Analisis Respresentasi Maskulinitas Pada Tokoh Juno Film “Ku Cumbu Tubuh Indahkuâ€
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v1i8.136Keywords:
Film, Maskulinitas, SemiotikaAbstract
Film selalu mempengaruhi masyarakat berdasarkan isi pesan yang disampaikan dalam film tersebut. Pesan yang terkandung dalam film akan membentuk pola pikir dan perilaku penonton. Film “Kucumbu Tubuh Indahku†merupakan film yang menceritakan tentang perjuangan seorang penari pria bernama Juno yang memiliki kisah traumatik di kehidupanya yang membuat dirinya menjadi pria yang feminim karena hidup di bawah tekanan. Di dalam fim tersebut Juno di gambarkan sebagai pria yang feminim dan tidak membawa pesan maskulinitas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme dan menggunakan pendekatan semiotika terkhusus semiotika John Fiske. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana maskulinitas direpresentasikan oleh Juno dalam film “Kucumbu Tubuh Indahku†berdasarkan level realitas. Ada beberapa teori yang digunakan penelitian ini yaitu teori komunikasi, komunikasi massa, film, representasi, semiotika, dan maskulinitas. Berdasarkan hasil analisis yang didapatkan peneliti mengenai representasi maskulinitas Tokoh Juno dalam film “Ku Cumbu Tumbuh Indahku†di gambarkan sebagai pria yang sangat bertolak belakang dengan representasi Maskulin dimana karakter dan penggambaran tokoh Juno memiliki sifat ke wanita-an yang dikonstruksikan sebagai pria pendiam, lemah gemulai, pandai menari, pandai memasak,dan pandai berdandan. Maka tokoh Juno dapat direpresentasikan sebagai karakter pria yang feminim atau pria yang kurang Maskulin.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





