Implementasi Kebijakan Relaksasi Kredit Usaha Rakyat Bagi UMKM Bidang Event Organizer Di Kota Semarang
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v2i9.409Keywords:
Kebijakan, Relaksasi, UMKMAbstract
Artikel ilmiah ini membahas mengenai implementasi kebijakan relaksasi dari Permenko Perekonomian Nomor 19 Tahun 2020 terhadap UMKM khususnya di bidang Event Organizer (EO) di kota Semarang. Penelitian ini bersifat deskriptis analisis, dengan metode pendekatan yuridis normatif empiris. Dari penelitian ini menunjukan bahwa implementasi kebijakan relaksasi dilakukan dengan memberikan restrukturisasi dalam bentuk penambahan masa angsuran kredit, kesempatan untuk menambah jumlah kredit dari limit plafon, dan diberinya perpanjangan waktu dalam melengkapi syarat administrasi. Kendala yang dihadapi adalah belum adanya keseragaman teknis di lembaga penyalur KUR dan belum adanya kesesuaian antara kebijakan dengan harapan penerima KUR. Untuk itu perlu diupayakan pembuatan aturan teknis yang seragam dan penambahan ketentuan yang lebih mengakomodir kebutuhan UMKM.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





