Kajian Kualitas Lingkungan Perkotaan dengan Pendekatan City Prosperity Index (CPI)
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v4i7.755Keywords:
Lingkungan Perkotaan, City Prosperity Index, Pembangunan BerkelanjutanAbstract
Lingkungan perkotaan di Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitasnya. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengkaji perubahan tingkat kualitas lingkungan perkotaan di Kota Depok dari tahun 2010 hingga tahun 2020. Dengan menggunakan indikator dari City Prosperity Index (CPI). Analisis terhadap infrastruktur perumahan dan lingkungan, infrastruktur sosial, serta mobilitas perkotaan dilakukan. Diperoleh hasil bahwa dengan meningkatnya jumlah penduduk, kualitas infrastruktur lingkungan perkotaan di Kota Depok dalam satu dekade terakhir tidak turut meningkat. Bertambahnya kepadatan penduduk tidak diiringi dengan meningkatnya infrastruktur lingkungan yang masih pada tingkat pelayanan rendah. Disimpulkan bahwa, untuk meningkatkan kesejahteraan Kota Depok maka peningkatan kuantitas, dan kualitas dari infrastruktur lingkungan perumahan, sosial, dan transportasi masih harus menjadi prioritas utama.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





