Guru Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dan Kesiapannya Untuk Menghadapi Era Disrupsi
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v3i7.583Keywords:
Kompetensi guru PAI, Era Disrupsi, Teknologi InformasiAbstract
Guru dituntut tampil ideal dalam segala hal baik di depan siswa maupun saat bersinggungan dengan komunitas di sekitar lingkungan persekolahan. Era disrupsi yang kini sedang dihadapi memaksa guru untuk menyesuaikan diri secara gesit. Sebab, perubahan yang terjadi di dalamnya sangat cepat sehingga pola-pola lama dalam sistem kehidupan dengan segera tergantikan dengan pola-pola baru. Memang yang paling terdampak pertama kali adalah bidang bisnis. Akan tetapi, institusi pendidikan pun dengan segera akan juga terkena imbas dari perubahan yang sangat cepat dari era disrupsi ini. Artikel ini berusaha mengkaji tentang bagaimana seharusnya guru menampilkan dirinya dengan beragam kompetensi sehingga benar-benar dapat bertransformasi menjadi sosok guru teladan yang dapat menggerakkan orang-orang di sekitarnya ke arah kebaikan. Terlebih pada kondisi sekarang yang segalanya perlu penyesuaian sesegera mungkin agar tidak lantas tergantikan perannya oleh keberadaan produk-produk teknologi seperti artificial intellegence, dan semacamnya. Dalam penelitian ini pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan berbasis pada studi kepustakaan (library research). Temuan hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAI di era disrupsi harus meningkatkan berbagai kompetensinya (kepribadian, profesional, pedagogik, sosial) agar bisa terus eksis di tengah tantangan kehidupan karena gencarnya penggunaan teknologi yang ternyata di samping bisa meningkatkan produktivitas karena bisa mempermudah kerja manusia juga memiliki peluang untuk dimanfaakan dalam hal-hal negatif
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





