Diversi Dan Pelaksanaan Tanggung Jawab Anak Yang Berkonflik Dengan Hukum (Abh)
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v1i7.112Keywords:
Diversi, Tanggung Jawab, Anak Berkonflik, dengan HukumAbstract
Diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses diluar peradilan pidana yang bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab pada anak pelaku tindak pidana/Anak yang berkonflik dengan Hukum sebagai konsekuensi dari tindak pidana yang telah dilakukannya tanpa harus mendapat hukuman yang bersifat pembalasan. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menggambarkan tentang pelaksanaan tanggung jawab Anak yang Berkonflik dengan Hukum (ABH) setelah perkaranya diselesaikan melalui diversi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif yaitu menggambarkan proses pelaksanaan tanggung jawab yang dilakukan oleh ABH setelah perkaranya diselesaikan melalui diversi. Kesimpulan dari tulisan ini bahwa pelaksanaan tanggung jawab yang harus dilakukan oleh ABH tidak dapat sendiri dilakukan oleh ABH melainkan memerlukan bimbingan dari orang tua/keluarga dan bantuan dari pemerintah setempat atau masyarakat disekitarnya agar ABH dapat melaksanakan tanggung jawabnya dan tidak mengulangi tindak pidana lagi.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





