Analisis Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi dengan Pendekatan Extended Slippery Slope Framework
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v2i9.408Keywords:
Kepatuhan Wajib Pajak, Extended Slippery Slope Framework, Kepercayaan, Kekuasaan, Otoritas Pajak, iklim pajak, KPP Pratama Jakarta PesanggrahanAbstract
Tax ratio Indonesia di tahun 2018 dibawah rata-rata negara OECD (34,3%) dan negara Afrika (17,2%). Bahkan Indonesia tertinggal dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand. Jadi bisa disimpulkan bahwa kemampuan penerimaan pajak kita masih belum optimal untuk mendanai belanja negara di APBN. Tingkat partisipasi masyarakat Indonesia untuk ikut serta dalam pembangunan dengan melaporkan dan membayarkan pajak masih rendah dibandingkan negara lain Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas kepercayaan dan kualitas kekuasaan otoritas pajak terhadap tingkat kepatuhan Wajib Pajak orang pribadi dengan menggunakan pendekatan extended slippery slope Framework. Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimental dengan analisis kuantitatif. Hasil penelitian adalah seluruh hipotesis diterima dimana seluruh varibel bebas berpengaruh positif terhadap seluruh varibel intervening. Variabel intervening juga berpengaruh positif terhadap variabel terikat. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa penelitian ini mendukung pendekatan extended Slippery Slope Framework atas kepatuhan wajib pajak. Penelitian ini diharapkan dapat mendukung upaya peningkatan kepatuhan wajib pajak melalui pemahaman atas motivasi Wajib Pajak orang pribadi dalam pelaporan dan/atau pembayaran pajak serta membantu otoritas pajak dalam memahami iklim pajak yang dapat meningkatkan kepatuhan pajak.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





