Implementasi E-Health Sebagai Alternatif Antrian Online Di Puskesmas Kalirungkut Kota Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v1i2.19Abstract
Berkembangnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, sistem pelayanan konvensional yang selama ini diterapkan di instansi pemerintah bergeser menjadi sistem pelayanan berbasis elektronik. Pergeseran ini yang disebut era disrupsi. Hal ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 3 tahun 2003 tentang kebijakan dan strategi pengembangan E-Government. Pada bidang pelayanan kesehatan terdapat layanan e-health. E-health merupakan aplikasi yang didalamnya terdapat program yang dapat digunakan untuk mengambil nomor antrian untuk puskesmas dan rumah sakit. Namun, pada kenyataan dilapangan layanan e-health di Puskesmas Kalirungkut Kota Surabaya masyarakat selalu meminta bantuan kepada petugas loket untuk mengakses layanan e-health salah satunya di dalamya program antrian online, masyarakat masih tidak mau belajar dan melek teknologi. Tujuan penelitian ini berfokus pada implementasi layanan e-health di Puskesmas Kalirungkut Kota Surabaya. Metode yang digunakan dalam peneltian ini yaitu deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara dan literature review. Adapun hasil analisis dalam penelitian ini berdasarkan teori implementasi Van Meter dan Van implementasi layanan e-health di Puskesmasn Kalirungkut telah memenuhi 6 variabel teori implementasi Van Meter dan Van Horn. E-health sebagai layanan publik kepada masyarakat pada implementasinya di Puskesmas Kalirungkut dapat terlaksana dengan baik, meskipun terdapat beberapa kendala tetapi dapat diatasi sehingga pelayanan kesehatan menggunakan e-health dapat dilakukan secara berkualitas.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





