Representasi Maskulinitas Hegemonik Dalam Iklan Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special Di Instagram
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v1i7.104Keywords:
Representasi; Maskulinitas Hegemonik dan IklanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kekuatan maskulinitas pada iklan-iklan produk komersial yang bersifat domestic serta memaknai teks berupa kode yang terkonstruksi dalam representasi maskulinitas hegemonik yang dihadirkan iklan Kecap Sedaap Kedelai Hitam Special di Instagram. Metode yang digunakan yakni penelitian deskriptif kualitatif dengan metode semiotic John Fiske yang menjelaskan bahwa kode dapat ditampilkan melalui tiga level yaitu level realitas, level representasi, dan level ideologi. Berdasarkan analisis, hasil yang didapatkan peneliti yakni, terdapat kode-kode yang dapat dimaknai dan dideskripsikan yang dipakai dalam penggambaran iklan mengisyaratkan bahwa produk kecap sedaap kedelai hitam Special mengarah pada sifat-sifat maskulinitas hegemonic. Penggambaran maskulinitas di representasikan melalui sosok pria yang menggunakan jas hitam, berkumis, berjenggot, kekar, dan berambut klimis. Ditemukan penggunaan image-image simbolik pada iklan sebagai bentuk Penguatan hegemonisasi melalui kode-kode yang menjadikan penanaman image maskulinitas dalam produk domestic (Produk yang identik dengan perempuan) dianggap oleh masyarakat sebagai sesuatu yang normal meskipun hal tersebut merupakan realitas yang di konstruksikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





