Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Terhadap Kualitas Pelayanan Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit Umum Daerah Singaparna Medika Citrautama Kabupaten Tasikmalaya
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v1i2.17Abstract
Rumah sakit memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya mempercepat peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Dalam perkembangan teknologi yang pesat dan persaingan yang semakin ketat, maka rumah sakit dituntut untuk melakukan peningkatan kualitas pelayanannya. Indikasi kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit dapat tercermin dari persepsi pasien atas pelayanan kesehatan yang telah diterimanya. Persepsi pasien sebagai pelanggan tentang kualitas pelayanan merupakan penilaian menyeluruh atas keunggulan suatu jasa atau pelayanan. Dengan demikian maka peneliti merumuskan kajian utama penelitian sebagai tesis dengan judul “Pengaruh Implementasi Kebijakan Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit terhadap Kualitas Pelayanan Pasien Rawat Jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Singaparna Medika Citrautama Kabupaten Tasikmalaya”. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan metode survey yang dikembangkan dari hipotesis mengenai kemungkinan suatu masalah dan dijabarkan hubungan korelasional antara variabel bebas dan variabel terikat. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui tiga cara yaitu : 1) studi kepustakaan (dokumentasi), melalui berbagai informasi dari pihak ketiga maupun pihak instansi terkait seperti dengan studi dokumentasi untuk mendapatkan data sekunder; 2) studi lapangan, meliputi observasi, wawancara dan angket untuk mendapatkan data primer. Berdasarkan sejumlah data hasil penelitian dan hasil uji hipotesis dengan menggunakan analisis jalur (path analysis), dapat disimpulkan bahwa implementasi kebijakan standar pelayanan minimal rumah sakit memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kualitas pelayanan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Daerah Singaparna Medika Citrautama Kabupaten Tasikmalaya. Besarnya pengaruh implementasi kebijakan standar pelayanan minimal rumah sakit terhadap kualitas pelayanan pasien rawat jalan tersebut ditentukan oleh dimensi-dimensinya, antara lain : organisasi, interpretasi, dan penerapan. Kontribusi terbesar diberikan oleh dimensi ‘penerapan’ kemudian berturut-turut diikuti oleh dimensi mengikuti interpretasi dan organisasi.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





