Analisis Pengaruh Load Sharing Pada Generator Menggunakan Metode Speed Drop Di Pltu Suralaya
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v3i7.580Keywords:
load sharing, speed droop, daya aktifAbstract
Sumber listrik pada sistem kelistrikan dapat menyebabkan suatu sistem bergerak diluar batas stabil, sehingga dibutuhkannya stabilitas sistem kelistrikan , oleh karena itu Pada Penelitian ini diperlukan untuk mendapatkan load sharing yang dioperasikan paralel tunggal pada generator yang optimal dan tidak melebihi suatu kapasitas daya listrik pada unit tersebut. Metode penelitian ini menggunakan speed droop dan ishocronous bertujuan mengetahui batasan normal pada frekuensi beban daya aktif dengan nilai 50 Hz + 0,5 Hz. Untuk mengetahui batasan maksimum terhadap kapasitas daya generator yang beroperasi paralel dengan sistem otomatis, kemudian dilakukan penelitian dan pengambilan data dilakukan pada PLTU Suralaya selama 15 hari. Penelitian ini dengan waktu yang sama pada pembeban daya aktif generator pada unit 1-4 mendapatkan nilai minimal dan maksimum dengan nilai minimal pada daya aktif 186,7678 MW dengan frekuensi 50,4756 Hz dan nilai maksimal daya aktif 400 MW dengan frekuensi 49,923 Hz
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





