|
�Jurnal Syntax
Transformation |
Vol. 3,
No. 7, Juli 2022 |
|
p-ISSN :
2721-3854 e-ISSN : 2721-2769 |
Sosial
Sains |
PENGARUH BRAND AMBASSADOR TERHADAP BRAND
IMAGE PERUSAHAAN E-COMMERCE
Anggi Angelita, Dery
Junior, Yudhistira Tanaga Sutedjo, M. Rachman Mulyandi
Universitas Matana, Tangerang,
Banten, Indonesia
Email : [email protected],
[email protected],
[email protected],
[email protected]
|
INFO ARTIKEL |
ABSTRAK |
|
Diterima
17 Juli 2022 Direvisi 8 Juli
2022 Disetujui 23 Juli
2022 |
Penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui pengaruh brand ambassador terhadap
brand image E-Commerce (Y). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan deskriptif. Populasi penelitian ini ialah para pengguna aplikasi E-Commerce
dan juga penggemar di Indonesia. Teknik pengumpulan data menggunakan studi literatur yang berasal dari jurnal dan juga internet. Hasil dari
penelitian ini yang berdasarkan dari lima penelitian yang telah peneliti teliti menyatakan bahwa brand
ambassador mempengaruhi brand image perusahaan e-commerce. Didukung
hasil penelitian yang diperoleh, pemilihan strategi pemasaran/promosi dengan menerapkan brand ambassador sudah
tepat dilakukan perusahaan dalam meningkatkan pengaruhnya terhadap brand
image produk atau perusahaan. ABSTRACT This research was
conducted to find out the influence of brand ambassadors (X) on E-Commerce
(Y) brand image. This research is qualitative research with a descriptive
approach. The population in this study were users of the E-Commerce
application in Indonesia. Data collection techniques use literature studies
from journals and also the internet. The results of this study are based on
five studies that have been researched by researchers that state that brand
ambassadors affect the brand image of e-commerce companies. |
|
Kata Kunci: Brand, brand ambassador,
brand image, E-Commerce professionalism Keywords: Brand, brand ambassador,
brand image, E-Commerce professionalism |
Pendahuluan
Persaingan di dalam dunia bisnis
saat ini semakin memanas Terlebih lagi dengan
hadirnya para pembisnis baru. Akibat dari
adanya persaingan ini, tidak hanya
peluang yang ditimbulkan akan tetapi disatu
sisi juga dapat menimbulkan berbagai rintangan/tantangan. Dimana para pelaku bisnis terus-menerus
mencari cara untuk dapat menguasai
serta mempertahankan pangsa pasar. Dalam keadaan seperti itu, perusahaan dapat menyesuaikan strategi pemasaran apakah yang tepat untuk dipakai
sehingga dapat menciptakan produk-produk yang dapat memenuhi keinginan serta kebutuhan konsumen (Prasetyo, 2018).
Komunikasi pemasaran seluler menghasilkan keterlibatan dan akuisisi pelanggan. Dengan beberapa pengecualian (Rohm et al., 2012)
dan (Tong et al., 2020)
keterlibatan dan akuisisi didekati sebagai dua topik terpisah.
Nasco dan Bruner II (2008) mengeksplorasi
keterlibatan pelanggan seluler sebagai hasil dari berbagai
cara penyajian pesan. Para penulis ini menguji cara
yang menghasilkan tingkat keterlibatan tertinggi. Mereka mengusulkan bahwa konten pesan
"streaming video dengan audio" memicu keterlibatan pelanggan dengan iklan (Nasco & Bruner, 2008). Baru-baru ini, (Wang, 2020)
mengeksplorasi keterlibatan
dan akuisisi pelanggan sebagai hasil dari
saluran pemasaran seluler, khususnya, aplikasi bermerek. (Wang, 2020)
menyarankan bahwa aplikasi bermerek �mempengaruhi secara positif tanggapan promosi�/pembelian (hal. 9), menyiratkan bahwa aplikasi bermerek memicu akuisisi pelanggan. Studi (Wang, 2020)
berasumsi bahwa ini terbukti, bahkan
di antara pelanggan yang
"belum sepenuhnya memahami proposisi nilai merek" (hal. 5). Studi (Wang, 2020)
menghasilkan wawasan teoretis tentang keterlibatan pra-pembelian dan akuisisi pelanggan, yang menyiratkan bahwa ini adalah hasil
pemasaran seluler yang saling melengkapi dan bukan mandiri.
Dalam hal penggunaan brand ambassador ini,
biasanya tidak terlepas dari kredibilitas
yang di miliki oleh para selebriti
itu sendiri, perusahaan biasanya akan memilih selebriti
yang sedang menjadi idola
dan digemari oleh seluruh masyarakat (Kusuma & Wijaksana, 2021).
Dengan adanya penggunaan brand ambassador ini bagi perusahaan, strategi penggunaan brand ambassador ini hasilnya sangat efektif dalam memasarkan serta juga memperkenalkan produknya kepada masyarakat. Perusahaan juga yakin
bahwa dengan ini dapat mendongkrak
citra yang positif bagi E-Commerce serta dapat meningkatkan brand image (Mardiani & Wardhana, 2018).
Tujuan penelitian ini dilakukan adalah
untuk mengetahui pengaruh variabel brand ambassador berikan
terhadap brand
image E-commerce.
Metode Penelitian
Metode
penelitian yang digunakan
pada penelitian yaitu menggunakan kajian metode penelitian kualitatif, yang mana nantinya akan melakukan pengolahan data, menyajikan data,
dan juga menyimpulkan hasil
dari data-data yang telah didapatkan dengan pendekatan metode studi literatur (Darmalaksana, 2020).
Dalam melakukan analisis data studi literatur ini, penulis menggunakan analisis deskriptif.Analisis deskriptif yaitu analisis yang proses pemecahan masalahnya dilakukan melalui mendeskripsikan atau memberikan gambaran-gambaran mengenai subjek penelitian data yang telah terkumpul terkait pada fenomena-fenomena
yang berkaitan sehingga hasil dari kesimpulan
pada penelitian yang didapatkan
tidak menyimpang dari data yang ada (Sidiq et al., 2019).
Hasil
dan Pembahasan
Penelitian ini dilakukan dengan
menelaah riset dari beberapa jurnal
dengan judul atau topik yang sesuai dengan topik
peneliti yaitu �Pengaruh Brand Ambassador Terhadap
Brand Image E-Commerce�. dari beberapa penelitian sebelumnya, penulis menemukan beberapa jurnal yang berkaitan dengan topik yang sedang di analisis, yaitu diantaranya :
1.
Penelitian yang dilakukan oleh (Masyita & Yuliati, 2017)
yang berjudul �Pengaruh Brand
ambassador Dian Sastrowardoyo Terhadap
Brand Image Produk Makeup L�oreal
Paris�. Berdasarkan hasil pengolahan data, brand ambassador yang dilaksanakan perusahaan L�oreal Indonesia memberikan dampak (pengaruh) yang positif bagi para penggunanya. Besar pengaruh dari brand ambassador
terhadap brand image yang dilaksanakan pada perusahaan L�oreal Indonesia memiliki kontribusi yang baik dan juga positif dengan signifikan nilai sebesar 0,7489.
2.
Penelitian yang dilakukan oleh (Raswen, 2019),
yang berjudul �Pengaruh Brand
ambassador Blackpink Terhadap
Citra Perusahaan Shopee Pada Mahasiswi di UIN Suska Riau�. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dibuktikan bahwa brand ambassador Blackpink
terhadap citra Shopee mempunyai pengaruh yang signifikan Maka dapat dijelaskan bahwa adanya pengaruh
dari brand ambassdor Blackpink terhadap Citra perusahaan Shopee pada mahasiswi
di UIN Suska Riau, Pekanbaru.
3.
Penelitian yang dilakukan oleh (Prasetyo, 2018)
yang berjudul �Brand Ambassador dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian yang Dimediasi oleh
Citra Merek (Studi Kasus Pada XL Axiata di Pelajar
dan Mahasisea Yogyakarta).� berdasarkan
hasil penelitian menyatakan bahwa �Brand
Ambassador bepengaruh positif
terhadap Brand Image konsumen
XL Axiata.�
4.
Penelitian yang dilakukan oleh (Muslim, 2020)
yang berjudul �Pengaruh Penggunaan Brand Ambassador dan Brand Image Idol K-Pop
Terhadap Keputusan Pembelian
(Studi Kasus Perusahaan E-commerce
E-Commerce). berdasarka hasil
penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa brand ambassador dan citra
merek berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian.
5.
Penelitian yang dilakukan oleh (Mardiyah, 2010)
yang berjudul �Pengaruh Brand
Ambassador terhadap Brand Image Sabun Lux (Studi di Pondok Pesantren Wahid Hasyim
Yogyakarta)�. Berdasarkan hasil
penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara brand ambassador terhadap
citra merek sabun Lux. Secara umum ketika seorang
brand ambassador mampu
menciptakan atau membangun merek serta pola pikir
konsumen terhadap citra produk/brand image terkait maka
brand ambassador tersebut
dinyatakan berpengaruh sebagai strategi pemasaran (Masyita & Yuliati, 2017).
Kesimpulan
Berdasarkan data yang berhasil
penulis kumpulkan melalui lima penelitian terdahulu yang digunakan, dapat disimpulkan bahwa Brand ambassador sangat berperan
dalam membangun brand image
pada e-commerce. Penggunaan Brand ambasador
sebagai strategi branding pada suatu
produk/perusahaan secara efektif mampu mendongkrak citra Brand image yang baik dimata masyarakat, sehingga masyarakat akan lebih mudah
mengenal serta menerima produk/perusahaan yang dipromosikan oleh
Brand ambassador tersebut.
Saran peneliti bagi penelitian ke depannya,
diharapkan penelitian selanjutnya dapat membahas pengaruh brand ambassador terhadap
variabel terikat lainnya seperti minat beli, keputusan
pembelian, atau brand awareness.
BIBLIOGRAFI
Darmalaksana,
W. (2020). Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka dan Studi Lapangan. Pre-Print
Digital Library UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Google Scholar
Kusuma,
I. R., & Wijaksana, T. I. (2021). Pengaruh Kredibilitas Brand Ambassador
Iqbaal Ramadhan Terhadap Minat Beli Ruangguru Di Indonesia. EProceedings of
Management, 8(5). Google Scholar
Mardiani,
A. S., & Wardhana, A. (2018). Pengaruh Brand Ambassador Terhadap Minat Beli
Konsumen Bandung Kunafe Cake. E-Proceeding of Management, 2(2),
2577�2583. Google Scholar
Mardiyah,
N. (2010). Pengaruh Brand Ambassador Terhadap Brand Image Sabun Lux (Studi di
Pondok Pesantren Wahid Hasyim Yogyakarta). Skripsi: Universitas Islam Negeri
Sunan Kalijaga: Yogyakarta. Google Scholar
Masyita,
D. A., & Yuliati, A. L. (2017). Pengaruh brand ambassador dian
sastrowardoyo terhadap brand image produk makeup L�OREAL PARIS (studi pada
konsumen L�OREAL kota BANDUNG). Jurnal Riset Akuntansi Mercu Buana, 3(1),
41�47. Google Scholar
Muslim,
S. A. (2020). Pengaruh Penggunaan Brand Ambassador Dan Brand Image Idol
K-Pop Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Kasus Perusahaan E-commerce
Tokopedia). Universitas Muhammadiyah Surakarta. Google Scholar
Nasco,
S. A., & Bruner, G. C. (2008). Comparing consumer responses to advertising
and non‐advertising mobile communications. Psychology & Marketing,
25(8), 821�837. Google Scholar
Prasetyo,
P. E. (2018). Brand Ambassador Dan Pengaruhnya Terhadap Keputusan Pembelian
Yang Dimediasi Oleh Citra Merek (Studi Kasus Pada Xl Axiata Di Pelajar Dan
Mahaiswa Yogyakarta). Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia (JMBI), 7(5),
458�466. Google Scholar
Raswen,
R. N. (2019). Pengaruh Brand Ambassador Blackpink Terhadap Citra Perusahaan
Shopee Pada Mahasiswi Di Uin Suska Riau. Jom Fisip, 6(2), 1�13. Google Scholar
Rohm,
A. J., Gao, T. T., Sultan, F., & Pagani, M. (2012). Brand in the hand: A
cross-market investigation of consumer acceptance of mobile marketing. Business
Horizons, 55(5), 485�493. Google Scholar
Sidiq,
U., Choiri, M., & Mujahidin, A. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di
Bidang Pendidikan. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9).
Google Scholar
Tong,
S., Luo, X., & Xu, B. (2020). Personalized mobile marketing strategies. Journal
of the Academy of Marketing Science, 48(1), 64�78. Google Scholar
Wang,
R. J.-H. (2020). Branded mobile application adoption and customer engagement
behavior. Computers in Human Behavior, 106, 106245. Google Scholar
|
Copyright holder : Anggi Angelita, Dery Junior, Yudhistira Tanaga Sutedjo, M. Rachman Mulyandi (2022) |
|
First publication right
: This article is licensed under: |