Politik Identitas Di Indonesia, Strategi Pemenangan pada Pemilihan Kepala Daerah Di Maluku Utara 2013
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v2i4.259Keywords:
pilkada, politik identitas, strategiAbstract
Studi ini menjelaskan Politik Identitas di Indonesia yang digunakan sebagai strategi untuk memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) di Provinsi Maluku Utara pada tahun 2013. Pokok masalah yang dibahas, yaitu: Strategi pasangan Abdul Gani Kasuba (AGK) dan Muhammad Natsir Thaib (Manthab) menjadikan Politik Identitas sebagai sarana meraih pemenangannya di Pilkada Maluku Utara 2013. Penelitian dilakukan di Kota Ternate, dengan pendekatan kualitatif dengan kombinasi studi kasus (case study research). Pengambilan data dengan wawancara mendalam (in-depth interview) dan penelusuran terhadap dokumen tertulis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor ketokohan, etnis, jaringan yang kuat (dengan branding ustad), simbol dan pencitraan adalah faktor penentu kemenangan. Disamping itu konsolidasi jaringan tokoh, membangun opini, dan marketing (direct selling) politik turut memberikan andil kemenangan maksimal Pasangan AGK - Manthab.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





