Inflasi Ditengah Pandemi Dalam Perspektif Islam
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v1i5.72Keywords:
Kata kunci: Dampak inflasi ditengah pandemic; Inflasi dalam perspektif islam;Inflasi ditengah pandemic dalam islam.Abstract
Penelitiann ini bertujuan untuk mengetahui dampak pandemi covid-19 terhadap perekonomian di Indonesia, terutama pada kenaikan tingkat inflasi. Memperhatikan banyaknya sumber daya manusia yang terkena PHK, penurunan gaji besar-besaran, rusaknya hasil pertanian, perternakan dan perikanan membuat sumber daya alam menjadi terbatas namun permintaan terus bertambah. Selain itu, bersaingnya nilai mata uang rupiah terhadap nilai uang dolar amerika. Dalam penelitian ini kami menggunakan inflasi dari perspektif islam. Inflasi dalam perspektif Islam terbagi menjadi dua yaitu natural inflation dan human error inflation. Natural inflation merupakan inflasi yang diakibatkan oleh faktor alam dan kejadiannya di luar kuasa manusia. Sedangkan human error inflation merupakan inflasi yang diakibatkan karena kesalahan manusia, kesalahan itu antara lain korupsi dan administrasi yang buruk, pajak yang berlebihan, peningkatan sirkulasi mata uang fulus.
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





