, yang mengakibatkan kelelahan dan berdampak negatif pada hubungan keluarga. Para peserta mengakui bahwa mereka harus terburu-buru untuk menerbitkan, dan oleh karena itu kecil kemungkinannya untuk menghasilkan makalah dengan kualitas yang lebih baik atau karya-karya dengan penemuan-penemuan baru. Penelitian ini memberikan kontribusi untuk refleksi atas peningkatan penggunaan jumlah publikasi internasional oleh universitas-universitas Cina sebagai penilaian utama dan pengukuran insentif terhadap kinerja akademik fakultas mereka.
Kemudian sitasi terbanyak kedua merupakan artikel yang ditulis oleh Haerani et al (2020) dari Universitas Hasanuddin, STKIP Pembangunan Indonesia, dan Universitas Muslim Indonesia, Sulawesi Selatan, Indonesia. Artikel ini per april 2022 telah disitasi sebanyak 19 kali. Artikel ini membahas terkait pengaruh Person-Organization Fit struktural dan keadilan organisasi terhadap komitmen organisasi, kepuasan kerja, Organizational Citizenship Behavior dan kinerja karyawan. Penelitian ini didasarkan pada pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data menggunakan survei yang dilakukan pada tiga perusahaan BUMN di Indonesia yang beroperasi di Kota Makassar, yaitu Pelindo. Ltd (Perusahaan Pelabuhan), PLN. Ltd (Perusahaan Listrik) dan Pertamina. Ltd (Perusahaan Minyak dan Gas Bumi), dengan sampel 90 karyawan. Jika dibandingkan antara Person-Organization Fit dan Organizational Justice, ditemukan bahwa keadilan organisasi memiliki peran yang lebih kritis dalam membangun kinerja Sumber Daya Manusia dibandingkan dengan Person-Organization Fit, karena keadilan organisasi lebih mampu memberikan kepuasan kerja dan membuat komitmen organisasi dan OCB sebagai prasyarat pembentukannya untuk kinerja Sumber Daya Manusia yang lebih baik. Dengan keadilan organisasi, karyawan akan merasa lebih puas bekerja, berkomitmen pada pekerjaan dan organisasi, serta berperilaku sebagai warga organisasi yang suportif demi terwujudnya kinerja terbaik untuk kepentingan organisasi ke depan.
Terakhir merupakan sitasi terbanyak ketiga yang merupaka artikel yang ditulis oleh Li, J et al (2019) dari� China University of Mining and Technology, China Transport Telecommunications and Information Center, China Academy of Civil Aviation Science and Technology, Beijing, China. Artikel ini per april 2022 telah disitasi sebanyak 7 kali. Artikel ini membahas terkait kualitas layanan perjalanan untuk transportasi jalan sangat bergantung pada kekayaan data operasi transportasi. Saat ini, sebagian besar jenis data termasuk data pengoperasian gerbong dikumpulkan dengan penyelidikan manual yang memakan waktu dan tenaga, dan ini secara signifikan menghambat realisasi layanan informasi lalu lintas cerdas. Artikel penelitian ini bertujuan untuk memperkenalkan metode penggalian informasi operasi pelatih secara otomatis menggunakan data lintasan GPS historis dari pelatih masif. Metode pertama menganalisis karakteristik lintasan pelatih dalam stasiun dan mengidentifikasi cluster titik yang sangat padat sebagai stasiun pelatih menggunakan algoritma pengelompokan DBSCAN. Kemudian informasi jadwal diperoleh dengan melakukan penyesuaian kesalahan pada deret waktu kedatangan dan keberangkatan aktual dari beberapa shift, dan nama stasiun pelatih ditanyakan dari point of interest (POI) dan database nama geografis yang disediakan oleh peta online. Akhirnya, rute mengemudi reguler gerbong diekstraksi dengan metode penggabungan lintasan tambahan. Metode yang diusulkan diterapkan dalam menangani data lintasan historis di wilayah Beijing-Tianjin-Hebei di Cina, dan hasil eksperimen menunjukkan bahwa akurasi ekstraksi adalah 84% dan memverifikasi efektivitas dan kelayakannya. Metode yang diusulkan memanfaatkan teknik data mining untuk mengekstrak informasi operasi pelatih dari data lintasan besar dan menghemat banyak tenaga kerja, waktu, dan biaya ekonomi yang dibutuhkan oleh penyelidikan di tempat.
Ketiga artikel tersebut merupakan artikel yang saat ini memberikan pengaruh paling besar� jika ditinjau dari banyaknya jumlah sitasi. Adapun tujuh artikel lainnya sesuai pada tabel diatas tentunya juga memberikan kontribusi melalui jumlah sitasi yang didapatkan. Temuan artikel ini dapat dijadikan dasar dalam mencari sumber informasi atau sumber referensi tambahan mengenai topik work load dalam kinerja karyawan.
2. Pembahasan Penelitian
Penelitian di bidang work load dalam kinerja karyawan dapat dikatakan masih tergolong sedikit yang ditemukan, khususnya pada negara-negara yang ada di beberapa benua. Berdasarkan temuan penelitian ini, basis author adalah kebanyakan dari benua Asia dan Eropa. Dimana pembelajaran work load memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung kinerja karyawan. Keseimbangan antara kehidupan di dalam pekerjaan merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan dalam membuat suatu kebijakan agar kinerja pegawai tetap terjaga. Work-life balance adalah sebuah konsep keseimbangan yang melibatkan ambisi atau karir dengan kebahagiaan, waktu luang, keluarga dan pengembangan spiritual (Weckstein, 2008 : 10). Maka dari itu penting untuk dilakukan penelitian mengenai beban kerja dalam kaitannya dengan kinerja karyawan. Perlu diketahui tentunya bahwa konsep beban kerja merupakan persepsi bahwa beban kerja di atas normal bagi individu di tempat kerja. Untuk sebagian besar pekerjaan, jika beban alami pekerjaan belum dihitung secara matematis, dimungkinkan untuk menyatakan bahwa konsep ini memiliki konten abstrak berdasarkan persepsi (Keser, 2006).
Meninjau pentingnya penelitian ini untuk dilakukan dalam perusahaan, work load dalam kinerja karyawan menjadi suatu kajian yang sangat penting untuk diketahui. Oleh karena itu, perlunya suatu kolaborasi lintas negara yang sebaiknya dilakukan oleh para peneliti, dan tidak hanya sebatas pada kolaborasi antar perguruan tinggi dalam satu negara saja. Pangsa penelitian terkait work load dalam kinerja karyawan perlu dilebur untuk menghasilkan temuan empiris yang nantinya akan berguna bagi proses pengembagan sumber daya manusia dalam untuk berbagai negara.
Analisis bibliometrik ini� memberikan gambaran bahwa kata kunci pada topik penelitian work load dalam kinerja karyawan memiliki perkembangan dari tahun ke tahun. Tentunya dari penelitian ini diharapkan para peneliti selanjutnya dapat mengaitkan secara rinci bahkan menambah kajian terkait work load sebagai kata kunci dengan variabel lainnya sehingga menghasilkan temuan yang tentunya memberikan dampak empiris di masa yang akan datang.
Artikel dengan jumlah sitasi terbanyak yang merupakan pemberi kontribusi terbesar pada penelitian ini tentunya dapat dijadikan sumber rujukan primer oleh para peneliti dan akademisi yang akan meneliti tentang work load dalam kinerja karyawan sehingga dapat dipelajari dan ditemukan upaya penemuan baru pada work load dalam kinerja karyawan.
Kesimpulan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumber literature yang berkaitan dengan kata kunci "work load". Sumber literatur didapat dari publikasi jurnal dan prosiding terindeks Scopus selama kurun waktu 2017-2022 yang berbahasa Inggris. Terdapat tiga aspek yang dianalisis yaitu: co-authorship, co-accurence, dan citation. Melalui analisis bibliometrik studi literature yang telah dilakukan menggunakan bantuan software VOSviewer. Analisis ini dapat memberikan arah pada para akademisi dan peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut pada topik tersebut.
BIBLIOGRAFI
Dessler G. (2003). Human Resource Management, Edisi 10. New Jersey: Prentice-Hall, Inc. Google Scholar
Garza-Reyes, J. A. (2015). Lean and green � a systematic review of the state of the art literature. Journal of Cleaner Production, 102, 18�29. Google Scholar
Hamidah, I., Sriyono, S., & Hudha, M. N. (2020). A Bibliometric Analysis of Covid-19 Research using VOSviewer. Indonesian Journal of Science and Technology, 5(2), 209�216. Google Scholar
Ioannidisid, J. P. A., Boyackid, K. W., & Baasid, J. (2020). Updated science-wide author databases of standardized citation indicators. Google Scholar
Irianto J. (2001). Prinsip-Prinsip Dasar Manajemen Pelatihan. Insan Cendikia, Surabaya. Google Scholar
Manuaba, A. (2000). Hubungan Beban Kerja dan Kapasitas Kerja. Jakarta. Rineka Cipta.
Moekijat. (1995). Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Bandung: Mandar Maju.
Mondy, R.W. (2008). Manajemen Sumber Daya Manusia, Edisi Kesepuluh (Terjemahan). Erlangga, Jakarta.
Setyaningsih, I., Indarti, N., & Jie, F. (2018). Bibliometric analysis of the term �green manufacturing.� International Journal of Management Concepts and Philosophy, 11(3), 315. Google Scholar
Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a Methodology for Developing Evidence-Informed Management Knowledge by Means of Systematic Review. British Journal of Management, 14(3), 207�222. Google Scholar
Van Eck, N. J., & Waltman, L. (2010). Software survey: VOSviewer, a computer program for bibliometric mapping. Scientometrics, 84(2), 523�538. Google Scholar
�Weckstein, Stacey Hoffer. (2008). How To Practice The Art Of Life Balance. E-book. Copyright: Stacey Weckstein Hoffer. Google Scholar
|
Copyright holder : Errica Dwitanti, Madziatul Churiyah (2022)
|
|
First publication right :
This article is licensed under: |