Jurnal Syntax Transformation

Vol. 1 No. 6, Agustus 2020

p-ISSN : 2721-3854 e-ISSN : 2721-2769

Sosial Sains

 

PENGARUH PENERAPAN SOFTWARE AKUNTANSI (ZAHIR ACCOUNTING) TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN

 

Agressita Nindiawati

Universitas Islam Batik Surakarta, Indonesia

Email: [email protected]

 

INFO ARTIKEL

ABSTRAK

Diterima 2 Agustus 2020

Diterima dalam bentuk revisi

15 Agustus 2020

Diterima dalam bentuk revisi

20 Agustus 2020

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerapan software akuntansi (Zahir Accounting) yang diproksikan dengan sumber daya manusia, prosedur, dan teknologi informasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (Adjusted R2). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang menggunakan software Zahir Accounting. Sedangkan sampel penelitian adalah perusahaan yang menggunakan software Zahir Accounting di wilayah Solo Raya. Adapun metode pengumpulan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Semakin baik kompetensi sumber daya manusia, maka kualitas laporan keuangan yang dihasilkan juga semakin teruji kualitasnya. Prosedur tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan software Zahir Accounting dapat menghasilkan laporan keuangan secara lengkap walaupun dalam proses penerapannya tidak dilakukan berurutan sesuai dengan prosedur. Teknologi informasi tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Pemakaian teknologi informasi memang mempermudah dalam proses penginputan dan pendistribusian data transaksi, tetapi tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap kualitas laporan keuangan

Kata kunci:

SDM; Prosedur; TI dan

Laporan Keuangan

 



Pendahuluan

Dunia bisnis yang berkembang dengan sangat cepat mendorong setiap pelaku bisnis untuk dapat melakukan perubahan sesuai dengan perkembangan yang terjadi. Pemanfaatan teknologi informasi secara optimal terbukti menjadi langkah yang efektif dalam mengikuti perkembangan dunia bisnis. Dengan demikian, teknologi informasi menjadi salah satu kunci dalam penentuan kebijakan strategis perusahaan. Penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) merupakan bentuk pemanfaatan teknologi informasi. Sistem informasi akuntansi merupakan seperangkat komponen terintegrasi baik berbasis manual maupun komputer. Menurut (Romney & Steinbert, 2010), Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terdiri atas manusia, prosedur, dan teknologi informasi yang memliki fungsi mengumpulkan, mencatat, menyimpan dan memproses data sehingga menjadi informasi yang berguna dalam proses pengambilan keputusan.

Dalam penerapan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang dikembangkan sendiri, perusahaan sering mengalami kendala. Seperti rancangan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) yang tidak sesuai dengan kebutuhan dikarenakan user yang tidak dapat menyampaikan secara tepat kebutuhan informasi kepada pengembang. Sedangkan perusahaan sudah mengeluarkan biaya serta waktu yang tidak sedikit dalam proses pengembangannya.

Masalah tersebut dapat diatasi dengan pembelian sistem (software) yang sudah jadi atau dengan mempercayakan pengembangan sistem kepada pihak lain (outsourcing). Jika sistem sudah berjalan secara efektif dan efisien maka kebutuhan informasi yang akan digunakan untuk pengambilan keputusan akan terpenuhi.

Informasi perusahaan dapat dilihat dalam laporan keuangan. Menurut SAK (2009), laporan keuangan merupakan catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan. Karakteristik kualitas laporan keuangan berdasarkan Panduan Standar Akuntansi (PSAK) 2004 yaitu :

1.    Relevan, jika informasi yang terkandung dalam laporan keuangan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pemakai pada saat proses pengambilan keputusan. Informasi dalam laporan keuangan harus dapat membantu pemakai dalam mengevaluasi peristiwa di masa lalu, masa kini, atau masa depan.

2.    Andal, jika tidak terdapat pengertian yang dapat menyesatkan, kesalahan material, dan dapat diandalkan oleh pemakainya untuk menyajikan laporan keuangan yang tulus atau jujur dari yang seharusnya disajikan atau yang secara wajar disajikan.

3.    Dapat dibandingkan, jika pemakai dapat membandingkan laporan keuangan perusahaan antarperiode untuk mengidentifikasikan kecenderungan (trend) posisi dan kinerja keuangan. Pemakai juga harus dapat membandingkan laporan keuangan antarperusahaan untuk mengevaluasi posisi keuangan, kinerja serta perubahan posisi keuangan secara relatif.

4.    Mudah dipahami (understandability), yang berarti informasi dalam laporan keuangan mudah dipahami oleh pemakai

Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengembangkan pengukuran kualitas laporan keuangan. Antara lain yang dilakukan oleh (Afriani, 2018) menunjukkan bahwa sumber daya manusia, data, dan informasi berpengaruh terhadap penggunaan Software Akuntansi Sistem Produk (ASP) dan berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kualitas nilai informasi pelaporan keuangan. Penelitian yang dilakukan oleh (Nurillah & Muid, 2014) diperoleh hasil bahwa kompetensi SDM, penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian intern mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Penelitian ini mengacu pada penelitian terdahulu yang dilakukan oleh (Sukmaningrum & Harto, 2012) yang memberikan bukti bahwa sumber daya manusia tidak berpengaruh terhadap� kualitas informasi laporan keuangan. Sebelumnya, (Indriasari & Nahartyo, 2008) memberikan bukti empiris bahwa pemanfaatan teknologi informasi dan pengendalian intern akuntansi berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap laporan keuangan, sedangkan sumber daya manusia tidak berpengaruh. Perbedaan tingkat signifikansi dari masing-masing variabel yang dilakukan oleh (Afriani, 2018), (Nurillah & Muid, 2014), (Sukmaningrum, 2012), (Indriasari & Nahartyo, 2008) menarik untuk diteliti lebih lanjut.

Penelitian ini akan menguji pengaruh penerapan software Zahir Accounting yang akan diproksikan dengan sumber daya manusia, prosedur, dan teknologi informasi. Pemilihan software Zahir Accounting dilakukan dengan alasan software tersebut sudah terintegrasi dan sudah digunakan secara luas oleh berbagai jenis perusahaan di Indonesia. Dengan pemilihan satu jenis software dimaksudkan agar hasil penelitian tidak bias dikarenakan penggunaan software yang berbeda. Pengukuran variabel penerapan software Zahir Accounting diproksikan dengan sumber daya manusia, prosedur, dan teknologi informasi. Pengukuran ini didasarkan variabel yang telah diteliti dalam penelitian sebelumnya serta dikembangkan dengan menambah proksi prosedur dengan didasari pernyataan yang disampaikan oleh (Romney & Steinbert, 2010) bahwa Sistem Informasi Akuntansi (SIA) terdiri atas manusia, prosedur, dan teknologi informasi. Variabel pengendalian intern tidak digunakan karena sudah dibuktikan oleh penelitian sebelumnya sehingga telah teruji validitasnya.

 

Metode Penelitian

Variabel

Uji Validitas

Uji reliabilitas

Cronbach Alpha

Pearson Correlation

Sig.

KLK

0,604-0,873

0,000

0,917

SDM

0,652-0,864

0,000

0,860

Prosedur

0,858-0,939

0,000

0,924

TI

0,787-0,922

0,000

0,963

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif. Menurut pendapat (Kasiram, 2008) penelitian kuantitatif adalah metode penelitian yang menggunakan proses data-data yang berupa angka sebagai alat menganalisis dan melakukan kajian penelitian, terutama mengenai apa yang sudah di teliti. Penelitian kuantitatif menggunakan format yang

terstruktur dan sistematik. Data penelitian akan dianalisis dengan bantuan program SPSS 22.

Sumber data penelitian ini adalah dengan menggunakan data primer. Dalam bukunya (Sugiyono, Metode Penelitian Bisnis, 2014) menjelaskan bahwa sumber data primer adalah sumber data yang langsung memberikan data kepada pengumpul data. Data dikumpulkan sendiri oleh peneliti melalui penyebaran kuesioner yang diberikan langsung kepada responden. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang menggunakan software Zahir Accounting di wilayah Solo Raya.

 

Hasil dan Pembahasan

1. Hasil

Hingga batas waktu yang telah ditentukan, terkumpul sebanyak 53 responden yang memberikan jawaban. Sehingga responses rate untuk kuesioner adalah 68,83%. Perhitungan tingkat pengembalian kuesioner dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel

Tingkat Pengembalian Kuesioner

Jumlah kuesioner yang dikirim

77

Jumlah kuesioner yang tidak terjawab

24

Jumlah kuesioner yang dapat dianalisis

53

Tingkat pengembalian kuesioner yang dapat dianalisis (53/77)*100%

68,83%

Sumber: Data Primer Diolah 2020

 

1. Metode Analisis Data

a. Analisis Statistik Deskriptif

Variabel-variabel dalam penelitian ini digambarkan dalam tabel frekuensi absolut yang dapat dilihat pada tabel berikut:

Statistik Deskriptif Variabel

Sumber: Data Primer Diolah 2020

 

N

Min

Max

Mean

Std. Dev

KLK

53

31.00

45.00

41.3585

3.83353

SDM

53

25.00

35.00

31.2830

2.90475

Prosedur

53

12.00

20.00

18.2453

2.06533

TI

53

30.00

50.00

44.5849

5.33289

Valid N (listwis)

53

 

 

 

 

Pada tabel diatas, dapat dilihat bahwa semua variabel memiliki nilai rata-rata yang cukup tinggi mendekati nilai maksimum, sehingga dapat disimpulkan bahwaa rata-rata responden memberikan penilaian yang cukup tinggi terhadap masing-masing instrumen variabel penelitian.

 

b. Uji Instrumen Data

Hasil uji validitas dan reliabilitas dapat dilihat pada tabel berikut.

Tabel

Hasil Uji Validitas dan Reliabilitas

� Sumber: Data Primer Diolah 2020

 

Nilai DW

dL

dU

1,770

1,47967

1,63585

 

 

 

 

 

Berdasarkan diatas, diketahui bahwa dari hasil uji validitas diketahui nilai r hitung pada setiap variabel adalah lebih dari 0,3 sedangkan tingkat signifikansi sebesar 0,000 sehingga dapat disimpulkan bahwa setiap instrumen data dalam variabel terbukti valid dan dapat digunakan untuk mengukur variabel dalam penelitian. Dari hasil uji reliabilitas dapat diketahui bahwa nilai cronbach alpha untuk setiap variabel adalah lebih dari 0,6 sehingga dapat dikatakan bahwa semua variabel dalam penelitian ini reliabel.

 

c. Uji Asumsi Klasik

1.    Uji Normalitas

Hasil uji normalitas dapat dilihat pada tabel berikut

Hasil Uji Normalitas

Model

Kolmogorov-Smirnov Z

(p)

Unstandardized Residual

0,149

0,185

Sumber: Data Primer Diolah 2020

Berdasarkan tabel 4.9 diatas, diketahui bahwa nilai signifikansi Asymp. Sig 2.tailed adalah sebesar 0,185. Karena nilai signifikansi lebih dari 0,05 sehingga menunjukkan bahwa data residual terdistribusi normal.

2. Uji Multikolinearitas

Hasil dari uji multikolinearitas dapat dilihat dari tabel berikut.

Tabel

Hasil Uji Multikolinearitas

Variabel

Tolerance

VIF

Simpulan

SDM

0,424

2,359

Tidak Terjadi

Prosedur

0,404

2,475

Tidak Terjadi

TI

0,350

2,857

Tidak Terjadi

Sumber: Data Primer Diolah 2020

 

Berdasarkan hasil uji multikolinearitas diatas, menunjukkan bahwa nilai tolerance ketiga variabel diatas lebih dari 0,10 dan nilai VIF untuk semua variabel kurang dari 10, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi adanya multikolinearitas.

3. Uji Autokolerasi

Hasil Uji Autokolerasi

 

Nilai DW

dL

dU

1,770

1,47967

1,63585

 

 

 

Sumber : Lampiran 4

 

Berdasarkan hasil uji autokolerasi pada tabel didapatkan nilai DW sebesar 1,770 dengan tingkat signifikansi sebesar 5%. Jumlah variabel independen adalah 3 (k=3) sedangkan jumlah sampel adalah 53 (n=53). Diperoleh nilai dL = 1,47967 dan nilai dU = 1,63585. Dikarenakan nilai DW sebesar 1,770 terletak diantara dU dan 4-dU (2,36415), maka dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi autokolerasi dalam model regresi yang diteliti.

 

4. Uji Heteroskedastisitas

Hasil pengujian heteroskedastisitas dengan menggunakan grafik plot dapat dilihat pada gambar berikut

Gambar 1. �Grafik Plot

Berdasarkan gambar diatas, dapat dilihat bahwa titik-titik menyebar secara acak di atas dan di bawah angka nol pada sumbu Y dan tidak membentuk pola tertentu. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala heteroskedastisitas.

 

2. Pembahasan

�a. Sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan.

Hasil pengujian hipotesis diatas menunjukkan bahwa variabel sumber daya manusia yang menjadi alat ukur dalam penerapan software Zahir accounting berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa semakin baik kualitas sumber daya manusia yang menerapkan software Zahir accounting, maka kualitas laporan keuangan yang dihasilkan juga semakin meningkat. Hasil ini konsisten dengan penelitian yang telah dilakukan oleh (Nurillah & Muid, 2014) dan (Afriani, 2018).

Pada mulanya, penelitian yang dilakukan oleh (Nurillah & Muid, 2014) mengembangkan penelitian yang telah dilakukan oleh (Wijayanti & Prabowo, n.d.) yang menyatakan bahwa karyawan dengan human capital tinggi lebih memungkinkan untuk memberikan layanan yang konsisten dan berkompetensi tinggi.

Dalam penelitian ini, terbukti bahwa sumber daya manusia bukan hanya dapat memberikan layanan tetapi juga dapat digunakan untuk mengukur tingkat kualitas laporan keuangan.

Kualitas sumber daya manusia bagi sebagian besar responden yang merupakan manajer maupun staff bagian akuntansi merupakan faktor yang penting dalam mengukur penerapan software Zahir accounting terhadap kualitas laporan keuangan. Semakin baik kompetensi sumber daya manusia yang digunakan, maka laporan keuangan yang dihasilkan oleh software Zahir accounting juga semakin teruji kualitasnya.

 

b. Prosedur berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan.

Hasil pengujian hipotesis diatas membuktikan bahwa variabel prosedur yang menjadi alat ukur dalam penerapan software Zahir accounting berpengaruh negatif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil tersebut tidak mendukung penelitian yang telah dilakukan oleh (Teguh & Pandang, N.D).

Hasil yang berbeda ini mungkin disebabkan karena dalam penelitian ini, responden yang mengisi kuesioner lebih banyak yang menduduki jabatan sebagai staf akuntansi (35 orang) dibandingkan dengan manajer akuntansi (18 orang).

Posisi staf akuntansi lebih banyak berada pada tingkat operator (input data), dan tidak terlibat terlalu banyak dengan pengambilan keputusan, sehingga tidak banyak berkepentingan terhadap prosedur yang dilakukan. Selain itu software Zahir accounting mampu menghasilkan laporan keuangan secara lengkap walaupun dalam proses penerapannya tidak dilakukan urut sesuai dengan prosedur. Penelitian ini mungkin akan memberikan hasil yang berbeda jika respondennya adalah user yang bekerja pada bagian akuntansi di berbagai perusahaan yang mana masing-masing menggunakan software akuntansi yang tidak sama.

a.    Teknologi informasi berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan

Hasil pengujian hipotesis diatas menunjukkan bahwa variabel teknologi informasi yang menjadi alat ukur dalam penerapan software Zahir accounting berpengaruh negatif terhadap kualitas laporan keuangan. Hasil pengujian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh (Wahyuddin & Afriani, 2018). Tetapi, hasil penelitian ini tidak mendukung penelitian yang telah dilakukan oleh (GhasemiMobarakeh et al., 2011) dan (Nurillah & Muid, 2014).

Perbedaan hasil penelitian ini mungkin disebabkan karena software Zahir accounting sudah terintegrasi secara penuh, sehingga asalkan data transaksi sudah diisi secara lengkap, secara otomatis dapat diproses menjadi laporan keuangan. Pemakaian teknologi informasi mempermudah proses penginputan dan pendistribusian data transaksi. Tetapi tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap kualitas laporan keuangan.

 

Kesimpulan

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerapan software akuntansi (Zahir Accounting) yang diproksikan dengan sumber daya manusia, prosedur, dan teknologi informasi. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan uji t, uji F, dan koefisien determinasi (Adjusted R2).

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa sumber daya manusia berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan. Semakin baik kompetensi sumber daya manusia, maka kualitas laporan keuangan yang dihasilkan juga semakin teruji kualitasnya. Prosedur tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Hal ini dikarenakan software Zahir Accounting dapat menghasilkan laporan keuangan secara lengkap walaupun dalam proses penerapannya tidak dilakukan berurutan sesuai dengan prosedur. Teknologi informasi tidak berpengaruh terhadap kualitas laporan keuangan. Pemakaian teknologi informasi memang mempermudah dalam proses penginputan dan pendistribusian data transaksi, tetapi tidak memiliki pengaruh secara langsung terhadap kualitas laporan keuangan.

 

Bibliografi

 

Afriani, W. (2018). Pengaruh Penggunan Software Akuntansi Sistem Produk (ASP) Terhadap Kualitas Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Pada PT. Indomaret Cabang Pancing. Divisi Penelitian, Pelatihan dan Pengembangan Widya Puspita.

 

Ghasemi‐Mobarakeh, L., Prabhakaran, M. P., Morshed, M., Nasr‐Esfahani, M. H., Baharvand, H., Kiani, S., Al‐Deyab, S. S., & Ramakrishna, S. (2011). Application of conductive polymers, scaffolds and electrical stimulation for nerve tissue engineering. Journal of Tissue Engineering and Regenerative Medicine, 5(4), e17�e35.

 

Nurillah, A. S. Muid, D. (2014). Pengaruh kompetensi sumber daya manusia, penerapan sistem akuntansi keuangan daerah (sakd), pemanfaatan teknologi informasi, dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah (studi empiris pada skpd kota depok). Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

 

Sukmaningrum, T., & Harto, P. (2012). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Informasi Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (Studi Empiris pada Pemerintah Kabupaten dan Kota Semarang). Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

 

Teguh, A. M., & Pandang, Y. P. U. (N.D.). Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Terhadap Sistem Pengendalian Internal Pada Perusahaan Pengguna Zahir Accounting Di Kota Makassar.

 

Wahyuddin, W., & Afriani, M. (2018). Pengaruh Penggunaan Software Akuntansi System Application And Product (Sap) Dan Kualitas Nilai Informasi Pelaporan Keuangan Terhadap Kepuasan Pengguna Software Akuntansi (Studi Kasus Pada Pt. Pln (Persero) Kantor Wilayah Aceh-Kota Banda Aceh). Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 6(2), 115�128.

 

Wijayanti, F. T., & Prabowo, M. A. (n.d.). Sutaryo. 2011. Pengaruh Corporate Social Responibility Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan.

�