Analisis Perilaku Orang Tua terhadap Pendidikan Anti Korupsi
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v2i4.258Keywords:
korupsi, pendidikan, orang tuaAbstract
Orang tua merupakan pendidik pertama dalam lingkungan keluarga, karena lingkungan keluarga merupakan tempat meletakkan dasar bagi kepribadian dan karakter anak. Pendidikan antikorupsi sejak dini ditanamkan oleh orang tua. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat pemahaman orang tua tentang pendidikan antikorupsi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif melalui wawancara dengan metode analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian pada kategori perilaku orang tua terdapat rasio perilaku pendidikan antikorupsi dalam kategori buruk yaitu hanya 1 orang tua dari 100 orang tua siswa yang belajar dan dalam kategori sedang hanya terdapat 2 orang tua siswa. Hasil analisis perilaku guru yang terdapat pada rasio perilaku pendidikan antikorupsi menunjukkan tidak ada yang termasuk dalam kategori buruk pendidikan antikorupsi dan terdapat 2 guru yang termasuk dalam kategori cukup. Buku yang digunakan adalah buku untuk kelas 1 hingga kelas 6 dengan tema yang beragam sesuai dengan kurikulum 2013. Hanya 2 kategori buku SD yang didapat, yaitu kurang dan cukup
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





