Kuasa Politik Ilmu Komunikasi di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.46799/jst.v3i3.522Abstract
Tulisan ini berusaha untuk menunjukkan, bahwa setiap dinamika ilmu pengetahuan amat berhubungan secara kompleks interdependensi dengan dinamika sosial politik dimana i1mu pengetahuan itu hidup dan berkembang. Sejak kelahirannya pada tahun 1948 tumbuh kembangnya pada era 70-an dan detail kritik pada era 90-an hingga sekarang dinamika dan perkembangan ilmu komunikasi tentu tak lepas dari aspek-aspek wacana dan kuasa yang melingkupinya. Perkembangan i1mu komunikasi di Indonesia dalam dinamika perkembangannya diwarnai oleh perdebatan dan fragmentasi dari kubu-kubu pemikiran paradigmatik. Paradigma positivis dalam i1mu komunikasi dapat berkembang pesat di Indonesia karena sesuai dengan paradigma pembangunan (modernisasi). Paradigma kritis pada mulanya sulit berkembang di Indonesia karena posisi ideologisnya berlawanan dengan ideologi penguasa. Penerimaannya menjadi luas seiring dengan berkembangnya demokratisasi masyarakat.
kuasa, paradigma, ilmu komunikasi, positivisme
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.





