Main Article Content

Samson Ganda J. Silitonga

Pengalaman belajar mengajar mata kuliah Pendidikan Pancasila selama bertahun-tahun dalam suasana yang serius dan analitis, telah membuktikan bahwa Ideologi bukanlah pengertian yang mudah dipahami dan gampang diterapkan manusia Indonesia, apalagi diimplementasikan dalam keseharian. Selama 77 tahun sejak Indonesia berdiri, sangat disangsikan, apakah Pancasila sebagai ideologi bangsa dan negara dapat dipahami dan terealisasi. Catatan ini mencoba menelusuri beberapa pengertian Ideologi, lalu mengaitkan dengan Pancasila. Tidak dapat tidak, penelusuran juga membicarakan Agama dan Budaya sebagai 2 (dua) entitas melekat dalam masyarakat Indonesia

Keywords: pancasila ideologi indonesia
Al-Farisi, L. S. (2019). Harmonisasi Pancasila Dan Islam. Aspirasi, 10(1), 1–18. Google Scholar

Arif, A. M. (2020). Perspektif Teori Sosial Emile Durkheim Dalam Sosiologi Pendidikan. Moderasi: Jurnal Studi Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 1–14. Google Scholar

Becker, J. A. (1999). Glasnost’vs. Freedom Of The Press. In Soviet And Russian Press Coverage Of The United States (Pp. 37–64). Springer. Google Scholar

Bellah, R. N. (2011). Religion In Human Evolution: From The Paleolithic To The Axial Age. Harvard University Press. Google Scholar

Cave, D. (1993). Mircea Eliade’s Vision For A New Humanism. Oxford University Press. Google Scholar

Dullien, S., Herr, H., & Kellermann, C. (2013). Capitalismo Decente: Una Contribución Progresista Al Debate Sobre La Reforma Económica Mundial. Nueva Sociedad, 243, 18. Google Scholar

Edman, P., Yulianto, D. P., & Afiyanti, W. (2005). Komunisme Ala Aidit: Kisah Partai Komunis Indonesia Di Bawah Kepemimpinan Dn Aidit 1950-1965. Center For Information Analysis. Google Scholar

Feith, H. (2006). The Decline Of Constitutional Democracy In Indonesia. Equinox Publishing. Google Scholar

Gibbons, M. T. (2002). Tafsirpolitik: Telaah Hermeneutis Wacana Sosial-Politik Kontemporer (Diterjemahkan Oleh Ali Noer Zaman, Dari Judul Asli: Interpreting Politics). Yogyakarta: Penerbit Qalam. Google Scholar

Heilbroner, R. L. (1986). Tokoh-Tokoh Besar Pemikir Ekonomi, Terjemah. Boentaran, Jakarta: Ui Press. Google Scholar

Lubis, M. (2013). Manusia Indonesia. Yayasan Pustaka Obor Indonesia. Google Scholar

Marion, J.-L. (1995). God Without Being: Hors-Texte. University Of Chicago Press. Google Scholar

Mcvey, R. T. (2019). The Rise Of Indonesian Communism. Cornell University Press. Google Scholar

Pipes, R. (2003). Communism: A History (Vol. 7). Modern Library. Google Scholar

Prawira, A., & Maryati, I. (2019). Analysis Of High School History Grade Xi Using Ernest Renan’s Nationalism Approach. Historika, 22(2), 1–20. Google Scholar

Shiraishi, S. S. (2001). Pahlawan-Pahlawan Belia: Keluarga Indonesia Dalam Politik. Kepustakaan Populer Gramedia. Google Scholar

Silitonga, S. G. J. (2020). Demokrasi Dan Civic Virtue (Indonesia 1998-2020). Pt Kanisius. Google Scholar

Smith, A. (1759). The Theory Of Moral Sentiments, London: A. Millar (1790. Sixth Edition). Google Scholar

Smith, A. (1776). 1937) The Wealth Of Nations. New York: Modern Library. Google Scholar

Stark, R., & Bainbridge, W. S. (2013). Religion, Deviance, And Social Control. Routledge. Google Scholar

Sugiharto, B. (2019). Kebudayaan Dan Kondisi Post-Tradisi: Kajian Filosofis Atas Permasalahan Budaya Abad Ke-21. Pt Kanisius. Google Scholar

Tucker, R. C. (1978). The Marx-Engels Reader. Google Scholar

Turner, A. (2003). Capitalism And The End Of History. World Economics, 4(1), 15–32. Google Scholar

Wolf, M. (2007). Globalisasi: Jalan Menuju Kesejahteraan. Yayasan Obor Indonesia. Google Scholar